Senin, 08 Juni 2009

Ferry Raturandang Peduli Petenis Cilik

RemajaTenis,7 Juni 2009. Bagi orang tua yang memiliki anak yang bisa bermain tenis , tentu kenal dengan sosok Ferry Raturandang. Ia dikenal karena seringnya menggelar turnamen tenis di berbagai kota Indonesia memperebutkan Piala Ferry Raturandang. Turnamen ini khusus untuk Kelompok Umur (KU) 10, 12, 14, dan 16 tahun banyak memberi kesempatan petenis-petenis cilik untuk unjuk kebolehan. Bahkan ia telah berhasil menggelar turnamen tenis yang ke 66 tanpa dukungan sponsor.
''Kalau kita tergantung pada sponsor, kalau sponsornya sudah tidak mau lagi menyeponsori, turnamen jadi berhenti. Kalau kita mandiri turnamen bisa langgeng,'' kata Ferry Raturandang di sela-sela mengawasi Turnamen Tenis Piala Ferry Raturandang-66 di Lembah UGM Yogyakarta, Ahad (7/6/2009).Dijelaskan Ferry, penyelenggaraan turnamen ini sangat tergantung dari uang pendaftaran pemain. Kemudian untuk menekan beaya, ia tidak menggunakan wasit dan linesmen. Sehingga turnamen hanya ditangani dua atau tiga orang saja. Sedangkan dalam pertandingan, anak-anak tidak hanya dilatih bermain tenis tetapi juga dilatih untuk menghitung sendiri, berlaku jujur dan sportif.

''Ada kejadian, anaknya bilang masuk. Orangtuanya yang berada di luar lapangan bilang out. Anaknya jujur, sikap ini yang perlu dipupuk,'' kata Ferry. Ferry berharap turnamen ini bisa menginspirasi daerah-daerah untuk menggelar turnamen untuk anak-anak. Sehingga di masa mendatang tidak kesulitan untuk mendapatkan atlet tenis yang handal. ***(dikutip dari http://www.yogyakartaonline.com/)

Sabtu, 06 Juni 2009

Masyarakat Yogya menyambut baik adanya turnamen yunior


RemajaTenis,6 Juni 2009. Minat masyarakat tenis terhadap turnamen tenis di kota Gudeg atau Yogyakarta terlihat cukup besar ketika hari ini diselenggarakan turnamen Piala Ferry Raturandang-66 yang berlangsung di Lembah UGM Yogyakarta. Hal ini diungkapkan oleh penyelenggara Irsyad kepada RemajaTenis. Kehadiran pemekarsa turnamen August Ferry Raturandang yang juga Wakil Sekjen PP Pelti di lembah UGM menambah keceriaan para orangtua komunitas tenis Yogyakarta. Raturandang menyampaikan kehadiran di Yogya untuk memenuhi keinginan komunitas tenis Yogya yang disampaikan sewaktu berada di Solo.

Terlihat Sekretaris Pengprov Pelti DIY Soemaryanto berbincang bincang dengan August Ferry Raturandang disela sela pertandingan putranya Abbiyu Amajadi melawan Romanda Edwin 04 34. Oleh Soemaryanto yang juga Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta menyampaikan sehari sebelumnya dalam rapat Pengprov Pelti DIY telah diputuskan keikut sertaannya di Pekan Olahraga Nasional Tenis 2009 yang berlangsung tanggal 27 Juni-5 Juli 2009. "Kami juga malu kalau sampai tidak kirimka tim ke Jakarta." ujarnya dengan semangat .

Disamping itu pula August Ferry Raturandang melihat sarana yang dimiliki cukup memadai begitu juga petenis yunior dan dukungan orangtua cukup besar sehingga August Ferry Raturandang meminta dukungan Pengprov Pelti DIY atas rencana selenggarakan TDP di kota Gudeg. Hal ini disampaikan kepada Soemaryanto langsung dilapangan UGM hari ini.

Oleh Irsyad dilaporkan peserta Piala Ferry Raturandang -66 berasal dari Semarang, Grobogan, Wates, Tegal, Wonosobo , Bantul , Karang Anyar. Selanjutnya oleh Irsyad disampaikan rencana berikutnya di kota Gudeg akan diselenggarakan tanggal 11-12 Juli 2009. (keterangan foto: Irsyad sibuk)

Kamis, 04 Juni 2009

8 petenis tuan rumah diturunkan ke Alternate List Oneject Indonesia

RemajaTenis,5 Juni 2009. Setelah Acceptance list Oneject Indonesia dikirimkan ke ITF untuk mendapatkan persetujuan, ternyata ada beberapa perubahan diberikan oleh ITF sehingga 2 petenis putra Indonesia dari kualifikasi dimasukkan dalam alternate yaitu Daniel Batubara dan Muhammad Luthfi, Demikian juga dikelompok puti ternyata 6 petenis tuan rumah dimasukkan dalam alternate list, yaitu Vanessa Wiratama, Rifliani Achir, Nafisha Tenisyafesti, Hanemas Pangestu, Ajeng Aquina dan Annisa Tulus. Demikian menurut Wakil Sekjen PP Pelti August Ferry Raturandang.

Setiap peserta wajib mendaftarkan keikut sertaan turnamen yunior internasional ke penyelenggara atau PP Pelti dan setelah dibuatkan daftar penerimaan sesuai dengan ketentuan dibuat oleh PP Pelti dan kemudian Pelti harus kirimkan daftar tersebut untuk mendapatkan persetujuan dari ITF. Selama ini daftar peserta babak utama bukan masalah karena berdasarkan peringkat ITF saat penutupan pendaftaran, Hal yang sama juga dibabak kualifikasi tetapi jika dibabak kualifikasi banyak tempat yang masih kosong maka baru tempat tempat tersebut diisi sesuai ketentuan juga dan hasilnya mendapatkan koreksi dari ITF. Memang di kategori Gr 4 ini banyak sekali peserta yang tidak memiliki ITF rank baik tuan rumah maupun petenis asing sehingga pengaturannya sudah diatur oleh ITF. Agar tidak melenceng dari ketentuan ITF, maka sebelum dipublikasikan kenegara peserta maka harus dapat persetujuan ITF dulu.

Melihat hal ini bisa diatasi bagi 8 petenis tuan rumah yang ditempatkan di alternate list agar bisa masuk babak kualifikasi adalah dengan melalui jatah wild card sehingga bisa terisi. Ada 8 tempat wild card dibabak kualifikasi karena bagan undian 64.
Turnamen internasional yunior Oneject Indonesia diselenggarakan tanggal 22 – 28 Juni 2009 dilapangan tenis Siliwangi dan Taman Maluku.
Keberhasilan turnamen ini ditahun 2008, sehingga tahun 2009 berhak naik tingkat ke Gr 3 tetapi oleh Pelti dianjurkan tetap di Gr 4 untuk beri keempatan petenis tuan rumah bisa mengikutinya. Disamping itu pula penambahan beaya pelaksanaan akan terjadi dimana di Gr 3 diwajibkan peserta babak utama menerima full hospitality. Sebagai sponsor Oneject Indonesia, Jahja T Tjahjana menyetujui keinginan PP Pelti agar tetap bertahan di Gr 4. Peserta Oneject Indonesia 2009 diikuti peserta dari 18 negara seperti Australia, Inggris, New Zealand, Sri Langka, India, Thailand, Brunei, Malaysia, Singapore, China, China Hongkong, Chinese Taipei, Jepang, Korea, Vietnam , Philippines, Denmark dan Indonesia.

Petenis Tuan Rumah Yang diterima di Oneject Indonesia

RemajaTenis, 4 Juni 2009. Setelah ditutupnya pendaftaran turnamen internasional Oneject Indonesia tercatat petenis tuan rumah berhasi masuk ikut serta dibabak kualifikasi dan utama khususnya petenis putri. Hal ini diungkapkan oleh Slamet Widodo Adminstrator Bidang Pertandingan PP Pelti. Yang langsung masuk babak utama putri adalah Laili Rahmawati Ulfa, Nadia Frederika, Cynthia Melita, Bella Destriana, Karyn Emerlada, Aldila Sutjiadi, Nadya Syarifah, Dina Karina, Kely Restiana Putri, Nadia Ravita dan Vanessa Gunawan.
Sedangkan yang diterima dibabak kualifikasi adalah Efriliya Herlina, Claire Cynthia Mulyadi, Dwi Rahayu Pitri , Tria Rizki Amalia, Asifa Ramadhani, Nicole Florence, Vita Taher, Feronika Katarina, Jean Valerina, Hayyu Imanda, Cynthia Wibawa, Lauren Lang, Claudia Michelle Paramesvari, Isabella Kimberly, Victoria Steffi, Nathania Ratih, Puspa Ratih Trioktavira, Nadia yahya, Stephanie Maria Tedja Abdi, Nadia Charissa Sherabella, Idhun Safa'ti, Woyla Waluyo, Kikka Adachi, Suryaningsih, Vanssa Wiratama, Rifaliani Achir Putri, Nafisha Tenisyafesti, Hanemas Pangestu, Ajeng Aquina, Anisa Tulus.

9 putra diterima langsung babak utama adalah Ega Uneputty, Michael Christian Tjuatjadarma , Louis Theodor, Iben Zulkarnaen, Indra Wijaya, Gusti Jayakusuma, Jason JoeyAlexander Wiranata, Gavin Pranata dan Jeremy Ryan Alexander Wiranata. Yang diterima di babak kualifikasi adalah Revel Yehezkia, Wisnu Adi Nugraha, Irfan Dwi Nurfianto, Michael Weiss Pedersen, Ariya Mahendra, Prisca Titan Setiawan, Yosua Adiyasa Husodo, Evander William, Brian Purbojati Zakaria, Daniel Manoah Yosua, Reynaldi Prasetyo, Garcia Rangan, Ekky Hamzah, Rudy Wijanarko, Arif Munandar, Ramdani Khadavi, Syarif Faturrahman, Jess David Alexander Wiranata, Rashley Yeremia, Sandi Sugih Wijaya, Stevel Andrew Djajadi, Hemat Bakti Anugrah, Joshua Ginting, Daniel Batubara dan Muhamad Lutfhi.
Selanjutnya dikatakan turnamen Oneject Indonesia yang merupakan turnamen ITF Junior Circuit kategri Gr 4 diselengarakan tanggal 22-28 Juni 2009 di lapangan tenis Siliwangi Banung. Disamping internasioal diselenggarakn juga KU 16 taun, 14 tahun dan 12 tahun. Sign in dilakukan hari Sabtu, 20 Juni 2009.

Rabu, 03 Juni 2009

UFO Junior Dibuka oleh Johannes Susanto

RemajaTenis, 3 Juni 2009. Turnamen nasional UFO Junior Open seri kedua dibuka secara resmi oleh Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti Johannes Susanto pagi ini di lapangan tenis Brawijaya Surabaya. Kehadiran Johannes Susanto bersama Wakil Sekjen PP Pelti August Ferry Raturandang sebagai bentuk apresiasi PP Pelti terhadap keberadaan Turnamen nasional yang akan diselenggarakan dalam 7 seri di Jawa Timur.
Pembukaan turnamen dihadiri pula oleh Sekretaris Pengprov Pelti Irmantara Soebagyo dan sponsor turnamen Pudji dari UFO, perusahaan distribustor electronik di Surabaya.
Susanto menyampaikan PP Pelti berterima kasih atas kesediaan UFO yang sang telah bersedia membantu salah satu program Pelti disaat kesulitan sponsor. “Ketua Umum berhalangan datang maka kami berdua diutus agar menghadiri pembukaan UFO Junior Open.” Kata Johannes Susanto yang merupakan salah satu anggota PP Pelti yang aktip terjun ke turnamen turnamen nasional tenis. “Kami harapkan dari turnamen ini akan muncul bibit baru sebagai pengganti kakak kakaknya seperti Bonit Wiryawan dll.
Irmantara Soebagyo menyambut kehadiran UFO selaku sponsor turnamen sehingga diharapkan pertenisan di Jawa Timur bisa berkembang dengan baik.
Selaku sponsor UFO, Pudji menyampaikan kalau UFO berkomitmen agar dalam tahun 2009 selenggarakan 7 turnamen nasional. Untuk seri pertama telah dilaksanakan ditempat yang sama. Sehingga dalam waktu dekat akan segera mendaftarkan lagi 5 turnamen nasional yuior sehingga bisa diketahui oleh petenis Jawa Timur lainnya.
Tampak hadir mantan pelatih nasional Deddy Prasetyo yang membawa 3 atlet yuniornya dari Jakarta mengikuti turnamen ini di Surabaya. Deddy selaku putra Mojokerto menyambut gembira di Surabaya mulai muncul turnamen baru. Harapannya juga agar petenis Jawa Timur bisa melejit kembali ke permukaan tenis nasional.
Setelah pembukaan , pertandingan dimainkan tunggal putra dan putri kelompok umur 10 tahun dan 12 tahun. Petenis Jakarta Tommy Andhika gagal maju kebabak kedua setelah kalah dituggal putra usia 12 tahun dari petenis tuan rumah Rizky Nur Rahmad
Sedangkan unggulan pertama Robertus Kurniawan majuke semifinal setelah kalahkan M.Reza Prihatna 83. Unggulan 2 asal Kediri Yopi Pramana mengalahkan Jordan J dari Sidoarjo 81 Disemifinal Robertus ketemu Yoga Pina Satria dari Sidoarjo yang mengalahkan Steven Harianto (Surabaya) 81. Yopi Pramana ketemis Timothy Jason (Surabaya). Sebelumnya Timothy mengalahkan Rizky Nurrahmad 80.

Kamis, 28 Mei 2009

43 Petenis Tuan rumah dalam Acceptance List Thamrin Cup

RemajaTenis,28 Mei 2009. Hanya 43 petenis tuan rumah yang masuk dalam babak utama dan kualifikasi turnamen internasional yunior Thamrin Cup 2009 di Kelapa Gading Sport Club Jakarta. Hari ini telah dikeluarkan daftar peserta yang diterima dibabak utama dan kualifikasi. Dari 43 petenis tuan rumah tercatat 10 putri dan 33 putra.

Yang diterima dibabak utama tunggal putra adalah Ega Uneputty (ITF 461), Michael Christian Tjuatjadarma (ITF 462), Tito Parulian Hutauruk (ITF 534), Louis Theodor (ITF 630), Iben Zulkarnaen (ITF 649), Indra Wijaya (ITF 658), Gusti Jayakusuma (ITF-711), JasonJoey Alexander Wiranata (ITF-714), Gavin Pranata (ITF-1.030) dan Jeremy Ryan Alexander Wiranata (ITF-1.112). Sedangkan yang diterima di kualifikasi Revel Yehezkia (ITF-1.223), Irfan Dwi Nurfianto (ITF-1.246), Ariya Mahendra , Wisnu Adi Nugroho , Prisca Titan Setiawan, Yosua Adiyasa Husodo, Evander William, Sinatrya Putra, Brian Purbojati Zakaria, Daniel Manoah Yosua, Reynaldi Prasetyo, Garcia Rangan, Ekky Hamzah, Rudy Wijanarko, Arif Munandar, RamdaniKhadavi, Jess David Alexander Wiranata, Rashley Yeremia, Sandi Sugih Wijaya, Steven Andrew Djajadi, Hemat Bakti Anugrah, Daniel Batubara, Muhammad Lutjfi,

Untuk putri yang diterima masuk babak utama adalah Laili Rahmawati Ulfa (ITF-227),Nadia Frederika (ITF-239), Cynthia Melita Setyawan (ITF 244), Bella Destriana (294), Karyn meralda (ITF-422), Aldila Sutjiadi (ITF 514), Nadya Syarifah )ITF-578), sedangkan diterima di kualifikasi adalah Dina Karina (ITF-891), Kely Restiana Putri(ITF-968), Nadia Ravita (ITF-1.164)
Minimnya peserta tuan rumah karena size of draw tunggal putri hanya 32 dibabak utama dan 64 babak kualifikasi. Berbeda dengan turnamen selanjutnya di Bandung Oneject Indonesia menggunakan size of draw 64 baik putra dan putri , sama dengan Tahmrin Cup yang putra. Tetapi kemungkinan masuk masih ada karena ada jatah wild card. Nama lainnya masuk dalam alternate list.
Turnamen Thamrin Cup 2009 ini berlangsung di Kelapa Gading Sport Club Jakarta mu;ai tanggal 14 – 21 Juni 2009. Diawali dengan babak kualifikasi 14-15 Juni dan dilanjutkan dengan babak utama. Menurut Direltur Turnamen Mustafa Mashyur, sign ini dilakukan hari Sabtu 13 Juni 2009 sebelum jam 18.00 di Kelapa Gading Sport Club Jakarta
. (Keterangan Foto: Mustafa Mashyur)

Voni Darlina Ke Eropa


RemajaTenis, 27 Mei 2009. Petenis muda harapan asal DKI Jakarta Voni Darlina mendapatkan undangan ikuti ITF Team Tour ke Eropa selama 5 minggu. Hal ini disampaikan oleh Wakil Sekjen PP Pelti August Ferry Raturandang setelah menrima undangan dari Asian Tennis Federation . Rencana keberangkatan tanggal 2 Juli 2009 dan kembali tanggal 8 Agustus 2009. Ini pengalaman Voni Darlina berharga yang baru kembali dari Kuching membela tim putri Indonesia di kejuaran dunia beregu Wolrd Junior Tennis (KU 14 tahun) . Tim Indonesia yang diperkuat oleh Aldila Sutjiadi,Voni Darlina dan Evita Febrihapsari yang hanya menduduki peringkat 5. Sebelumnya Aldila Sutjiadi juga telah menerima undangan setelah berhasil masuk 4 besar di turnamen Jubilee School di Jakarta.

Aldila dan Voni akan berangkat 1 Juli 2009 ke Paris dan masuk training camp di Paris Perancis. Setelah itu ikuti turnamen di Paris, Belanda, Perancis,Jerman, Belgia.
Pengalaman berharga bagi Voni anak seorang Satpam Pusat Tenis Kemayoran yang sudah berprestasi sehingga bisa menikmati perjalanan keluar negeri
Darsono sebagai orangtua Voni menyampaikan juga kebanggaannya Voni bisa mencapai prestasi seperti ini. Hanya yang menjadi masalah adalah membeayai sendiri Visa, asuransi dan uang saku yang nilainya cukup besar.

Tahun 2009 selain kedua petenis yunior ini menerima undangan ITF, undangan yang sama diterima petenis Grace Sari ysidora untuk ikuti ITF Team Tour ke Eropa untuk kelompok 18 tahun. Sebenarnya Cynthia Melita menerima undangan juga untuk kelompok 16 tahun tetapi yang bersangkutan menolaknya. Hal seperti ini sangat disayangkan sekali karena kesempatan diberikan oleh ITF berdasarkan prestasi mereka. Setiap tahun petenis yunior Indonesia selalu ada yang ikuti ITF Team Tour ke ropa, ataupun Afrika dan Amerika Utara.

Rabu, 27 Mei 2009

93 petenis tuan rumah ikut Oneject Indonesia

RemajaTenis, 27 Mei 2009. Menjelang penutupan pendaftaran turnamen internasional yunior Oneject Indonesia yang berlangsung tanggal 22 – 28 Juli 2009 di lapangan tenis Siliwangi Bandung ternyata mendapatkan sambutan cukup besar dari petenis tuan rumah. Saat ini sudah mendaftar 35 petenis putri dan 58 petenis putra. Sedangkan batas waktu penutupan pendaftaran adalah tanggal 1 Juni 2009, sehingga diharapkan bertambah pesertanya.

Petenis putra tuan rumah yang sudah mendaftar adalah Ega Uneputty, Michael Christian, Iben Zulkarnain, Indra Wijaya, Gusti Jayakusuma, Jason Joey Alexander Wiranata, Jess David Alexander Wiranata, Jeremy Ryan Alexander Wiranata ,Gavin Pranata, Aditya Ichsandi Haris, Revel Yehezkia, Yosua Adiyasa Husodo, Daniel Batubara, Mark Nathan Ginting, Nur Adim Ramadan Iswan, Muhammad Luthfi ,Nyoman Cahyadi ,Paulus Radyan, Garcia Rangan, Randel Sitepu, Rexy Surya Baskoro , Rizki Surya Prayogo ,Sani Wijaya,Evander William, Rashley Yeremia, Arif Munandar, Edwin Yahya, Hemat Bakti Anugrah, M.Rizky Widianto, M.Arsela, Reynaldi Prasetyo, Ekky Hamzah, Ryan Kastilani,Brian Purbojati Zakaria, Sandi Sugih Wijaya, Christopher Dimitri Sastropranoto, Jeremy Jason Nahor, Triyuendi Ramadhan, Deggyandra Luhur, Irfan Dwi Nurfianto, Wisnu Adi Nugraha, Steven Andrew Djajadi, Ian Philibert, Prisca Titan Setiawan, Mario Aji Ramadhan, Arief Rahman, Daniel Manoah Yosua, David manoah Yosua, Ariya Mahendra, Tito Parulian Hutauruk, Davin Hanggodo, Ardiansyah, Reza Wiratama, Rudy Wijanarko, M. Sjachrudin, Ramdani Khadavi.
Sedangkan putri yang sudah mendaftar adalah Nadia Frederika, Cynthia Melita, Bella Destriana, Aldila Sutjiadi, Nadya Syarifah, Dina Karina, Kely Restiana Putri, Nadia ravita, Voni Darlina, Efriliya Herlina, Claire Cynthia Michelle Parawesvari, Hayyu Imanda, Isabela Kimberly, Asifa Ramadhani, Victoria Steffi N, Vita taher, Puspa Ratih Triokavira, Jea Valeria, Nadia Yahya, Stephanie maria Tedja Andi, Nathani Ratih, Nicole Florence, Karyn Emeralda, Cynthia Wibawa, Renata Lumanau, Idhun Safaati, Woyla Waluyo, Dwi Rahayu Pitri, Laili Rahmawati Ulfa,Tria Rizki Amalia, Feronika Katarina, dan Suryaningsih .

Paket Rp 5 juta ke Peserta PON Tenis

RemajaTenis, 27 Mei 2009. Pekan Olahraga Nasional Tenis atau PON Tenis 2009 yang dipertandingkan tanggal 27 Juni – 5 Juli 2009 di Gelora Bung Karno selain mempertandingkan kelompok veteran dan Umum , dipertandingkan pula kelompok yunior yang terdiri dari kelompok 14 tahun dan 16 tahun. Demikian menurut administrator PP Pelti Damrah SPd. Sampai hari ini sudah terdaftar 18 provinsi yaitu Sumatra Utara, Riau, Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Slawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.
Oleh Damrah disampaikan ada tawaran kepada peserta kelompok yunior ini paket sebesar Rp 5.000.000 untuk 4 petenis yang mencakup beaya akomodasi, transportasi ketempat pertandingan dan konsumsi .

Sedangkan pertandingan Mini Tenis menurut Hudani Fajri Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Daerah PP Pelti ikut dipertandingkan ditempat yang sama. Dan sudah mendaftarkan 9 provinsi Pelti yaitu Jambi, Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi selatan, Sulawesi Barat, Maluku dan Papua
.

Selanjutnya dikatakan disela sela acara PON Tenis yang akan diliput oleh media massa diselenggarakan pula pengenalan ITN (International Tennis Number), Play & Stay tennis maupun seminar pertenisan yang semuanya dilaksanakan di Gelora Bung Karno. Disamping itu selama 9 hari diadakan bazaar yang mempertunjukkan pula hasil produk dalam negeri selain produk olahraga lainnya

PNP baru berlaku mulai awal tahun 2010

RemajaTenis,27 Mei 2009. Peringkat Nasional Pelti atau dikenal dengan PNP setelah mendapatkan revisi setelah berjalan sejak tahun 1989, mulai awal tahun 2010 mulai diterapkan. Hal ini disebabkan banyak perubahan dilakukan dalam memberikan angka , dimana kesannya agak pelit terhadap pointnya, bahkan juga kategori turnamen akan lebih disederhanakan. Hal ini disampaikan oleh Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti Johannes Susanto. Dikatakan pula sampai saat ini sudah 95 % selesai dan bahkan sudah dipaparkan ke Ketua Umum PP Pelti.

Perbedaannya dengan PNP sebelumnya adalah ditiadakannya angka Bonus. Jikalau PNP sebelumnya ada 2 macam angka bous yaitu bonus ikut serta TDP Internasional dengan maksud merangsang atlet ikut TDP internasional, Dan angka bonus mengalahkan PNP 1-10 dll.


Grace Lumenta Komite Peringkat PP Pelti bersama August Ferry Raturandang selaku Wakil Sekjen PP Pelti membenarkan PNP sudah waktunya disesuaikan dengan keadaan sekarang, sedangkan Grace Luemnta mengatakan kalau awalnya PNP dibuat disesuaikan dengan situasi saat itu dimana petenis dirangsang untuk lebih aktip ikuti turnamen sebanyak mungkin.
Seperti halnya peringkat dunia yang dibuat oleh ATP-Tour maupun WTA-Tour sudah banyak perubahan dibuatnya dalam kurun waktu 20 tahun ini sedangkan PNP sama sekali tidak ada perubahan sehingga dimanfaatkan segelintir pelaku tenis memprotes keberadaannya dimana yang dijadikan korban tudingan adalah PP Pelti.


Selanjutnya dikatakan pula mulai tahun 2010 ketentuan TDP pun akan segera diumumkan dimana revisinya segera diberlakukan. Demikian pula kategori mendapatkan prioritas utama dimulai dari pembagian kategori turnamen.
Direncanakan kategori terendah adalah kategori Persami, kemudian diikuti TDP ( 3-4 hari pelaksanaannya) dan khusus untuk kelompok umum paling rendah prize money yang juga ada pembagiannya sebagai contoh Rp. 25 juta , Rp. 50 juta, Rp. 75 juta, Rp. 100 juta, Rp. 150 juta, Rp. 250 juta dstnya. Sedangkan kelompok yunior berbeda. Jadi disini setiap penyelenggara kelompok umum harus memilih prize money yang akan diberikan berdasarkan kategori PP Pelti. Jikalau kategori TDP saat ini paling rendah prize money Rp 5 juta dan peningkatanya setiap Rp. 5 juta dstnya.
Sebelum turnamen dimulai sudah diketahui kategori TDP sehingga petenis bisa memilih turnamen turnamen yang berkategori lebih baik dalam mengejar angka. Berbeda seperti sekarang karena masih belum jelas sehingga banyak orangtua memaksakan ikut semua turnamen dengan harapan bisa mendapatkan poin tinggi.


Selanjutnya ditepis masalah PNP -Online yang menjadi rumor diluar dimana PNP tersebut akan langsung dikirimkan oleh Referee tanpa melalui PP Pelti.
"Setiap Referee akan kirimkan laporannya ke PP Pelti, kemudian akan dipublikasikan oleh Humas melalui situs resmi PP Pelti." ujar Grace Lumenta

Selasa, 26 Mei 2009

356 Peserta Thamrin Cup 2009 dari 16 Negara

RemajaTenis,26 Mei 2009. Tercata 106 petenis putri dan 150 petenis dari 16 negara yang terdaftar di turnamen ITF Thamrin Cup yang berlangsung tanggal 15-22 Juni 2009 di Kelapa gading Sport Center Jakarta. Demikian disampaikan oleh Direktur Turnamen Mustafa Masyhur.
Petenis tua rumah yang ikut tercatat 58 putra dan 32 putri yang ikut berjuang mengejar peringkat dunia yunior di tahun 2009.

Penyelengara sudah siap dengan fasilitas lapangan tenis di Kelapa gading Sport Club dan juga lapangan tenis Velodrom Jakarta Timur yang akan digunakan sebagai sarana pertandingan turnamen kelompok umur 16 tahun, 14 tahun, 12 tahun dan 10 tahun.

Petenis putra tuan rumah yang sudah mendaftar adalah Ega Uneputty, Michael Christian, Iben Zulkarnain, Indra Wijaya, Gusti Jayakusuma, Jason Joey Alexander Wiranata, Jess David Alexander Wiranata, Jeremy Ryan Alexander Wiranata ,Gavin Pranata, Aditya Ichsandi Haris, Revel Yehezkia, Yosua Adiyasa Husodo, Daniel Batubara, Mark Nathan Ginting, Nur Adim Ramadan Iswan, Muhammad Luthfi ,Nyoman Cahyadi ,Paulus Radyan, Garcia Rangan, Randel Sitepu, Rexy Surya Baskoro , Rizki Surya Prayogo ,Sani Wijaya,Evander William, Rashley Yeremia, Arif Munandar, Edwin Yahya, Hemat Bakti Anugrah, M.Rizky Widianto, M.Arsela, Reynaldi Prasetyo, Ekky Hamzah, Michael Pedersen, Ryan Kastilani, Steven Andrew Djajadi, Brian Purbojati Zakaria, Sandi Sugih Wijaya, Christopher Dimitri Sastropranoto, Raheta Riki Ardiansyah, Jeremy Jason Nahor, Triyuendi Ramadhan, Deggyandra Luhur.

Sedangkan putri yang sudah mendaftar adalah Nadia Frederika, Cynthia Melita, Bella Destriana, Aldila Sutjiadi, Nadya Syarifah, Dina Karina, Kely Restiana Putri, Nadia ravita, Voni Darlina, Efriliya Herlina, Claire Cynthia Michelle Parawesvari, Hayyu Imanda, Isabela Kimberly, Asifa Ramadhani, Victoria Steffi N, Vita taher, Puspa Ratih Triokavira, Jea Valeria, Nadia Yahya, Stephanie maria Tedja Andi, Nathani Ratih, Nicole Florence, Karyn Emeralda, Cynthia Wibawa, Renata Lumanau, Idhun Safaati, Woyla Waluyo, Dwi Rahayu Pitri, Laili Rahmawati Ulfa,Tria Rizki Amalia, Feronika Katarina, dan Suryaningsih .
Setelah Thamrin Cup peserta langsung ikuti turnamen yang sejenis dengan kategori ITF Group 4 Oneject Indonesia yang berlangsung di lapangan tenis Siliwangi dan Taman Maluku. Sudah banyak peserta dari luar negeri mendaftarkan bersama sama Thamrin Cup. Meriahnya turnamen kali ini diikuti peserta dari India, Malaysia, Jepang, Chinese Taipei, China Hongkong, Inggris, Thailand, China, Vitenam, Singapore, Brunei Darusalam, Filipina, Australia, New Zealand , Sri Lanka dan Korea

Petenis Jakarta Kuasai Equator Open 2009


Pontianak,25 Mei 2009. Petenis DKI menguasai turnamen Equator Open 2009 yang berlangsung di lapangan tenis Sutera Pontianak dari tangal 20-24 Mei 2009.
Petenis tuan rumah dibuat tidak berkutik dengan ikut sertanya petenis dari Jawa, dan hanya berhasil masuk semifinal. Tunggal putra 16 tahun dimenangkan oleh Joshua Ginting yang difinal mengalahkan petenis Bantul M.Rizky Pradana 64 62. Disemifinal Joshua mengalahkan petenis Pontianak Imam Muslim 62 60. Sedangkan Rizky mengalahkan Fitra asal Sintang 64 64. Tunggal putra 14 tahun keluar sebagai juara Mark Nathan (DKI) mengalahkan Deggyandra Luhur (DKI) 60 61.
Disemifinal Mark mengalahkan Endo Sutama (Pontianak) 61 60. Deggyandra kalahkan Jeremy Nahor 64 62

Keberadaan turnamen nasional di bumi Kalimantan Barat sudah ditunggu tunggu sejak keberadaan Khatulistiwa Open terhenti beberapa tahun silam akibat kurang tanggapnya Pelti Kota Pontianak sebagai pelaksana turnamen. Menurut informasi yang diterima RemajaTenis, Khatulistiwa Open yang merupakan TDP Kelompok Umum mendapatkan sponsor dari Walikota Pontianak Dr. H. Buchary Abdulrachman berkat upaya salah satu petinggi PB Pelti yang sudah dikenal lama sebelum menjadi Walikota. Disayangkan sekali tidak ada kelanjutan akibat kurang tanggapnya Pelti Kota Pontianak.
Wakil Ketua PengProv Pelti Kalbar Ir. Eddy Suryanto mengatakan harapannya agar di Pontianak kegiatan turnamen seperti ini tidak berhenti seperti nasibnya Khatulistiwa Open yang lalu.

Senin, 25 Mei 2009

Solo ingin ada Penataran Pelatih Tenis


RemajaTenis, 24 Mei 2009. Dari hasil pelaksanaan turnamen Persami Piala Ferry Raturandang-65 banyak yang bisa didapatkan oleh daerah pelaksana. Dari kesepakatan antara Pembina Sekolah Tenis Gelora Manahan Anna Supriyadi didukung pula oleh pemerhati tenis asal Solo Irsyad yang akhir tahun ini akan menyelesaikan S-1 nya, maka oleh August Ferry Raturandang dijanjikan akan selenggarakan beberapa kegiatan dikota Solo.


“Saya pribadi sanggup selenggarakan kegiatan kegiatan tenis di Solo ini. Selain Persami dan TDP tentunya juga perlu dilakukan ITF Level-1 coaches course. Saya akan coba lihat beaya2nya. Tapi satu saat akan diadakan di GOR Manahan.” janji August Ferry Raturandang yang kembali ke Jakarta membawa PR cukup banyak untuk kegiatan kegiatan di Solo maupun DIY.

Irsyad sendiri cukup bersemangat ingin agar kota Solo bisa jadi pusat tenis di Jawa Tengah khususnya , hanya belum bisa koordinasi dengan pihak induk organisasi tenis di Solo. Masalahnya hanya komunikasi yang kuran intens saja sebagai kendala. Hal ini sudah disampaikan oleh August Ferry Raturandang yang sudah dianggap kakeknya sendiri. “Kami serahkan kepada Opa jika ingin membangun tenis di Solo.Kami akan dukung bersama.” ujarnya disela sela Piala Ferry Raturandang di lapangan tenis GOR Manahan, Solo.Provinsi Jawa Tengah yang cukup luas dan potensi dianggap penting jika mendapatkan porsi cukup besar dalam membina bukan hanya atlet tetapi juga pelatih nya. Luasnya wilayah dengan keuntungan memiliki sarana dan prasarana memadai memungkinkan hal ini bisa terjadi. Sekarang kembali kepada niat masing masing pihak saja, demikian menurut August Ferry Raturandang kepada RemajaTenis, sebagai oleh oleh dari Solo

Minggu, 24 Mei 2009

M.Iqbal Anshori Juara Piala Ferry Raturandang -65 di Solo


Solo, 24 Mei 2009. Hujan bukan berarti kendala bagi semua atllet dan orang tua peserta Piala Ferry Raturandang ke 65 yang diselenggarakan di GOR Manahan Solo. Dengan bantuan dari Elfa Pahlevi dan salah satu pemerhati tenis yang sangat muda di Solo Irsyad , memiliki pedoman “ORA ALON, ORA WATON, NING KELAKON”. Dengan sagala jerih payah orang tua,datang untuk di hari kedua setelah ditunda seminggu sebelumnya. Hari ini (24 /05) Piala Ferry Raturandang ke 65 terselesaikan sudah dengan sangat mantap. Duet maut pemuda dan pemudi di Solo yang sangat inginkan Solo maju dengan tenisnya tanpa menengok kanan maupun kiri.
Sebuah kejutan muncul di kelompok umur 14 putra di babak quarter final, Arief Wisnu Murti dari kota Waduk Gajah Mungkur kalah dari senior yang masih sangat muda yang belum menginjak 14 tahun, Muh Iqbal Anshori dari Klaten yang berlatih dengan Pelatih Bandrio (mantan pelatih Irfan Dwi Nurfianto yang berlatih di Ragunan). Ketenangan dan penguasaan yang dimiliki oleh Iqbal membantunya mengalahkan Arief dengan score 4-2,4-1. Final 14 putra pun terjadi Duel satu perguruan yaitu Unika Septian dan Muh Iqbal Anshori, Rian(nama sapaan Unika) harus mengakui kehebatan Iqbal 4-2,4-1. Yang sebelumnya Unika mengalahkan Ismed dari sragen 4-3,4-1.
Kejutan di bagian KU 14 Putri Gesti dari Boyolali yang belum pernah sama sekali sampai Semi Final berhasil mengalahkan petenis dari Bantul Tenis Camp Hanifah Nur Hasanah dengan score 2-4,4-2(6) di babak semi final. Latifa asal Solo yang sebelumnya berhasil mengalahkan Nur Hidayati dari Jogja. Di bagian 12 putra Romanda Edwin yang berasal dari Jogjakarta berhasil mengalahkan Irawan 4-0,4-2 dari Sukaharjo,walaupun sampai pukul 18.04 tidak menyurutkan langkah para finalis untuk melanjutkannya. Sebelumnya Romanda Edwin berhasil mengalahkan Sayed Wagiarsa dari Solo dengan score telak 4-1 4-0. Irawan berhasil mengalahkan Deo Gustirandra Putra (DIY) dengan score 4-1,4-0. Dibagian 12 PUTRI Ayu Maharani menjadi kampium di kelasnya dengan mengalahkan Dhatu Dyaka Santoso dengan score 4-2 4-1.
Di bagian KU 10 putra seminalis di duduki oleh Hanif Chaidar yang sebelumnya kalah dari Ade Putra 4-1 4-0. Semifinalist yang satunya oleh Emanuel Patrick dari Pati yang kalah dari Ijlal Anas dengan score 4-0 4-3. Di bagian Putri adik kandung dari Mia Sacca (petenis asuhan Yayuk Basuki), Novaleriza Millenia Putri Sari dari Jogjakarta menjadi Winner setelah menang dari Nofi diah dari Jogjakarta dengan score 4-2,4-2. Sebelumnya Nofalareza menang WO atas Nofia dari Wonogiri, Fransiska kalah dari Nafi diah 4-3,4-1. Semangat bermain dan bertanding sesuai moto dari Piala Ferry Raturandang yaitu Win or loose ,,,,, I don’t care, memperlihatkan keseriusan dengan penuh gembira dilakukan peserta dari Jawa Tengah dan DIY dengan dukungan mutlak berasal dari para orangtua yang setia menunggu selesainya pertandingan putra dan putrinya. Bahkan harapan penuh datang dari para orangtua agar Piala Ferry Raturandang juga singgah di kota Gudeg Yogyakarta . Keinginan ini kelihatannya mendapatkan sambutan juga dari pelaksana turnamen baik dari Jakarta maupun Solo., hanya menunggu waktu yang tepat. Potensi daerah Jawa Tengah maupun D.I.Y telah dilirik jauh jauh hari oleh August Ferry Raturandang yang juga Wakil Sekjen PP Pelti sehingga diharapkan kegiatan tenis dikedua daerah ini bisa secara rutin berlangsung. Menurut August Ferry Raturandang sebenarnya kegiatan turnamen Persami di Jawa Tengah sudah berlangsung lama hanya akhir akhir ini terhenti pelaksanaannya. Masuknya Piala Ferry Raturandang diharapkan agar kegiatan ini berlanjut secara bergantian di setiap kota kota besar di Jawa Tengah dan D.I.Y. Demikian menurut Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti Johannes Susanto yang sangat getol memacu perkembangan turnamen diluar kota Jakarta.

Jumat, 22 Mei 2009

Rizky Widianto keluar sebagai Juara

Malang, 23 Mei 2009. Petenis Surabaya M. Rizky Widianto keluar sebagai juara turnamen nasional Walikota Malang VII di lapangan tenis Malang. Di final tunggal putra KU 16 tahun M.Rizky Widianto sebagai unggulan 4 berhasil menumbangkan unggulan pertama asal Sidoarjo M.Arsela (PNP-40) 62 75. Disemifinal M.Rizky Widianto berhasil kalahkan Muklis Said petenis Malang 61 60. Demikian pula M.Arsela mengalahkan Faris Pamungkas asal Malang 36 64 (6) .Tumbangnya unggulan 2 asal Malang Faris Kemal (PNP-44) ditangan Muklis Said dibabak kedua 16 57.

Tunggal putri 16 tahun keluar sebagai juara petenis asal Kudus Megawati Yusgistira sebagai unggulan 3 di final mengalahkan unggulan pertama asal DKI Jakarta Victoria Steffi (PNP-29) 61 64. Disemifinal Megawati kalahkan Deby asal Malang 61 61, sedangkan Victoria mengalahkan Eka Wahyu Noviani asal Surabaya 60 61.
Untuk tunggal putra KU 14 tahun keluar sebagai juara adalah unggulan pertama Topan Pamungkas yang berhasil kelahkan Faras Haidar Akbar (Sidoarjo) unggulan 2 dengan angka 64 63. Disemifinal Topan mengalahkan Mulyo Hartanto (Malang) tanpa bermain dan Faras mengalahkan Kukuh Satya Firdaus asal Bondowoso. 63 64.
Untuk tunggal putra KU 12 tahun keluar sebagai juara adalah M.Rizky asal Malang yang difinal mengalahkan petenis asal Sampang Alif Akbar Al Basir 98(2). Disemifinal M.Rizky mengalahkan Tejo Wicaksono asal Klaten 81. Sedangkan Alif Akbar mengalahkan Robertus Kurniawan (Surabaya) 84
Tunggal putra usia 10 tahun keluar sebagai juara petenis asal Tuban M.Tommy Ariyanto setelah difinal kalahkan petenis Sidoarjo Yeremia Arya Wijaya 82. Disemifinal Tommy mengalahkan Jefri PF asal Sidoarjo 80, sedangkan Yeremia mengalahkan Andika M Fajar asal Jepara 84.
Turnamen nasional yunior Piala Walikota Malang VII sudah berlangsung sejak 17 Mei 2009.