Minggu, 19 Februari 2012

Perlu pengetahuan tentang PNP

RemajaTenis, 19 Februari 2012. Belum dikenal dengan baik masalah peringkat nasional Pelti atau PNP khususnya poin yang didapat disetiap turnamen sehingga RemajaTenis mencoba membantunya dengan kegiatan kegiatan turnamen RemajaTenis maupun kaitannya dengan PNP tersebut. "Yang perlu diketahui adalah Kategori TDP dari setiap turnamen. Saat ini informasi yang kami dapatkan adalah setiap Turnamen baru diadakan maka akan masuk dalam kategori J-6. " ujar Rahayu kepada RemajaTenis. Sebelumnya RemajaTenis masuk dalam kategori J-5. Tetapi bagi kota kota yang baru diadakan RemajaTenis, dengan sendirinya masuk kategori J-6.
Dan setiap kelompok umur memiliki kategori yang bisa saja berbeda beda dan bisa sama, semua tergantung dari jumlah peserta yang menentukan kategori turnamen tersebut.

Angka PNP setelah ada kategori maka harus dilihat size of drawnya. Masuk ke draw 16 atau 32, karena ada perbedaan poin. Jika size of draw 16 untuk kategori J-6, maka jika kalah dibabak pertama didapatkan poin 0,50. Kalau size of drawnya 32, maka kalah dibabak pertama akan dapat poin 1.00.
Untuk kalah babak kedua, size of draw 16 maka didapatkan angka 1, sedangkan size of draw 32, kalah dibabak kedua maka dapat poin 1,50.
Untuk kalah dibabak ketiga, size of draw 16, didapat angka 2 (semifinal), dan size of draw 32, kalah babak ketiga dapat angka 3 (Kuarter final).
Untuk yang kalah babak keempat, size of draw 16, didapatkan angka 3 (runner-up), sedangkan size of draw 32, kalah dibabak keempat (Semifinal) didapatka angka 4.
Untuk size of draw 16 babak final sebagai juara didaptkan angka 4 , sedangkan size of draw 32, kalah dibabak kelima (runner up) , angka didapat adalah 4, dan juara angka 6.

"Tetapi yang lebih penting sebenarnya bukan PNPnya tetapi keberadaan turnamen merupakan kebutuhan bagi atlet yunior dalam peningkatan prestasinya. Apalagi bagi daerah yang minim turnamen. Kan kita semua tahu kalau turnamen adalah bagian dari pembinaan." ujar Rahayu MH.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar