Rabu, 13 November 2013

Potensi Tenis Papua cukup besar

Jayapura, 13 November 2013. Potensi tenis di Tanah Papua cukup besar setelah melihat kondisi  3 lapangan yang dimiliki di Jayapura. Demikian menurut pengamat tenis August Ferry Raturadang dalam percakapan dengan Ketua Panpel Kejurnas Tenis Remaja Bank Papua di lapangan tenis Balaikota Jayapura. Mencek seluruh persiapan dilakukan Panpel, August Ferry Raturandang selaku konsultan pelaksanan Kejurnas Tenis Remaja Bank Papua maka disimpulkan kalau pelaksanaan akan berjalan dengan baik, asalkan semua pihak akan bisa bekerjasama dengan baik pula.
Tetapi harus diakui oleh August Ferry Raturandang kalau kendala di Papua adalah masalah transportasi jika ada kegiatan turnamen di Papua. Berbeda dengan di Jawa bisa dilakukan dengan murah yaitu jalan darat tetapi di Papua semua harus dilakukan dengan kapal udara atau kapal laut yang frekuensinya tidak tetap
. "Bisa dibayangkan kalau dari Merauke harus menggunakan kapal terbang, berapa beaya setiap atlet minimal satu juta untuk sekali jalan." ujar August Ferry Raturandang kepada RemajaTenis. Diakuinya pula jika ingin maju tenis di Papua maka frekuensi pertandingan harus digalakkan. Minimal setahun 2 kali saja sehingga setiap daerah bisa siapkan dana bantuan Pemda untuk ikuti kegiatan ersbut. Jika sudah bisa berjalan maka bisa ditingkatkan menjadi 3 kali atau  kali. Semua itu ada tahapan tahapannya. Demikian menurut August Ferry Raturandang (AFR).
Asa pertenisan Papua sudah terbuka dengan terbentuknya kepengurusan baru Pengda Pelti Papua dengan tenaga muda yang bisa diharapkan setelah selama beberapa tahun tidur.
Ketua Panpel Kejurnas Tenis Remaja Bank Papua, Haedar Husin juga berambisi agar tenis di Papua bisa bangkit dan berbicara ditingkat nasional bahkan internasional. " Mari kita muculkan Serena baru dari Tanah Papua." ujarnya dengan semangat 45 disampaikan kepada August Ferry Raturandang salah satu pecinta tenis yang sangat peduli akan pertenisan daerah. 
Haedar sendiri cukup puas melihat persiapan pelaksanaan Kejurnas Tenis Remaja Bank Papua " Ini untuk pertama kali Papua sebagai pelaksana turnamen setingkat nasional. Ini kebanggaan kami untuk pertenisan Papua." ujarnya dengan semangat tinggi melihat animo peserta bisa datang dari berbagai daerah.
"Siapa sangka ada petenis yunior dari Merauke, Serui, Intan Jaya, Sentani dll " ujar AFR Dikatakan pula selama bergelut dipertenisan nasional belum pernah melihat dan mendengar ada petenis yunior dari Merauke, Intan Jaya, Sentani.  "Disinilah manfaatnya jika ada turnamen nasional di Tanah papua maka akan terlihat peta pertenisan Papua. Smua itu terpulang kembali kepada pelaku pelaku tenis di Papua. Saya hanya bisa bantu berikan pemiiran2 untuk kemajuan tenis Indonesia." ujar AFR

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar