Rabu, 13 Februari 2013

Perlakuan tidak adil dialami RemajaTenis

RemajaTenis, 14 Februari 2013. Keinginan mematikan RemajaTenis sudah diprediksi setelah diketemukan berbagai bentuk cara yang dilakukan oleh petinggi induk organisasi. Mulai dari RemajaTenis di Solo bulan Januari lalu, diungkapkan kalau RemajaTenis mau dimatikan oleh rekan di Senayan. Walaupun sudah diajak bertemu sesuai keinginan Ketua Umum PP Pelti, AFR selaku penggagas telah lakukan presentasi didepan pejabat induk organisasi dengan kesimpulan akan tetap didukung oleh PP Pelti.. Tetapi dalam kenyataan keinginan Ketua Umum tidak diikuti dengan keinginan  anggota pengurus lainnya yang tetap ngotot memanfaatkan kekuasaannya untuk mematikan RemajaTenis. Disini menurut Rahayu MH selaku koordinator RemajaTenis setelah mendapatkan penjelasan dari AFR  terlihat ada cara cara yang dilakukan untuk memuluskan keinginannya untuk mematikan RemajaTenis. Bisa dibayangkan ada turnamen sejenis dianak emaskan padahal turnamen tersebut jelas jelas melanggar ketentuan TDP yang dikeluarkan oleh PP Pelti sendiri. Bentuk anak emas dengan membedakan kategori turnamen tersebut dibandingkan dengan RemajaTenis. Oleh AFR sudah diterangkan bentuk pelanggaran yang dilakukan seperti dalam formulir pendaftaran TDP diajukan Tunggal dan Ganda. Padahal tidak mungkin untuk turnamen 3 hari diadakan tunggal dan ganda. Tapi dalam pertemuan tersebut pejabat tersbiut ngotot mengatakan tidak ada tunggal dan ganda karena melihat sendiri. Walaupun AFR tidak melihat sendiri tetapi menerima SMS dari pelatih peserta yang mengeluh pertandingan ganda sudah masuk babak semifinal kemudian dihentikan. Bahkan pengakuan pelatih peserta lainnya mengatakan kalau memang ada tunggal dan ganda. Disamping itu juga ada pelanggaran dilakukan PP Pelti terhadap aturan atau ketentuan Ketua Umum PP Pelti mengenai kategori TDP tersebut diberikan kepada RemajaTenis. Kewajiban RemajaTenis terhadap Pelti telah dilaksanakan dalam bentuk membayar sanctioned fee. Bahkan berita terakhir dilakukan adalah berupa pemberitahuan kepada petugas RemajaTenis yang mengatakan kalau sanctioned fee belum dibayar maka tidak akan dimasukkan dalam PNP. Ya begitulah kejadian yang menimpa RemajaTenis ditahun 2013. Bahkan hari ini AFR mendapatkan telpon dari salah satu simpatisan yang mengatakan agar RemajaTenis lebih hati hati ditahun 2013, karena sudah mencium ada ketidak senangan terhadap AFR pribadi. Rekan rekan lainnya mengakui masalah sekarang adalah dendam pribadi terhadap AFR dengan mengorbankan RemajaTenis. "Mungkin kalau RemajaTenis bukan diselenggarakan oleh AFR maka perlakuannya akan berbeda." kata Rahayu MH yang bukan petenis tetapi peduli akan tenis..
"Kami akan evaluasi keberadaan RemajaTenis dalam 3 bulan mendatang." ujar Rahayu Selanjutnya RemajaTenis akan ajukan surat protes atas perlakuan tersebut walaupun itu hak mereka. Terlihat tidak ada keberanian terhadap pelanggaran pelanggaran aturan TDP karena main pilih kasih tersebut. 
Sedang dipikirkan juga RemajaTenis akan meniru turnamen lainnya yang melanggar ketentuan TDP walaupun itu ditentang oleh AFR, demikian menurut Rahayu MH."Kami juga bisa lakukan pelanggaran pelanggaran seperti dilakukan oleh turnamen lainnya. "
.
DAFTAR PESERTA REMAJATENIS PALEMBANG ( 22-24 Febr)
1.Ivan Dwi Cahya KU 18 Pa asal Lahat
2. Aji Santoso KU 18 Pa asal Lahat
3. Rasyifatus Shadi KU 14 Pa asal Prabumulih
4. Alya Amalya KU 14 Pi asal Muba
5. M.Bachrul Ilmi KU 16 Pa asal Bangka Selatan
6. M. Ryfki KU 16 Pa asal Bangka Selatan
7. Cik Fingkan Atmatianda KU 12 Pa asal Bangka Selatan
8. Javas KU 10 Pa asal Bangka Selatan
9. Abdul Azis Ermawan KU 16 Pa asal Jambi
10. M. Fabian Ammar KU 16 Pa
11. Andre Rizaldi KU 18 Pa asal Klub BNI Palembang
12. M Rizky Nugraha KU 16 PA asal Bangka
13. Edwin KU 14 PA asal Bangka
14. Kannaya Firla Putri KU 10 Pi asal Palembang
15. Niken Mega Santi KU 14 Pi asal Palembang
16. Suci Saraswati KU 18 Pi asal Palembang
17. Ronny Ronaldo KU 14 Pa asal Lubuklinggau
18. Yukita Sari KU 12 Pi asal Palembang
19. Panji Susilo KU 10 Pa asal Palembang
20. M. Fabian Aimar KU 16 Pa asal Palembang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar