Selasa, 31 Agustus 2010

PERINGKAT NASIONAL PELTI KU 14 PUTRI

DIKELUARKAN OLEH PP PELTI TGL 1 September 2010
- Ditambahkan : - Bakrie BRI Jember
- Remaja Suzuki Cup Banjarmasin
- Balikppan Open
- Remaja Tenis Jakarta Agustus
- Piala PELTHA

- Dihapuskan : - Bakrie BRI Pekalongan 2009
- Bakrie Tegal Open 2009
- Piala UFO 3 2009
- Bintang Kemerdekaan 2009
-
PERINGKAT
1. Deria Nurhaliza PURWODADI 739
2. Oktavia Ayu Dewi BLITAR 627
3. Septiani Ratna Hapsari JEPARA 504
4. Hanifah Nur Hasanah BANTUL 474
5. Rifanty Dwi Kahfiani BANDUNG 468
6. Haruka Hirata BANDUNG 451
7. Agustin Pangestu Palupi DKI 412
8. Devi Hasan DKI 378
9. Kamili Abriani BANDUNG 354
10. Diandra Berliana DKI 318
11. Latifah Amylia Dinar SURAKARTA 287
12. Rifaliani Achir Putri CIREBON 283
13. Angelica Irena Lontoh MANADO 269
14. Allif Nafiah KUDUS 268
15. Dyah Mustika Pratiwi BLITAR 252
16. Adhun Safaati PATI 250
17. Kamila Abriana BANDUNG 245
18. Nadya Sri Agustin CIANJUR 243
19. Woyla Waluyo DKI 233
20. Fahira Ainun Nisa BANDUNG 233
21. Tea Indhie S JEMBER 205
22. Sharon C Watupongoh MANADO 193
23. Putri Intan P BANDUNG 193
24. Shamira Azzahra DKI 187
25. Siti Nur Arasy DKI 185
26. Arum Damarsari TEGAL 171
27. Rasita Widiya A SLAWI 157
28. Kartika Isna NGAWI 151
29. Kharina Putri SEMARANG 150
30. Nazira Andjani BEKASI 150
31. Ni Made Nindya D BOGOR 146
32. Aulia Rosma Pramudani JEPARA 143
33. Irania Shafira KARAWANG 116

PERINGKAT NASIONAL PELTI KU 14 PUTRA

Dikeluarkan PP PELTI tanggal 1 September 2010

- Ditambahkan : - Bakrie BRI Jember
- Remaja Suzuki Cup Banjarmasin
- Balikpapan Open
- Remaja Jakarta Agustus
- Piala PELTHA Makassar

- Dihapuskan : - Bakrie BRI Pekalongan 2009
- Bakrie Tegal Open 2009
- Piala UFO-3 2009
- Bintang Kemerdekaan 2009
- Piala Ferry Raturandang-68
- Asian 14 U Kuching 2009

PERINGKAT
1. Jefry Wiranda PADANG 1.048
2. Armando Soemarno DKI 740
3. Jerenmy Nahor DKI 651
4. Dimas Par Par / Arganata BANTUL 601
5. Arthur Maruli Hutabarat DKI 593
6. Burhannandra Dwi A BANTUL 582
7. Bagas Pratama S PATI 543
8. Achmad Maulana B TARAKAN 538
9. Faiz Utama Ridho PADANG 459
10. Davin Hanggodo DKI 456
11. Fuadi Rajabaja AMBARAWA 415
12. Raheta Riki Ardiansyah PURWAKARTA 395
13. Akbar Hasian Hasibuan SLAWI 377
14. Anggy Pradika BOGOR 325
15. Fernando Sanger MANADO 295
16. Vincentius Feraldy BANDUNG 292
17. Deggyandra Luhur DKI 284
18. M. Wildan Al Ghazi BANDUNG 276
19. Mayreski Patabang MANADO 255
20. Farras Haidar Akbar SIDOARJO 249
21. Andhika Arafah DKI 225
22. M. Rizky Mulyo MALANG 220
23. Joel William Evabder BANDUNG 219
24. Ibnu Nurmahdi S BANDUNG 210
25. M. Iqbal Anshori SUKOHARJO
26. Desvito Zaki P PROBOLINGGO 190
27. Achad Imam Ma’ruf BANTUL 189
28. Aditya Nugraha BENGKULU 186
29. Ilham Bimo Nurjadin DKI 177
30. Ridho Hardeva PADANG 176
31. Bryan Husin DKI 175
32. Fajar Surya Lintang SEMARANG 171
33. Pambudi Elsa Wiguna BLORA 158
34. Reza Wiratama BANDUNG 154
35. Yudha Arivianda MEDAN 152
36. Priyank Soni DKI 147
37. Rudy Haryo Pamungkas KUDUS 145
38. Paulus Radyan DKI 145
39. Jonathan Sidabutar DKI 144
40. Fabian Soemarno DKI 144
41. Nundy Miftahusin SEMARANG 143
42. Dimas Christantio DKI 139
43. Ganang Rahmad NGANJUK 137
44. Indra Adiguna TANGERANG 128
45. Herfino Kholis KUDUS 124
46. Auzan Army BANTUL 123
47. Ammar BANJARMASIN 120
48. Dias Wibawa DKI 117
49. Rizky Nuzul Ramadhan NGAWI 115
50. Anthony Susanto SEMARANG 105
51. Justin Kwik DKI 105
52. Bill T Tano PALU 101
53. Timothy Jason SURABAYA 96
54. Hendrawan Susanto PEKALONGAN 95
55. Tio Juliandi BANDUNG 91
56. Ali Harsya DKI 89
57. Rizky Faizal LAMPUNG 81
58. Yoga Pina Satria SIDOARJO 80
59. Tulus Ragil Sugiarto SLAWI 79
60. Ferdy Setiawan BANJARMASIN78
61. Julius Darmanto Halim PALEMBANG 78
62. Anggi Ervian SEMARANG 77
63. Rizky Zammy Febrian SAMARINDA 75
64. Armansyah A Pramono DKI 75
65. Dimas Kolopita DKI 73
66. Jordan Wijaya DKI 71
67. Todi Rahmat DKI 67
68. Rizal Ansharandaru SALATIGA 66
69. Patrick Marshall DKI 66
70. M.Defrian BANJARMASIN 64.6
71. Aditya Nugraha DKI 64
72. Alim Bagus Prakoso KUDUS 63
73. M.Azwar Haslip MAKASSAR 63
74. M.Rauki LOMBOK TIMUR 63
75. Doddy Trisna BANGKA BELITUNG 63
76. Jeremy Liem DKI 63
77. Abid Yahya DKI 62
78. Amir Irianto SURABAYA 62
79. Bayu Ekha L KUDUS 61
80. Rizka Faizal LAMPUNG 61
81. Iqbal Bilal DAMAS RAYA 60
82. Topan Pamungkas WONOGIRI 58
83. Dwi Arif Alfianto TEGAL 53
84. M.Wahyu Pribadi BANYUWANGI 51
85. Alamsyah Zulian SUMBAWA 50
86. Deki Aptiandana BONTANG 50
87. M.Rizky Arifianto SIDOARJO 47
88. Robertus Kurniawan SURABAYA 46
89. M.Rizky Hisyam MEDAN 46
90. Febry Ramadhan H PROBOLINGGO 46
91. Dicho Dickita H MEDAN 45
92. Ksatria Darma Wisesa BANDUNG 45
93. Dwi Putra Herliansyah BANDUNG 45
94. Prasetyo Nugroho PEKALONGAN 44
95. Bimo Kurniawan PEMALANG 42
96. Romano Simanuhuruk DKI 40
97. M.Rizky Hasya BANDUNG 40
98. Tanto Dwidjoseno MATARAM 39
99. Seca Septian Boekie PURWAKARTA 39
100. Zulfikar Septian S KRAKSAAN 37
101. Unika Septian KRAKSAAN 37
102. Andri Agasi PEMALANG 36
103. Sanil Andhare DKI 35
104. Petef Alexander Widi DKI 35
105. Jovi Valian Nahor MANADO 34
106. Christian Josef DKI 34
107. Daffa Irianto SURABAYA 34
108. Enrique Garcia DKI 33
109. Giuseppe Lietano BANDUNG 33
110. Ilham Akbar LUMAJANG 32
111. M.Adiputra DKI 32
112. Aldous Elphi Z BANDUNG 32
113. Deo Gusti Randa DIY 30
114. Yoga Handika Surya KUDUS 26
115. Alif Maulana AP BANJARMASIN 26
116. Himawan Senatama BOGOR 26
117. Stephen Santoso DKI 26
118. Romandha Edwin DIY 23
119. Olan Fajar MALANG 23
120. Rizaldi Dwi Purwanto TEMANGGUNG 23
121. Fauzi Akbar Sitohang MEDAN 21
122. Linggarseno Agra K DIY 20
123. Abd. Rahman MAKASSAR 20
124. Herdiansyah U POLMAN 20
125. Giovani Rizaldy DIY 18
126. Randi Afan BALIKPAPAN 18
127. Irawan SUKOHARJO 17
128. Rizki Rahman Hakim GROBOGAN 16
129. Rohil Fidiawan M TARAKAN 15
130. Yudhistira Fajar B PEKALONGAN 14
131. Fatah Dien Akbar KARAWANG 14
132. Heriansyah Suherly GORONTALO 14
133. Rendi Hardian LOMBOK TIMUR 14
134. Prastia Safrudin CIREBON 14
135. Ilham Wahyudi PONTIANAK 14
136. Zharfan Zu Taris MAGELANG 13
137. Fito Perwira Disa Guna TEMANGGUNG 12
138. fIRMAN dWI pRABOWO magelang 11
139. Putra Rianto SEMARANG 11
140. Yosef Evan Danara PEKALONGAN 10
141. Ganang Sakti Pamula PEKALONGAN 10
142. Arthon Shena MAGELANG 9
143. Galuh RS SEMARANG 8
144. Buggie Oslandhi BATANG 8
145. Ismed Azarinudin SRAGEN 8
146. Tengku Bintan Rivanda MEDAN 8
147. Wahyu Pramahardika PEKALONGAN 7
148. Bramastra Nandi W SEMARANG 3
149. Roza Samsu Ismail BALIKPAPAN 3
150. Ridho Virnandi SEMARANG 3
151. Rahmad Hidayat PALANGKA RAYA 2

Senin, 30 Agustus 2010

Beberapa perubahan komposisi PNP 14 tahun dan 16 tahun

RemajaTenis, 30 Agustus 2010. Melejitnya peringkat petenis DKI Arthur Maruli Hutabarat asal klub BNTP asuhan pelatih Bunge Nahor, terlihat di PNP KU 14 putra yang akan dikeluarkan PP Pelti tanggal 1 September 2010. Bulan lalu PNP Arthur diposisi 7 naik ke posisi No. 5 menggeser kedudukan petenis Pati Bagas Pratama yang turun keposisi No. 7, dan juga Raheta Riki Ardiansyah dari posisi No. 9 melorot ke No. 12.
Sedangkan empat besar PNP tetap sama yaitu Nomor 1 adalah Jefri Wiranda dari Padang diikuti oleh petenis DKI yaitu Armando Soemarno DKI , Jeremy Nahor dan Nomor 4 adalah Dimas Par Para dari Bantul. Jumlah petenis yang menempati PNP KU 14 putra bertambah, jika bulan lalu hanya 151 dan sekarang menjadi 170.
Keberadaan TDP RemajaTenis diberbagai daerah sangat membantu peringkat nasional petenis daerah luar Jawa. "Ini salah satu tujuan kami selenggarakan RemajaTenis didaerah daerah agar petenis daerah terangkat ke tingkat nasional dalam prestasinya diwujudkan di Peringkat Nasionalnya." ujar Rahayu M.H selaku koordinator TDP RemajaTenis.
Di sektor putri ada perubahan komposisi 10 besar dengan naiknya beberapa petenis seperti Hanifah Nur Hasanah asal Bantul yang bulan lalu hanya diposisi 6 bisa naik ke No.4. Begitu juga petenis asal Bandung Kamili Abriani yang bulan lalu posisi di No. 12 sekarang masuk ke No. 9. Kedudukan 10 bear terdiri dari Deria Nurhaliza (Purwodadi) diikuti Oktava Ayu Dewi asal Blitar, Septiani Ratna Hapsari (Jepara), Hanifah ur Hasanah, Rifanti Dwi Kahfiani asal Bandung, Harua Hirata (Bandung), Agustin Pangestu Palupi (DKI), Devi Hasan (DKI), Kamili Abriani (Bandung) dan Diandra Berliana (DKI). Penambahan petenis di PNP putri ini hanya sedikit, dibulan lalu tercatat 73 petenis dan sekarang menjadi 78 petenis.

Perubahan komposisi peringkat dikelompok 16 tahun dengan naiknya peringkat dari petenis asal Kalimantan Timur Arif Rahman ke posisi No. 3 dari posisi No. 6 bulan lalu. Ini berkat keluarnya Arif sebagai juara RemajaTenis di Jakarta dalam rangka HUT August Ferry Raturandang. Masuk kedlam 10 besar adalah Wisnu Adi Nugroho di No. 8 dari No. 11, begitu pula Achmad Maulana Bizuri asal Tarakan naik ke No. 9 dari No. 12. Lutfi Anggara dari Semarang ke No. 10 dari No. 13. Yang mental keluar dari 10 besar adalah Fahmi Seff asal Tegal melorot ke No. 11 dari No.7. hal yang sama dialami Ibrahim Unggulaga dari No. 3 turun ke No. 6.
Untuk putri 16 tahun, terjadi pergeseran peringkat. Bulan lalu Idhun Safa'ati asal Pati No. 1 turun ke No. 3Yang keluar dari 10 besar adalah Laksmi Nuraningsih asal Tegal dari No. 9 turun ke No. 12.
Yang naik peringkatnya adalah Suryaningsih dari no. 10 menjadi No. 9, begitu pula Hanemas Pangestu dari No. 11 naik ke No. 10
Jumlah petenis putra bertambah sedangkan putri tetap sama yaitu 58 dan putra dari 97 menjadi 109.

Rules of Tennis ada perubahan mulai 1 Januari 2012

RemajaTenis, 30 Agustus 2010. The International Tennis Federation (ITF) telah memperkenalkan tenis khusus Kelompok Umur 10 tahun yang tujuannya untuk meningkatkan partisipasi petenis dibawah usia 10 tahun. Di pertemuan tahunan ITF ( ITF Annual General Meeting ) yang berlangsung di Amerika Serikat dan dihadiri oleh Ketua Umum PP Pelti Martina Widjaja dan Sekjen PP Pelti Soebronto Laras telah mendapatkan persetujau perbaikan Rules of Tennis untuk Kelompok Umur 10 tahun dimana agar tenis lebih mudah diserap dan lebih bergembira untuk anak anak didalam kompetisi KU 10 tahun.
Selama ini di Indonesia sudah sering selenggarakan turnamen kelompok umur 10 tahun dengan menggunakan bola normal.Hampir setiap TDP Nasional mempertandingkan kelompok umur 10 tahun dimana ITF selamaini belum merekomendasikan kompetisi KU 10 tahun sehingga ada beberapa TDP Nasional tidak selenggarakan Kelompok umur 10 tahun tetapi mulai KU 12 tahun keatas.
Sedangkan RemajaTenis sudah membantu Pelti dengan kompetisi KU 10 tahun dengan menggunakan bola khusus sesuai rekomendasi ITF, sejak Remaja Khatulistiwa di Pontianak kemudian di Banjarmasin Remaja Suzuki Cup dan terakhir di Jakarta awal bulan Agustus 2010 lalu.

Dalam aturan baru nanti yang berlaku mulai efektif 1 Januari 2012, diatur pula moifikasi bentuk lapangannya dan penggunaan bola yang berbeda. Sehingga nantinya penggunaan lapangan dan bola normal untuk kelompok umur 10 tahun tidak sama seperti sekarang.
Dalam manual Play and Stay disebutkan 3 macam bentuk lapangan maupun bola dengan 3 macam warna yaitu bola merah, orange dan hijau didalam salah satu bentuk lapangan tersebut . “ Ini salah satu langkah tepat untuk tennis kedepan dan saya ucapkan terima kasih ke ITF AGM yang mendukung perubahan ini.” Ujar Presiden ITF Francesco Ricci Bitti.
Program KU 10 tahun ini akan merubah cara memperkenalkan tenis kepada anak muda dan seperti juga dilakukan cabang cabang olahraga lainnya di sepak bola maupun bola basket.
“Ini akan memberikan dampak positip dan dinamis bagi pemain dengan bola lebih lambat dan lebar lapangan lebih kecil sehingga memberikan kesempatan membangun high performance bagi junior.” Ujar ITF Executive Director of Development Dave Miley. “ Ini berikan kesempatana pemain untuk mengembangakan dengan menggunakan taktik dan tehnik yang tidak mungkin didapat jika gunakan lapangan penuh dengan bola normal.”

Sabtu, 28 Agustus 2010

Piala KONI Surabaya siap digelar Pelti Surabaya

RemajaTenis, 28 Agustus 2010. Salah satu Pengkot Pelti yang aktip selenggarakan TDP Nasional adalah Surabaya. Untuk meningkatkan kualitas atletnya, Pengurus Kota Pelti Surabaya terus agendakan program reguler tahunan Piala KONI Surabaya. Rencanaya Turnamen Diakui Pelti (TDP) ini akan diselenggrakan pada Oktober mendatang.

Didiek Utomo Pribadi Wakil Ketua Pengurus Kota Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Surabaya mengatakan, Piala KONI sudah menjadi kalender rutin.
Tahun ini sudah memasuki tahun kedua dengan status Turnamen yang diakui Pengurus Pusat PELTI.

Selanjutnay dikatakan event ini selain sebagai progam reguler KONI dan Pelti Surabaya juga sebagai media penting untuk pembinaan.
Kejuaraan Tenis Yunior Piala KONI nantinya bisa dijadikan media seleksi atlet khususnya yang di pemusatan latihan cabang untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi atau agenda nasional lainnya.
Didiek berharap dengan di gelarnya turnamen ini, nantinya akan muncul bibit-bibit potensi baru yang bisa memberikan kontribusi positif untuk Jawa Timur.

Turnamen Tenis Piala Koni Surabaya 2010 akan mempertandingkan kelas junior mulai usia 10, 12, 14, 16 dan 18 tahun

Senin, 23 Agustus 2010

Training Camp lanjutan khusus 10 tahun dan 12 tahun

RemajaTenis, 23 Agustus 2010. Kegiatan yang cukup menarik perhatian setelah Lebaran adalah kembalinya pelatih ITF Suresh Menon untuk mengevaluasi petenis yunior khususnya kelompok umur 10 tahun dan 12 tahun, sebagai tindak lanjut kegiatan training camp beberapa bulan lalu di Jakarta. Hal ini dikemukakan oleh Suresh Menon melalui email kepada August Ferry Raturandang setelah berdiskusi dengan Ketua Umum PP Pelti Martina Widjaja disela sela Youth Olympic Games di Singapore.

Beberapa bulan silam kegiatan ini dilakukan oleh PP Pelti dengan mengundang pelatih ITF asal Malaysia didampingi pelatih fisik asal Australia. Diundang 20 petenis cilik yang dipilih dari Dompu (NTB), Palu (Sulteng), Makassar, Balikpapan, Palangka Raya, Banjarmasin, Semarang, Pati, Bandung dan Jakarta. Kemudian dari 20 peserta ini disaring menjadi 9 petenis yang dilanjutkan latihan dilakukannya.

Untuk mendatang seperti yang dikemukakan 9 petenis yang sudah lulus seleksi beberapa bulan lalu akan diundang kembali dan digabung dengan muka muka baru lagi yang akan dipilih oleh Suresh sendiri melalui kegiatan kompetisi. Tetapi sesuai email Suresh disebutkan 9 petenis yang lalu juga akan diikut sertakan dalam suatu kegiatan turnamen tanggal 17-19 September bersama sama calon calon lainnya. Alasannya untuk mengevaluasi kembali selama beberapa bulan ini hasilnya. Jika tidak ada peningkatan dan bahkan penurunan maka tidak dimasukkan dalam camp yang dimulai 20-29 September 2010. Untuk itu diharapkan petenis cilik dari seluruh Nusantara bisa mengikutinya. August Ferry Raturandang sendiri akan membantu dengan selenggarakan turnamen khusus KU 10 tahun dan 12 tahun pada tanggal 17-19 September 2010 di Kemayoran, dengan label Piala Ferry Raturandang .
Training camp mulai 20-29 September 2010 di Ragunan, tempat kediaman Ketua Umum PP Pelti Martina Widjaja.

UFO seri 1 digelar di Surabaya

RemajaTenis, 23 Agustus 2010. Setelah Lebaran, aktivits tenis tidak berhenti. Khususnya turnamen nasional yunior diselenggarakan di Surabaya, tepatnya dilapangan tenis Brawijaya pada tanggal 24-26 September 2010.
Turnamen nasional yunior itu berlabel UFO seri 1 mempertandingkan kelompok umur 12 tahun, 14 tahun, 16 tahun dan 16 tahun.
Hal ini dikemukakan oleh Direktur Turnamen Bonit Wiryawan kepada RemajaTenis hari ini pertelpon.
Akhir tahun 2010, UFO akan digelar 3 seri. Bonit telah melaporkan keinginan ini ke PP Pelti, dan Johannes Susanto ketua Bidang Pertandingan PP Pelti menyambut baik kehadiran TDP Nasional UFO ini, karena tahun lalu sudah berhasil mengelar turnamen sejenis di Surabaya.
Sebenarnya sudah dijadwalkan seri keduanya tanggal 29-31 Oktober 2010 tetapi waktu tersebut bertepatan dengan Pekan Olahraga Tenis di Jakarta, sehingga atas anjuran PP Pelti agar tidak berbenturan waktunya." Kami akan atur waktu yang lain." ujarnya.

Bakrie di Jogja
Berita dari Jogja, turnamen nasional yunior Bakrie digelar dikota Gudeg Jogjakarta pada tanggal 4 - 10 Oktober 2010 diselenggarakan oleh Bakrie bekerjasama dengan Pengkot Pelti Jogjakarta. Hal ini disampaikan oleh pelaksana TDP Bakrie Tony Sangitan kepada RemajaTenis. Untuk tahun 2010 Bakrie sudah selenggarakan dua seri sebelumnya di Pekalongan dan Jember di bulan Juli 2010, dan di Jogja memasuki seri ketiga. Direncanakan pula Masters Bakrie dibulan Oktober 2010 yang waktu yang tepat sedang dirundingkan dengan PP Pelti.

BNTP kirim 3 atlet ke Korea

RemajaTenis, 23 Agustus 2010. Salah klub terkenal di Jakarta akan mengirimkan petenis yunior ikuti salah satu turnamen internasional diluar negeri. Klub tersebut asuhan pelatih Bunge Nahor dengan label BNTP (Bunge Nahor Tennis Program) termasuk klub yang aktif kirimkan atletnya keluar negeri.
Dengan anak asuh Ilham Bimo nurjadin, Shamira Azzahra dan Joel William Ivander Suhendi ketiga petenis yunior ini akan ikuti ATF 14 & Under series di Korea pada tanggal 18-28 oktober 2010.
Hal ini dikemukakan oleh pelatih Luciana Lolong Nahor yang akan ikut mendampinginya selama tur tersebut.
"Kami beri kesempatan ikuti turnamen internasional agar bisa meningkatkan prestasinya." ujar Luciana kepada RemajaTenis.
Diakuinya pula tanpa ikuti turnamen atlet tenis sulit bisa berkembang dengan cepat. Dikatakan pula saat ini banyak kegiatan diluar negeri aktip diikutinya khusus kelompok umur 14 tahun

Sabtu, 21 Agustus 2010

Pelti Jatim Menjaring Pelatih

RemajaTenis, 21 Agustus 2010. Menghadai Pekan Olahraga Tenis yang diselenggarakan oleh PP Pelti diakhir Oktober 2010, Pengprov Pelti Jawa Timur sudah mulai menjaring atlit aupu pelatihnya. Tejaring dua nama pelatih menjadi kandidat utama, yakni Faizal dan Bonit Wiryawan.

Masuknya nama Bonit cukup mengejutkan. Sebab ini adalah pengalaman pertama mantan petenis andalan Jatim setelah mengakhiri karier sebagai petenis tahun 2008 silam. Meski tergolong muda, banyak kalangan berkomentar positif mengenai kualitas Bonit.

Sekretaris Pengprov Pelti Jatim, Irmantara Subagio mengakui Bonit layak menjadi pelatih tim Puslatda. Apalagi saat ini Bonit menangani tim pelatnas putra proyeksi SEA Games 2011. "Kita sudah melakukan inventaris baik pelatih maupun atlet," kata Irmantara.

Sebetulnya nama Faizal sudah lama memoles tim tenis Jatim, baik putra maupun putri. Hanya saja prestasinya tidak terlalu bersinar. "Memang beliau tidak otomatis memegang. Kita baru melakukan inventaris nama-nama pelatih," sambung pria yang akrab disapa Ibag ini.

Sejalan dengan itu, Pengprov Pelti Jatim berencana melakukan gerak cepat untuk memanggil atlet-atlet berusia di bawah 19 tahun. Nantinya dari seluruh nama yang masuk, akan diseleksi hingga mengerucut menjadi delapan atlet, terdiri dari empat petenis putra dan empat putri.

Adapun sejumlah petenis yang sudah terjaring di antaranya Al Humayra Dorida (Surabaya), Meutia Sabrina (Gresik), Weny P (Jember), Sisca Budi (Blitar). Dua petenis putra Ragunan sudah pasti terpanggil, serta Mario Aji (Sidoarjo) dan Prisca Titan (Kediri). Selain itu masih ada M.Arsela (Sidoarjo), Indra Utomo (Surabaya) yang juga memiliki peluang ikut seleksi.

Kamis, 19 Agustus 2010

ATF/ITF High-Peformance Evaluation Camp di Bangkok

RemajaTenis, 20 Agustus 2010. Asia memiliki banyak petenis yunior berbakat , terlihat dari ITF Junior World Ranking dalam 25 tahun terakhir. Tingkat kesuksesan dari petenis yunior ini menjadikan masa transisi ketingkat lebih tinggi di professional turnamen ternyata tidak terlalu bagus hasilnya. Terlepas dari kesalahan yang ada dari tahun tahun sebelumnya , maka diperlukan evaluasi petenis putra Asia dapat menjadikan peringkat lebih tinggi dan berbicara ditingkat dunia.

Maka dari itu ATF (Asian Tennis Federation) merencanakan tennis camp atau dikenal dengan ATF/ITF High-Performance Evaluation Camp untuk petenis usia mulai dari usia 13 – 20 tahun di Bangkok yang dibagi jadi dua yaitu usia 13-16 tahun dan 17 – 20 tahun. Tempat yang akan digunakan adalah Lawn Tennis Association of Thailand (LTAT) National Training Center yang letaknya diutara kota Bangkok. LTAT National Training Center ini memiliki 11 lapangan dilengkapi dengan tempat kebugaran (Gym). Waktu pelaksanaan adalagh 14 Nop – 8 Desember 2010. Rencana untuk usia 13 – 16 tahun mulai 14 Nopember – 26 Nopember 2010 kemudian dilanjutkan untuk usia 17-20 tahun.

Pelatih yang akan menangani adalah Doug MacCurdy , High-performance Director yang sebelumnya menangani pengembangan tenis di China dan telah dikontrak di Thailand selama satu tahun. Dulu pernah duduk sebagai ITF Director of Development dan juga pernah sebagai Direktur di United States Tennis Association.
Dibantu juga oleh pelatih Gustavo Luza, yang pernah menjadi Direktur di Tenis Argentina dan kapten tim Davis Cup Argentina. Pelatih lainnya adalah Alex Cuellar, director of Fitness di Tenisval & Alvarino di Valencia Spanyol.
Program ini didukung oleh ITF(International Tennis Federation), IOC (International Olympic Committee) dan juga LTAT.
Khusus kelompok umur 13 – 16 tahun akan dibantu juga pelatih ITF Suresh Menon dan beberapa pelatih Thailand.
Mengingat pelatih asing yang digunakan maka kemampuan berkomunikasi dengan bahasa Inggris sangat menentukan bagi petenis yang ingin ikut dalam camp tersebut. Sampai saat ini PP Pelti belum menentukan atlet yang akan dikirimkan karena setiap negara hanya boleh mengirimkan 2 atlet saja, dan nanti diseleksi oleh ATF berdasarkan kriteria aktivitas di tenis Asia maupun Dunia.

Rabu, 18 Agustus 2010

ATF Jubilee School Asian 14 U Champs di Nopember 2010

RemajaTenis, 17 Agustus 2010. Berita terakhir tentang ATF 14 U series di Jakarta ada perubahan waktu pelaksanaan yaitu tanggl 2-6 Nopember 2010. Hal ini dikemukakan oleh Wakil sekjen PP Pelti August Ferry Raturandang kepada RemajaTenis.

Langsung waktu pelaksanaan ini dimasukkan kedalam situs resmi Asian Tennis Federation (ATF).
Turnamen ini mendapatkan dukungan dari Jubilee School sebagai bentuk kepeduliannya terhaap pertenisan Indonesia seperti tahun tahun sebelumnya. Sehingga rencana judulpun berubah menjadi ATF Jubilee School Asian 14 U Champs 2010.
Turnamen yang khusus untuk kelompok umur 14 tahun ini merupakan kegiatan rutin dari ATF, di tahun 2010 ini beberapa petenis Indonesia aktip ikuti kegiatan ini di Malaysia, India, Korea dll.

Minggu, 15 Agustus 2010

Youth Olympic Games: Grace Sari Gagal


RemajaTenis,15 Agustus 2010. Petenis andalan Indonesia di ajang Youth Olympic Games 2010 di Singapore, Grace Sari Ysidora gagal melaju kebabak kedua setelah dikalahkan oleh petenis asal Ceko Dennisa Allertova dalam 2 set lansgung 63 62.Pertandingan ini berlangsung di lapangan tenis Kellang Singapore. Petenis Indonesia belum bisa menunjukan prestasinya karena begitu ketatnya persaingan tenis dunia sehingga kesempatan bagi Grace untuk mengasah keterampilannya masih belum berhasil menmbus dominasi Eropa.

Setelah gagal di tunggal, Grace masih ada kesempatan bertanding di ganda putri berpasangan dengan petenis Thailand Khumkhum.
Pertandingan yang diimulai hari ini 15 - 28 Agustus diikuti 64 putra dan 64 putri dari 39 negera diseluruh dunia ini.

Harapan tuan rumah Singapore Stephanie Tan ikut bersama Grace gagal melaju kebabak kedua setelah dikalahkan oleh Daria Gavrilova asal Russia 62 63. walaupun dukungan penonton belum bisa mengangkat prestasi petenis tuan rumah.

“ Saya terpanggil dengan dukungan penonton yang mendukung saya. Saya banga terpilih ikut Youth Olympic Games " kata Stephanie .

Gavrilova akan berhadapan dengan unggulan utama Elina Svitolina asal Ukraina dibabak kedua setelah Elina mengalahkan petenis Germany Anna-Lena Friedsam 62 46 61

Jumat, 13 Agustus 2010

Tenis Youth Olympic Games Telah diundi


RemajaTenis,13 Agustus 2010. Undian Youth Olympic Games telah dilaksanakan hari ini di Singapore. Petenis Hungaria Marton Fucsovics sebagai unggulan 1 dan ketemu petenis andalan Inggris Oliver Golding. Kedua petenis ini pernah mencapai hasil bagus di wimbledon Junior lalu. Fucosovic mengalahkan Benjamin Mitchell difinal dan keluar sebagai juara wimbledon Junior. Sedangkan Golding kalah disemifinal melawan petenis Australia.

Di putri, petenis Ukraina Elina Svitolina dan Monica Puig asal peru merupakan unggulan 1 dan 2, sedangkan petenis tuan rumah Stephanie Tan akan ketemu Daria Gavrilova. Satu satunya petenis Indonesia Grace Sari Ysidora ketemu Denis Allertova .

Youth Olympic Games yang pertama kali diselengarakan mempertandingkan cabang olahraga tenis diikuti 64 putra dan 64 putri. Pertandingan dimulai 15 Agustus mendatang sampai dengan 26 Agustus 2010 di Kallang Tennis Centre Singapore.

Youth Olympic Games 2010 yang mempertandingkan cabang tenis diikuti oleh 39 negara dengan 32 putra dan 32 putri yang akan bertanding di Singapore.

Perhelatan Youth Olympic Games 2010 mulai 14-26 August, akan diikuti 5.000 atlet dan ofisial dari 205 negara. Peserta berusia antara 14 - 18 tahun akan bertanding di 26 cabang olahraga termasuk tenis.

ATF 14 U series di Jakarta

RemajaTenis,13 Agustus 2010. Kesempatan diberikan untuk petenis usia dibawah 14 tahun merasakan kompetisi internasional dinegeri sendir bisa terealiser. Karena direncanakan oleh Asian Tennis Federation (ATF), Indonesia sebagai tuan rumah salah satu seri KU 14 tahun pada tanggal 8-13 Nopember 2010 di Kemayoran Jakarta. Turnamen ini yang akan mendapat dukungan dari Jubilee School yang setiap tahun tidak pernah absen selaku sponsor tetap tenis Indonesia sehingga judulnya nanti menjadi ATF Jubilee School Asian Champs 2010.

Konfirmasi waktu pelaksanaan kegiatan ini didapat dari Wakil Sekjen PP Pelti August Ferry Raturandang yang telah berhubungan langsung dengan Ajay Pathak Director ATF di Manila, sehingga kekuatiran pelaksanaannya tidak perlu dikuatirkan. Beberapa hari lalu August Ferry Raturandang mendapatkan tilpon dari salah satu pelatih yang menanyakan masalah jadi tidaknya kegiatan ATF 14 U series ini di Jakarta, karena sampai hari ini belum keluar diwebsite ATF.
"Kami akan kirim secepatnya factsheetnya ke ATF sehingga segera diterbitkan di webste ATF." ujar AF Raturandang kepada RemajaTenis.

RemajaTenis di Sampit
Ada keinginan pengembangan turnamen keluar daerah akan terealiser setelah ada penjajagan dengan pihak tuan rumah. Hal ini dikemukakan oleh ahayu MH kepada RemajaTenis. " Kami sudah kontak salah satu rekan tenis di Sampit yang bersedia kota Samit selaku tuan rumah Turnamen nasional RemajaTenis. Direncanakan tanggal 30 Sept-3 Oktober 2010." ujarnya. Tetapi selanjutnya masih tunggu konfirmasi akhir beberapa hari lagi.

Kamis, 12 Agustus 2010

Peserta Seleknas Junior 2011 hanya 8

RemajaTenis,13 Agustus 2010. Sebagaimana biasanya setiap tahun PP PELTI mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan dunia KU 14 tahun (Junior World Tennis) dan KU 16 th (Kunior Davis Cup dan Junior Fed Cup) yang belum ditentukan tempatnya, maka hasil pertemuan PP Pelti yang dihadiri oleh Ketua Bidang Pembinaan Junior Danny Walla, Ketua Bidang Pembinaan Senior Diko Moerdono, Ketua Bidang Pertandingan Johannes Susanto, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Yunior Christian Budiman , Wakil Ketua Bidang Pertandingan Kent Widyasetiabudi dan Wakil Sekjen PP Pelti August Ferry Raturandang, menyatakan seleksi nasional tetap diikuti 8 petenis baik putra maupun putri dan akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem seperti tahun ini. Artinya tidak ada perubahan sistem, karena ada wacana sebelumnya perhitungan akan dilakukan dengan ditentukan hasil turnamen tertentu saja yang akan diperhitungkan sebagai bahan pemilihan. Hal ini dikemukakan oleh Wakil Ketua Bidang Pembinaan Junior Christian Budiman. Dikatakan pula peringkat terakhir yang akan digunakan didalam seleknas berikutnya.
Sedangkan waktu pelaksanaan masih belum ditentukan karena tergantung dari waktu pelaksanaan kejuaraan dunia junior tersebut yang sampai saat ini belum ditentukan oleh ITF.

Disetiap pelaksanaan seleksi nasional Ketua Bidang Pembinaan Yunior PP Pelti selaku penanggung jawab atas seleknas tersebut sering dibuat pusing oleh keinginan para orangtua agar putra dan putrinya bisa ikut seleknas tersebut, sedangkan kemampuannya belum memuaskan petinggi Pelti sendiri.
Selama ini dikatakan yang sering buat ribut justru yang mempunyai peringkat 6-10 , terutama yang di peringkat 8-10 yang begitu kencang protes kepada PP Pelti agar putranya bisa ikut seleknas. Setelah ikut seleksi ternyata hasilnya tidak memuaskan atau tidak terpilih, dan kalahnya sangat menyedihkan sekali.
Memang ada kebanggaan bagi orangtua jika putra dan putrinya bisa terpilih dalam seleknas sebelum terpilih mewakili negara. Tetapi kualitas permainannya masih belum memuaskan petinggi Pelti. Inilah pekerjaan rumah setiap insan tenis agar bisa meningkatkan kualitas petenis yunior agar bisa berbicara ditingkat internasional.