Minggu, 29 Juni 2014

RemajaTenis Tawarkan Solusi

RemajaTenis, JAKARTA. Menjelang pelaksanaaan Pekan Olahraga Daerah atau dikenal PORDA yang telah menjadi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) sering muncul ketidak puasan masyarakat tenis khususnya para orangtua terhadap perlakuan dari pelaksana turnamen atau disini adalah KONI Provinsi yang membuat aturan mainnya atau aturan pertandingan. Sama seperti dengan Pekan Olahraga Nasional atau PON sering terjadi pembelian atlet atau secara halus disebut sebagi mutasi atlet disebabkan iming iming duit ratusan juta bagi pemegang medali emas.

Dari berita yang dikutip dari www.remaja-tenis.com, terlihat ada kesadaran dari salah satu KONI Kabupaten/Kotamaadya khususnya KONI Kota Bandung didukung juga KONI Cimahi, Mengususlkan agar dibuat aturan mainnya dengan melarang pemain pindahan atau rekruitmen baru dalam PORDA Jabar 2014  tersebut .

Dampak dari ketidak siapan daerah atau kabupaten maupun kotamadya untuk membina atletnya sendiri sehingga diambil jalan pintas dengan membeli atlet dari luar wilayahnya. Yang paling sering diambil petenis dari lain provinsi. Itu masalahnya.

Oleh Erlansyah disampaikan seharusnya setiap cabor diprovinsi ataupun kabupaten dan kotamadya mulai aktif adakan pembinaan atletnya sendiri dengan memulai adakan turnamen turnamen sebagai bentuk tolak ukur keberhasilan pembinaan.. "Jika tidak bisa atau kesulitan terhadap pendanannya maka jangan segan segan hubungi RemajaTenis yang akan berikan solusinya."ujar Erlansyah selaku pimpinan baru RemajaTenis..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar