Selasa, 12 April 2011

RemajaTenis Menawarkan daerah adakan TDP

RemajaTenis, 12 April 2011. Kegiatan akbar 4 tahun sekali yaitu Pekan Olahraga Nasional atau dikenal dengan PON sudah dekat tepatnya 9 September 2012 di Riau. Ada yang menarik kali ini didalam PON mendatang karena dalam persyaratan peserta telah diubah sehingga ada pembatasan usia. Yaitu peserta pada tahun 2012 maksimum berusia 21 tahun, artinya peserta kelahiran 1991.
Menghadapi hal ini jika tidak berubah ketentuannya seperti PON yang lalu di Kaltim, maka akan diambil masuk langsung adalah 8 provinsi dan 4 provinsi akan diambil dari hasil Pra-PON yang waktu pelaksanaannya belum diumumkan oleh PP Pelti. Tata cara ini belum diketahui karena PP Pelti sendiri belum keluarkan aturan yang baku sebagai pedoman pelaksanaannya.

"Saat ini tidak terlalu banyak petenis yunior memiliki Peringkat Nasional dikelompok senior." ujar Rahayu M Hartati kepada RemajaTenis. Berbeda dengan PON sebelumnya, mayoritas provinsi yang lolos ke babak utama atau langsung masuk PON itu sudah bisa diprediksi yaitu dari provinsi di Jawa. Melihat adanya peluang terbuka bagi setiap provinsi maka Rahayu menawarkan kepada setiap Provinsi mengadakan turnamen nasional dikota masing masing agar petenis binaannya bisa mendapatkan peringkat nasional atau dikenal dengan PNP.
"Jika setiap provinsi mau kerjasama dengan kami, maka kamipun bersedia membantu dalam pelaksanaannya dengan anggaran tidak terlalu mahal. Yang penting bisa terlaksana karena kami sudah memiliki tim pelaksana yang tetap." ujarnya dengan semangat tinggi demi tenis Indonesia.
Dijaminnya pula jika dilaksanakan oleh provinsi maka akan jauh lebih besar dananya. Pengalaman mengelola RemajaTenis yang khusus untuk kelompok yunior bisa digunakan didalam melaksanakan turnamen senior.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar