Minggu, 28 April 2013

Sentra pembinaan tenis di Jawa Tengah tersebar



RemajaTenis,28 April 2013. Dominasi atlet tenis Kudus dan Sukoharjo sangat terasa diturnamen RemajaTenis Solo-3 yang berlangsung di lapangan tenis Manahan, Solo. Dari 9 event yang dipertandingkan ternyata Kudus dan Sukoharjo sama sama memegang 3 eventsedangkan Blora mendapatkan 2 juara dan Semarang hanya 1 event. Hal ini terungkat dihari terakhir (28/04/2013) Kudus memegang juara kelompo umur 10 tahun putra, putri dan Kelompok umur 14 tahun putri. Sedangkan Sukoharjo memegang juara kelompok umur 16 tahun putra, putri dan 18 tahun putra. Blora tercatat juara di kelompok umur 12 tahun putra dan putri. Kota Semarang mendapatkan juara kelompok umur 14 tahun putra. Demikian hasil turnamen RemajaTenis Solo-3 yang berlangsung sejak tanggal 26-28 April 2013. Setelah kegiatan di Solo, RemajaTenis digelar di Kemayoran Jakarta pada tanggal 3-5 Mei 2013, bertempat di Pusat Tenis Kemayoran Jakarta.
Dari hasil ini menurut Promotor RemajaTenis August Ferry Raturandang(AFR) mengatakan pembiaan tenis di Jawa Tengah terpusat dikota Kudus, Blora, Sukoharjo dan Semarang. Kalau dilihat dar peserta RemajaTenis maka terlihat pembinaan juga ada di Purwodadi atau Grobogan dan Tegal. Dari  kota kota  tersebut  terlihat adanya wadah dalam bentuk klub yang menampung atlet2 tenis untuk dibina dengan pelatihnya. “Kami bisa bantu mereka dengan adakan coaching clinic untuk atlet dan pelatihnya.” Ujar AFR dengan serius. RemajaTenis selain bisa selenggarakan turnamen juga menawarkan pelaksanaan beberapa program tenis dengan acuan dari International Tennis Federation (ITF), seperti coaching clinic dengan pelatih pelatih nasional , program Play & Stay in Tennis, Tennis Xpress, eksibisi petenis nasional.
Peta kekuatan tenis di Jawa Tengah cukup menyebar mulai dari Pantura diawali di Tegal, Semarang, Kudus, Blora/Pati kemudian keselatan ada Cilacap, Sukoharjo dan Wonogiri. Disayangkan sekali kota Solo yang memiliki fasilitas lapangan sangat memadai kurang tergerak pembinaannya. Klub tenis di Solo sebenarnya juga ada dalam pengamatan AFR seperti di klub USSI Mangkunegaran. Perhatian terhadap kota Solo mendapatkan prioritas utama dari AFR melihat kurang bergairahnya pembinaannya. Diharapkan keberadaan Remajatenis secara rutin dikota Solo, akan terpacu bagi pelaku pelaku tenis dikota Solo. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar