Jumat, 25 Maret 2011

ITF Jubilee School, Tami Grende ke Kuarterfinal

RemajaTenis, 25 Maret 2011. Satu satunya petenis tuan rumah lolos ke kuarter final turnamen ITF Jubilee School 14 U Asian Champs adalah petenis asal Bali yaitu Tami Grende . Sedangkan rekannya asal Bandung Tio Juliandi Hutahuruk tidak berdaya terhadap unggulan 2 asal Korea Kang Ku Keon dan kalah 06 06. Mengomentari kekalahannya Tio mengakui permainan lawan lebih bagus karena Tio sudah melayani adu reli dengan pukul keras tetapi lawan justru lebih keras terutama forehand lawan yang lebih cenderung kearas forehand Tio. “Memang lawan saya main lebih bagus. Saya sudah berusaha tetapi dia lebih keras memukulnya.” ujar Tio dipinggir lapangan. Konsisten Kang Ku Keon merupakan andalan lawan menghadapi pukulan keras Tio Juliandi Hutahuruk, sehingga Tio kewalahan melayaninya. . Menurut August Ferry Raturandang yang mengikuti pertandingan ini, Tio kalah konsisten dibandingkan lawannya. “ Seharusnya Tio memukul bola buat lawan harus lari. Jika adu reli lawannya lebih konsisten. Dia sudah main bagus tapi lawan lebih bagus.”ujar AF Raturandang. Tio Julaindi Hutahuruk merupakan andalan tim Indonesia di World Junior Tennis Competition suatu kejuaraan dunia beregu KU 14 tahun.

Petenis tuan rumah Tami Grende asal Bali yang sebagai unggulan pertama menang lawan petenis Uzbekistan Yana Kohn 61 62 sehingga Tami memasuki babak kurter final. Besok Tami ditantang petenis Thailand Apiramon Nakornkan yang mengalahkan petenis Chinese Taipei Chang Ya-Ting 76(7) 60. Unggulan dua asal China Ye Qiuyu lolos ke kuarter final setelah kalahkan petenis India Dharuti Venugopal 75 63.

Dibabak konsolasi, petenis putri tuan rumah menang kecuali Deria Nur Haliza dan Octavia Ayu Dewi yang kalah , sedangkan rekannya yang lain menang dari lawan lawannya. Petenis asal Bandung Rifanty Dwi Kahfiani mengalahkan petenis Singapore Geraldine Ang 42 24 41. Rekannya asal Pati Anggu Fernanda menang dari petenis Korea Um Seonyoung 42 41. Deria Nur Haliza kalah dari Xu Shiyu asal China 24 24, Octavia Ayu dewi kalah dari petenis China Kang jiaqi 14 04.

Konsolasi putra, petenis tuan rumah Akbar Hasian hasibuan asal slawi menang dari petenis Filipina Daniel Villasenor 41 42, sedangkan rekannya Achad Imam Ma’ruf asal Bantul kalah dari petenis Kazakstan Chembotayev Zhansultan 35 35. Hal yang sama dialami petenis DKI Arthur Maruli Hutabarat kalah dari petenis India Prasad Vishu 24 04, dan petenis Palu Bill Tano kalah dari petenis China Ma Ke 24 24.

Mengomentari kekalahan petenis yunior di Indonesia dibabak pertama merupakan pengalaman bagi petenis Indonesia sehingga masih demam panggung, demikian komentar August Ferry Raturandang mengamati permainan petenis tuan rumah selama dua hari ini.

ITF Jubilee School 14 U Asian Champs merupakan salah satu program International Tennis Federation yang mengangkat prestasi petenis usia 14 tahun dan hasil dari kegiatan ini akan diambil 4 petenis baik putra dan putri mengikuti ITF Team ke Eropa selama 5 minggu. Turnamen berlangsung sejak 24 Maret - 3 April 2011 di Pusat Tenis Kemayoran Jakarta.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar