Senin, 06 Juni 2011

Displin bertanding dan pelaksanaan

RemajaTenis, 6 Juni 2011. Dengan telah berakhirnya pelaksanaan Remaja ElliteClub yang diselenggarakan sejak 2 Juni berakhir 5 Juni 2011, penyelenggara sedang mengevaluasi hasil kerja selama ini. Dikatakan oleh Rahayu kepada RemajaTenis, jika RemajaTenis ini suatu project yang akan dilakukan untuk mendisiplinkan peserta maupun penyelenggara yang selama ini sebagai penyebab kurang mulus pelaksanaannya. Memang dikatakan ada yang puas dan ada pula yang belum puas karena pelayanannya masih belum optimal. Dalam perencanaan suka berbeda dengan pelaksanaan dimana terjadi penyimpangan yang tidak terlalu besar dan tidak mengganggu jalannya pertandingan karena masih berikan toleransi. Perlu diketahui pula adanya toleransi ini juga menurunkan disiplin atlet yunior yang masih dalam pembelajaran.
Beberapa perubahan dilakukan dalam percobaan di RemajaTenis telah diterapkan seperti pendaftaran melalui email ataupun faksimili. Tetapi ada juga dilakukan dengan SMS. Yang masih perlu ditegakkan adalah pembayaran melalui transfer bank. Kejadian yang menjadi fakta sewaktu diselenggarakan di Bantul. Ada sekitar 30 atlet dari klub tuan rumah alami kesulitan transfer bank melalui BCA. Setelah dilihat ditempat ternyata di Bantul tidak ada Bank BCA. Solusinya akan dibuka rekening Bank BRI atau Bank Mandiri atau Bank BNI. Sehingga tidak ada kesulitan didalam mentransfer entry fee sebelum penutupan pendaftaran.
Ada juga yang tanpa mendaftar sehingga nama atletnya tidak terdapat dalam daftar peserta, tiba tiba terima fax dikirimkan bukti transfernya. Untungnya masih dicantumkan nama pesertanya. Ada lagi atlet kirim SMS memberitahukan kalau sudah ditransfer entry feenya setelah didesak sewaktu akan diundi nama namanya. Ternyata sewaktu hari H dimeja pertandingan baru dibayar. Artinya atlet tersebut tidak jujur kepada penyelenggara.
Didalam pelaksanaan selama ini yang sudah diterapkan adalah tidak menerima pendaftaran ditempat karena tidak dikenal on site sign-in. Bahkan ada 2 kali kejadian atletnya datang dari luar kota ditolak penyelenggara tanpa toleransi.

Mulai saat ini akan diterapkan pendaftaran melalui email atau faksimili ataupun SMS dan jika sudah ditransfer dan bukti transfer dikirimkan dengan fax , maka nama atletnya baru akan dimunculkan dalam blogger RemajaTenis dan dinyatakan terdaftar jika telah memenuhi ketrentuan dibuat RemajaTenis. Konsukuensinya maka ada penurunan peserta. "Kami terpaksa harus menerima kenyataan karena kami akan terapkan disiplin kepada atlet mulai dari pendaftaran sampai dipertandingan nanti. " ujar Rahayu MH. Dikatakan pula sudah waktunya kita menghilangkan toleransi tersebut. "Demi perbaikan pertenisan Indonesia, kita harus berbuat lebih baik."

Turnamen nasional Remaja EliteClub yang berlangsung di EliteClub Epicentrum Jakarta, penyelenggara menemukan satu raket dan sepasang sepatu yang ditinggal peserta dilapangan tenis tersebut. Jika peserta memerlukannya dapat menghubungi panitia RemajaTenis, karena penyelenggara telah menyimpan raket dan sepatu tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar