Kamis, 09 Februari 2012

Keberatan Orangtua

Remajatenis, 9 Februari 2012. Perubahan sistem tentunya butuh waktu penyesuaiannya. Hal ini terjadi juga dipelaksanaan RemajaTenis. Selama ini masyarakat terbuai dengan tata cara lama dimana sangat sulit untuk dirubah. Begitu juga dengan pelaksana TDP RemajaTenis yang juga bukan muka baru kecuali Rahayu MH yang dengan setia ingin memajukan tenis melalui RemajaTenis. Dikatakan pula pelaksanan RemajaTenis ini dilakukan perubahan perubahan setelah melihat pelaksanaan TDP Nasional lainnya. Mencari kesempurnaan bagi pelaksanaan turnamen adalah tidak mudah. Tetapi mengurangi tingkat kesulitan itu lebih penting sehingga bisa ada perbaikan perbaikan. Selama ini crew RemajaTenis pun dimintakan merubah pola pikir lama sebagai pelaku turnamen. Lebih cenderung kepada memberikan pelayanan terbaik bagi peserta.

Menjelang pelaksanaan RemajaTenis selalu ada saja usulan dari Orangtua peserta terhadap sistem yang dilakukan. Jika usulan datang dari peserta yang baru pertama kali ikut lebih mudah mau mengerti. tetapi jika datang dari orangtua yang sudah lama berkecimpung dalam pertenisan nasional , baru merupakan masalah yang sulit diterima. Harus diakui tenis adalah olahraga individu maka keegoisannya sangat menonjol sekali. Setiap pelaku hanya pikirkan kepentingan pribadinya saja sedangkan pelaksana turnamen memikirkan kepentingan seluruh peserta. Maka dari itu dikeluarkan ketentuan yang harus diketahui semua pihak.

Hari ini terima SMS dari salah satu orangtua di Jakarta yang sudah melanglang buana dipertenisan nasional sejak putra/i nya berkecimpung diturnamen nasional maupun internasional. Kali ini orangtua tersebut bukan membawa anaknya tetapi cucunya dengan setia.
Perubahan sistem RemajaTenis adalah sistem pembayaran entry fee yang diminta untuk transfer melalu bank. Cara ini mendapatkan sambutan cukup baik dari masyarakat tenis. Lebih praktis karena bisa dilakuakan melalui internet yang dikenal dengan m-banking. Tetapi masih ada yang merasa sebagai beban juga.
Orangtua ini menghendaki agar sewaktu sign-in baru dibayar. Ini cara lama. Memang sewaktu sistem ini dijalankan beliau minta kepada AFR selaku penggagas RemajaTenis agar bayar ditempat. Karena merupakan teman lawas maka AFR menyetujuinya.
Tetapi ternyata cara ini diprotes oleh orangtua lainnya. Alasannya sangat tepat yaitu tidak boleh pilih kasih. Itu cara adilnya, dan harus ikut aturan yang sudah dibuat sebelumnya.
Akibatnya oleh RemajaTenis setiap peserta wajib untuk transfer entry fee.
Apakah pelaksanaannya bisa terealiser dengan lancar, karena sampai hari ini ternyata sudah 90 % yang melaksanakannya. Artinya masih ada juga yang belum transfer. 90 % bagi yang sudah transfer dan brikan bukti transfernya baik melalui fax maupun email dan SMS.

"Butuh waktu ya untuk mereleasir entry fee ditransfer. Tapi sudah menunjukkan kecendrungan membaik dimana sudah banyak yang ikuti aturan. Tapi kami suatu saat akan dengan tegas jalankan aturannya. " ujar Rahayu. Dikatakan pula sering terjadi pendaftaran dilakuan tetapi entry fee tidak ditransfer dan pesertanya tidak muncul dan tidak ada kabarnya. Ini kalau diturnamen internasional dibawa kebiasaan seperti ini maka akan kena sangsi.

Ada juga yang kuatirkan sudah transfer tetapi tidak jadi ikut, dan pertanyakan masalah tersebut yang dikuatirkan uang tidak kembali. Kalau masalah ini kita harus tahu dulu permasalahannya. Kalau sudah daftar berarti sudah ada niat dan tentunya sudah buat perencanaan lebih dulu. Jika tiba tiba tidak bisa ikut karena sakit berbeda dengan kalau tidak ada yang mengantar. Dan yang lebih penting bagi RemajaTenis adalah jika berhalangan beritahu saja secepatnya. Lebih bijaksana kalau sebelum undian dibuat atau sebelum order of play dibuat (sehari sebelum hari H). Kalau ikuti cara internasional, pembatakan itu ada aturannya. Jika seminggu sebelumnya bebas dari hukuman.

Selama ini banyak yang sudah daftar dan transfer sebelum diundi beritahu, maka tehnis pengembaliannya bukan masalah. Bisa diambil ditempat atau ditransfer kembali. tapi ada yang minta diperhitungkan di Remajaenis berikutnya.Ini ada yang lakukan permintaan seperti ini. Jadi setiap permasalahan ada solusinya. Jadi tidak perlu kuatir kehilangan entry fee. Yang penting ada aturannya yang harus diikuti.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar