Selasa, 25 Desember 2012

Pelaksanaan turnamen yunior perlu perbaikan

RemajaTenis, 25 Desember 2012. Beberapa kebiasaan sering dilakukan oleh peserta turnamen yang masih harus banyak dirubah. Yaitu setelah penutupan pedaftaran baru mulai mau mendaftar. Hal seperti ini sangat mengganggu pelaksana turnamen khususnya RemajaTenis. Kebiasaan seperti ini suka melanda diturnamen internasional sehingga oleh ITF tidak akan diterima. Melihat seperti ini ada beberapa perubahan kebiasaan dalam suatu turnamen diubah di RemajaTenis yaitu tanpa menggunakan istilah "sign-in". Tetapi ada beberapa hal yang harus diperbaiki di suatu turnamen nasional selama ini yang tidak dijalankan seperti aturan yang dibuat oleh PP Pelti sendir diatur dalam ketentuan TDP Nasional. Seperti yang terjadi disuatu turnamen nasional selama 7 hari terjadi pembludakan peserta sehingga ditampung semuanya menjadi bagan undian 124. . Ini artinya unggulan pertama akan bertemu dengan peserta yang baru belajar bertanding atau kelasnya jauh dibawahnya Disamping itu pula betapa beratnya unggulan pertama untuk menjadi juara harus bertanding 7 hari khusus untuk tunggal saja belum termasuk ganda biasanya juga ikut bertanding. Apa yang harus dilakukan oleh penyelenggara adalah dilakukan  pembagian babak kualifikasi dan babak utama maka pemain babak utama hanya bertanding 5 hari saja baik untuk tunggal dan ganda. Ini semua sudah diatur didalam ketentuan TDP Nasional yang dikeluarkan oleh PP Pelti sendiri.
Kalau Turnamen 3 hari seperti yang dilakukan oleh RemajaTenis size of draw nya tidak lebih dari 32 . "Kami pernah SMS dengan salah satu pelaku tenis di Surabaya yang menghendaki agar RemajaTenis menggunakan tunggal dan ganda juga sebagai masukan. tetapi ketika kami sampaikan kalau tidak mungkin 3 hari dipertandingkan tunggal dan ganda maka dianggap tidak mau terima masukan. Seteah diberitahu kalau semua ini ada aturannya didalam TDP tersebut. Diapun diam, mungkin kagak ngerti" ujar Rahayu MH

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar