Jakarta, 3 Desember 2018. Mengakhiri tahun 2018, kegiatan RemajaTenis tetap konsisten dalam menunjang salah satu program Persatuan Tenis seluruh Indonesia. Berbagai cobaan dalam setahun ini, pelaksana RemajaTenis tetap masih bisa bertahan berkat dukungan masyarakat tenis di Indonesia. Berbagai cemohanpun datang silih berganti, bukan hanya terhadap RemajaTenis tetapi melanda juga kepada penyelenggara turnamen yang diakui Pelti ini dengan konsep yang sama. Masalah ini seharusnya bisa dibantu atau didukung dengan baik oleh rekan rekan petinggi diinduk organisasi tenis Indonesia. Bukan sebaliknya yang memojokkan arti keberadan kegiatan turnamen yang sekonsep dengan RemajaTenis. Hal ini terjadi diawal Nopember 2018 muncul kekecewaan datang dari masyarakat tenis ketika menerima undangan yang dianggap kurang transparan. Kekecewaan bukan hanya jatuh ketangan para orangtua dan pelatih tetapi juga melanda rekan rekan pelaksana TDP 3 hari tersebut. Akibatnya tentu saja akan merugikan pertenisan Indonesia sendiri. tetapi jika hal ini disadari berul oleh pemangku kekuasaan di Tanah Air khususnya tenis Indonesia maka masalah tersbut bisa diatasi dengan baik.
" Kami tetap konsisten dalam menjalankan RemajaTenis. Gelombang godaan sudah datang sejak pertama kali diperkenalkan tetapi kenyataannya RemajaTenis masih bisa konsisten.
" ujar August Ferry Raturandang yang selaku penggagas kegiatan RemajaTenis sejak 2009 di Jakarta.









