Sabtu, 12 Juni 2010

Shamira Juara , Ilham dan Joel tumbang


RemajaTenis, 12 Juni 2010. Petenis cilik asal Jakarta kelahiran 28 Agustus 1999 telah berhasil buat kejutan dengan keluar sebagai juara tunggal putri kelompok umur 14 tahun Turnamen Nasional Tenis Remaja Khatulistiwa Bangkit 2010 di lapangan tenis Sutera Pontianak.
Difinal dengan disaksikan oleh August Ferry Raturandang Waki Sekjen PP Pelti Shamira berhasil mengalahkan petenis Sanggau Juwariyah dalam 2 set yang menegangkan.
Diset pertama dari game pertama sampai keempat masing masing kehilangan servis sehingga angka menjadi 2-2. Sejak games kelima Shamira mulai menemukan permainannya sehingga tidak memberikan kesempatan Juwariyah untuk menambah angkanya. Dan set pertama menjadi milik Shamira 6-2.
Diset kedua Shamira masih bermain dengan pola keras sejak awal sehingga memimpin 5-2. Games kedelapan set kedua disaat Shamira pegang servis kena break sehingga angka bertambah untuk Juwariyah 3-5. Ternyata Juwariyah memegang servis, Shamira mengalami kesulitan sehingga games kesembilan menjadi milik Juwariyah. Dan angkapun bisa dikejar Juwariyah menjadi 4-5. Digames kesepuluh Shamria servis terjadi kejar mengejar angka akibat terlalu bernafsu Shamira sehingga banyak buat kesalahan sendiri dan terjadilah deuce sampai tujuh kali dan saat keuntungan bagi Shamira maka match point bagi Shamira dan pukulan Shamira tidak bisa dikembalikan lawannya dengan baik, dan set kedua milik Shamira. Beban ingin menghabisi pertandingan sehingga Shamira sering buat kesalahan sendiri, dan saking kesalnya mulai membuang raket.

"Saya terlalu bernafsu disaat sudah unggul 5-2. Ingin cepat cepat menyelesaikan pertandingannya. Tapi saya senang bisa juara di Pontianak." ujar Shamira setelah menerima piala dari August Ferry Raturandang yang juga selaku pemekarsa turnamen nasional tenis Khatulistiwa Bangkit 2010.
Sebagai semifinalis adalah Trie Rizki Pahlamida dari Pontianak yang sebelumnya di semifinal kalah dari Juwairiyah 16 46 dan Tia Sagita Putri dari Ketapang disemifinal kalah dari Shamira 36 75 2-10.
Rekan rekannya dari Jakarta hari ini di semifinal tunggal kelompok 14 tahun kalah disemifinal yaitu Ilham Nurjadin kalah dari petenis andalan Kalimantan Barat Rudiansyah (Mempawah) 64 26 (6-10) dan juga petenis asal Bandung unggulan 2 Joel William Ivander tumbang dari petenis tuan rumah 26 26.
Dengan disaksikan pelathnya Bunge Nahor Ilham mulai mendapatkan perlawanan sejak set pertama tetapi Ilham justru unggul 64. Diset kedua Ilham mulai kehilangan kendali dan kalah 26. Dset penentuan dengan tie break sebenarnya Ilham sudah unggul 5-3, tetapi lagi lagi Ilham banyak buat kesalahan akibat lelah sehingga lawannya bisa menyamakan 5-5 dan Ilham hanya kebagian satu pin dan Rudiansyah menutup set ketiga setelah bola forehand drive Ilham keluar dibelakan baseline.

Turnamen nasional tenis Remaja Khatulistiwa Bangkit 2010 berlangsung sejak 11-13 Juni 2010 merupakan salah satu kegiatan didalam kalender Turnamen Pelti. Remaja Khatulistiwa Bangkit mempertandingkan kelompok umur 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun, 16 tahun dan 18 tahun diikuti petenis dari Jakarta, Depok, Bandung, Singapore, Pontianak, Mempawah, singkawang, Sambas, Ketapang, Sanggau.

Piala Thamrin Siap digelar di Kelapa Gading

RemajaTenis,12 Juni 2010 . Setelah sukses menggelar turnamen tenis nasional Piala Gubernur DKI April lalu, Pengprov Pelti DKI Jakarta kembali akan disibukkan dengan even yang sama. Kali ini tingkatannya lebih luas, yaitu level internasional bertajuk Turnamen Tenis Junior Internasional Thamrin Cup 2010. Even yang akan digelar 14 – 20 Juni 2010 di Lapangan tenis Klub Kelapa Gading Jakarta Utara ini akan diikuti oleh 18 negara.

Berdasarkan daftar peserta yang masuk (acceptance list) terdapat 150-an peserta yang berasal dari Indonesia, China Taipei, Thailand, India, China, Australia, Jepang, New Zealand, Philipina, Malaysia, Singapura, Korea, Denmark, Irlandia, Portugal, Perancis, Amerika Serikat dan Rusia. Jumlah negara peserta setingkat lebih baik dibanding tahun lalu yang diikuti oleh 17 negara.

“Dari jumlah peserta memamang menurun, tapi dari jumlah negara mengalami peningkatan. Tahun lalu diikuti 176 peserta dari 17 negara. Malah awalnya yang mendaftar ada 22 negara, namun siring dengan waktu pendaftaran yang masih berjalan menyusut karena ada peserta dari negara lain yang mengundurkan diri (withdrawals), yaitu Bulgaria, Netherland, Inggris dan Serbia,” kata Direktur Turnamen Mustafa Masyhur.

Namun Mustafa menambahkan bahwa jumlah tersebut bisa berubah hingga sign-in yang akan dilaksanakan Sabtu, 12 Juni 2010 (babak kualifikasi) dan Senin, 14 Juni 2010 (Babak Utama). “Kita baru bisa mengetahui jumlah sebenarnya pada saat last minute, yaitu pada saat sign-in,” tambah Mustafa.

Dari jumlah peserta yang mendaftar, peluang buat junior Indonesia cukup besar karena cukup banyak pemain Indonesia, baik putra maupun putri yang masuk dalam daftar peserta 10 besar babak utama. Diantaranya adalah Ega Uneputty (461 ITF), Jason Joy Alexander (637 ITF), Indra Wijaya (786 ITF), Bella Destriana (290 ITF), Nadya Syarifah (330 ITF), Nadia Ravita (435 ITF), Cynthia Melita (440 ITF) dan Voni Darlina (494 ITF).

“Kalau tahun lalu pemain Indonesia gagal merebut gelar, tahun ini kita harapkan bisa mencuri gelar. Dan saya nilai tahun ini kualitas pesertanya lebih bagus,” tutur Sekretaris Umum Pengprov Pelti Imam Supardi, SE, M.Si.

Selain mempertandingkan kelompok internasional, even ini juga akan menggelar kelompok nasional usia 12, 14 dan 16 tahun yang akan digelar di lapangan tenis GOR Rawamangun, Jakarta Timur. **

Jumat, 11 Juni 2010

Petenis Tamu masih berjaya


RemajaTenis,11 Juni 2010. Dihari pertama Turnamen RemajaKhatulistiwa Bangkit di lapangan tenis Sutera Pontianak, petenis tamu belum terkalahkan. Petenis dari Jakarta dibawah asuhan pelatih Bunge Nahor yang hadir di Pontianak, Shamira Azzahra masuk semifinal tunggal kelompok 14 tahun putri setelah mengalahkan petenis asal Ketapang (Kalbar) 61 63. Sedangkan rekan rekannya dari BNTP ini masih belum bertanding karena mendapatkan bye. Petenis asal Depok (Jabar) Alfian Edgar Tjandra dikelompok 10 tahun putra berhasil mengalahkan Muhama Naufal Muftadi 85 dan mengalahkan Yumna Aufa Rafli 83.
Petenis Singapore Muhammad Ersan Taif Zohri mengalahkan Rommy asal Pontianak 86.

RemajaKhatulistiwa Bangkit telah menerapkan pemakaian bola khusus (75%) di kelompok 10 tahun baik putra dan putri. "Ini yang pertama kali kami terapkan di TDP sesuai anjuran PP Pelti." ujar Referee Pelti Eko Supriatna kepada RemajaTenis.

Ternyata penggunaan bola khusus ini memakan waktu cukup lama bagi suatu pertandingan, sehingga terlihat atlet yunior usia 10 tahun bisa menikmati pertandingan dengan benar.
PP Pelti telah membuat edaran keseluruh masyarakat agar latihan maupun pertandingan KU 10 tahun menggunakan bola khusus dimana tekanan bola 75%.

RemajaKhatulistiwa Bangkit malam ini terhenti karena lampu tiba tiba mati sehingga ditunda esok harinya.

Kamis, 10 Juni 2010

Remaja Khatulistiwa Bangkit resmi dibuka Ketua Pengprov Pelti Kalibar


RemajaTenis,11 Juni 2010. Remaja Khatulistiwa Bangkit 2010 telah dibuka dengan resmi oleh Chairil effendi Ketua Pengprov Pelti Kalimantan Barat di lapangan tenis Sutera Pontianak. Turnamen yang masuk kedalam turnamen diakui Pelti ini merupakan turnamen yang pertama menerapkan aturan baru khusus kelompok umur 10 tahun. Hal ini dikemukakan oleh penggagas RemajaTenis August Ferry Raturandang yang juga Wakil Sekjen PP Pelti.

Dalam sambutannya Chairil Effendi yang juga Rektor Untan (Universitas Tanjung Pura) menyampaikan terima kasih banyak kepada AFR karena bersedia menyelenggarakan turnamen Remaja Tenis di Pontianak. " Kepada Pak Ferry Raturandang kami ucapkan terima kasih banyak karena telah berseia selenggarakan TDP di Pontianak." ujarnya dalam samnutan pembukaan.

Remaja Khatulistiwa Bangkit ini telah terdaftar 76 petenis yang mayoritas datang dari Kabupaten dan Kotamadya di Provinsi Kalimantan Barat. Disamping itu pula ikut serta petenis dari Jakarta, Depok , Bandung dan Singapore ikut meramaikan turnamen ini.
"Mereka ini mencari kompetisi yang ada poin untuk peringkat nasionalnya." ujar Chairil Effendi kepada sejumlah artawan yang hadir.

Remaja Khatulstiwa Bangkit 2010 berlangsung mulai 11-13 Juni 2010 di lapangan tenis Sutera Pontianak. Dari Pontianak, August Ferry Raturandang menyampaikan kepastian Remaja Suzuki Cup digelar di Banjarmasin tanggal 27-30 Juni 2010 di lapangan tenis Dharma Praja dan lapangan tenis KOREM.

Rabu, 09 Juni 2010

20 Besar Peringkat Nasional Pelti

RemajaTenis,9 Juni 2010. PP Pelti telah keluarkan PNP tanggal 1 Juni 2010. Petenis yang masuk 20 besar didalam peringkat nasional terdiri dari PNP Tunggal Putri kelompok 18 tahun terdiri dari 1-10 , Grace Sari ysidora, Aldila Sutjiadi, Chybtia Melita, Voni Darlina, Dina Karina, Bella Destriana, Efrilya Herlina, Nadya Syarifah, Nadia Frederika, Victoria Vanessa Gunawan. Dan 11-20 adalah Nadia Ravita, Tria Rizki Amalia, Kely Restiana Putri, Dwi Rahayu Fitri, Claire Cynthia Mulyadi, Woyla Waluyo, Prima Lestari, Nathania Ratih K, Idhun Safaati dan Isabella Kimberly.

Untuk PNP Putra kelompok 18 tahun terdiri dari, 1-10 adalah Ega Uneputty, Michael Christian, Jason Joey Wiranata, Jeremy Ryan Wiranata, Indra Wijaya, Wisnu Adi Nugroho, Jess David Wiranata, Gavin Pranata, Louis Theodor dan Adithya Ichsandi Haris. Untuk urutan nomor 11-20 adalah Rizki Bagus Saputra, Eky Hamzah, David Manoah Yosua, Daniel Manoah Yoshua, M.Rizki Widianto, Irfan Dwi Nurfianto, Iben Zulkarnaen, Muhamad Arsela, Reynaldi Prasetyo dan Arief Rahman.

PNP Putra Kelompok 16 tahun, urutan nomor 1-10 adalah M.Rizky Widianto, Ibrahim Unggulaga, Nur Adim Ramdani, Joshua Ginting, Fahmi Seff, M.Sani Wijaya, Arief Rahman, Mark Ginting dan Rexy Surya Baskoro. Urutan 11-20 adalah Irfandi Hendrawan, David Manoah Yosua, Fikri Hasbi, M.Ridho Prasojo, Jess David Wiranata, Deda Kresna Wijaya, Ramdani Khadafi, Dani Primanata, Ian Philibert dan M.Yusuf Siahaan.

PNP Putri Kelompok 16 tahun , nomor 1-10 adalah Evita Febri Hapsari, Prima Lestari, Anasthasia Jeany R, Sisca Budi M, Vanessa Gunawan, Tri Rizki Amalia, Vita Taher, Nadia Yahya, Hanemas Pangestu dan Poppy Herdiana. Untuk urutan 11-20 adalah Stephani M Tedja Abdi, Idhun Safaati, Laksmi Nuraningsih, Retno Octaviyani, Woyla Waluyo, Isabella Kimberly, Lauren Lang, Efrilia Herlina, Puspa Ratih dan Annisa Tulus W.

PNP Kelompok 14 tahun Putra terdiri dari urutan 1-10 adalah Armando Soemarno, Jeremy Nahor, Dimas Par Par, Bagas Pratama S, Raheta Riki Ardiansyah, Davin Hanggodo, Achmad Maulana B, Anggy Pradika dan Jeffry Wiranda. Untuk urutan 11-20 adalah Deggyandra Luhur, Mark Ginting, Fajar Surya Lintang, Faiz Utama Ridho, Tio Juliandi, Reza Wiratama, Rizky Nuzul Ramadhan Arthur Maruli Hutabarat, Ridho Hardeva dan Andhika Arafah.

PNP Kelompok 14 tahun putri terdiri dari nomor urut 1-10 adalah Agustin Palupi Pangestu, Idhun Safaati, Woyla Waluyo, Diandra Berliana, Allif Nafiah, Oktavia Ayu Dewi, Devi Hasan, Rifaliani Achir Putri, Tea Indhie S dan Suryaningsih. Sedangkan urutan 11-20 adalah Haruka Hirata, Rifanti Dwi Kahfiani,Tami Grande, Hanifah Nur Hasanah, Intan Rahma, Anisha Nanda YD, Deria Nurhaliza, Kharina Putri, Dyah Mustika Pratiwi dan Kamili Abriani.

Senin, 07 Juni 2010

Remajatenis Berkeinginan Buat Peringkat KU 10 dan 12 tahun


RemajaTenis,7 Juni 2010. Masalah Peringkat Nasional kelompok umur 10 tahun dan 12 tahun selama ini tidak ditangani oleh PP Pelti karena sesuai dengan TDP hanya mempertandingkan kelompok umur 14 tahun, 16 tahun dan 18 tahun dikelompok yuniornya. Sehingga ada inisiatip dari wasit membuat peringkat tersebut. Hanya yang menjadi pertanyaan adalah keabsahan peringkat tersebut yang dikonotasikan sebagai PNP (Peringkat Nasional Pelti)sehingga sering menimbulkan pertanyaan dikalangan masyarakat tenis. Dalam hal ini RemajaTenis pernah diusulkan membuat Peringkat sendiri dikelompok umur 10 tahun dan 12 tahun tetapi oleh Albert Ferdinand Raturandang ditolaknya, dikuatirkan akan menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat tenis sendiri. Disamping itu PNP KU 10 tahun dan 12 tahun dipublikasikan disitus lainnya bukan milik PP Pelti, maupun di Tabloid Tennis.

Inisiatip wasit membuat PNP sebenarnya untuk membantu rekan yang menjadi Referee TDP Nasional tersebut sehingga memudahkan pelaksanaan undiannya. Memang harus diakui kalau peringkat itu dibuat untuk memudahkan kerja dari Referee turnamen tenis.
Sehingga kontrol pelaksanaannya menjadi rancu. Ada beberapa pertanyaan dari petenis peserta RemajaTenis mengenai peringkatnya yang diumumkan pihak lainnya diluar Pelti. Setelah dicek masih banyak TDP Nas yunior yang belum dimasukkan.

Untuk mengatsi hal ini RemajaTenis mengusulkan kepada Albert Ferdinand Raturandang agar bisa dibantu dengan perhitungan Peringkat KU 10 dan 12 tahun. PP Pelti sendiri baru akan dihitung dan dibuatkan PNP KU 10 dan 12 tahun mulai awal tahun 2011 mendatang. " Ya, kita akan coba menghitung mulai TDP Nasional tahun 2010 saja." ujarnya

Petenis BNTP ikut Remaja Khatulistiwa Bangkit


RemajaTenis, 7 Juni 2010. Petenis anggota BNTP Jakarta asuhan pelatih Bunge Nahor telah menyatakan keikut sertaannya di TDP Nasional Remaja Khatulistiwa Bangkit 2010 yang berlangsung tanggal 11 - 13 Juni 2010 di lapangan tenis Sutera Pontianak Kalimantan Barat.
Keinginan Bunge Nahor yang sempat menjadi pelatih Kalbar beberapa tahun silam disampaikan kepada August Ferry Raturandang selaku pemekarsa RemajaTenis di Jakarta.
BNTP mengirimkan 6 petenis yaitu Jeremy Nahor, Shamira Azzahra, Kevin Herwindiyatama, Joel William Ivander, Ilham Nurjadi dan Iqbal Nurjadin.
Turnamen Remaja Khatulistiwa Bangkit ini diikuti oleh 77 petenis berasal dari Jakarta, Depok, Bandung, Singapore dan Kalimantan Barat.
August Ferry Raturandang akan hadir kembali ke lapangan Sutera yang dulu pernah diselenggarakan TDP Nasional Khatulistiwa Cup beberapa tahun silam yang sekarang sudah tidak berlangsung lagi.
Keinginan menaikkan potensi petenis Kalbar sehingga menghadapi PON XVIII tahun 2012 sudah tidak perlu lagi mengimport pemain dari luar Kalbar, membuat kehadiran RemajaTenis di Pontianak memang sangat dibutuhkan sekali. Hal ini diungkapkan pula oleh August Ferry Raturandang kepada rekan rekan di Pelti Kalimantan Barat yang sudah tidak asing lagi du bumi Khatulistiwa yang pernah bertugas id Kalimantan Barat era th 1972-1980. Bahkan pernah mengadakan eksibisi dengan membawa bintang tenis Lanny Kaligis Lumanau, Lita Soegiarto, Samudra Sangitan dan Alfred Raturandang.

RemajaTenis mulai melebarkan sayapnya dibumi Kalimantan dengan pelaksanaan TDP Nasional khusus yunior. Telah disiapkan pada tanggal 11-13 Juni 2010 di Pontianak kemudian tagll 27-30 Juni 2010 di Banjarmasin. Tidak ketinggalan pula kota Balikpapan pada tgl 23-25 Juli 2010.
Keinginan PP Pelti menerapkan anjuran ITF disetiap Turnamen yang mempertandingkan kelompo umur 10 tahun , menggunakan bola khusus, penerapannya akan dilakukan pertama kali di Pontianak. Bola sudah tersedia hari ini untuk digunakan untuk seluruh TDP Nasional lainnya. Kesempatan mencoba bola tersebut akan dilakukan pada hari Kamis 10 Juni 2010 di lapangan Sutera Pontianak sore harinya disaat sign-in dilakukan.

Disamping itu pula dari peserta asal Kalimantan Barat belum ada satupun yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Pelti, sehingga diberi kesempatan untuk mendaftarkan kembali petenis Kalbar dengan mengisi formulir pendaftaran KTA yang akan disediakan panitia Remaja Tenis di Pontianak. "Sebenarnya kami dulu pernah diminta oleh Pengprov Pelti Kalbar untuk mengisi formulir KTA dan realisasinya tidak ada." ujar Deddy pelatih asal Pontianak kepada August Ferry Raturandang. "Mungkin itu untuk data Pelti Kalimantan Barat." ujar Raturandang.

"Sebenarnya kami tertarik sekali di Palangka Raya yang memiliki kompleks lapangan tenis dalam satu lokasi tersedia 6 lapangan. Hanya kondisi lapangannya sangat riskan untuk turnamen nasional." ujarnya


DAFTAR PESERTA RemajaTenis di Pontianak:
1. Arief Ismail (Sanggau) KU 14 Pa
2. Juwairiyah D (Sanggau) KU 14 Pi
3. Saadah (Sanggau) KU 16 Pi
4. Indrajid Haryo Putra (PTK) KU 12 Pa
5. Jili (PTK) KU 10 Pa
6. Salwa (PTK) KU 10 Pi
7. Bella (PTK) KU 10 Pi
8. Shinta (PTK) KU 10 Pi
9. Ema (PTK) KU 10 Pi
10. Yana Ramadhan (PTK) KU 12 Pa
11. Fitri Yudha (PTK) KU 14 Pa
12. Herfan Tistanto (PTK) KU 14 Pa
13. Trie Rizky (PTK) KU 14 Pi
14. Widya Dwi Rahmi (PTK) KU 14 Pi
15. Indah W (PTK) KU 14 Pi
16. Indah N (PTK) KU 14 Pi
17. Parma Tigor (PTK) KU 16 Pa
18. Adhi Pradona Putra (PTK) KU 18 Pa
19. Yunus (PTK) KU 18 Pa
20. Dheo Agustian Saputra (Sambas) KU 18 Pa
21. Vira Nurullita (Sambas) KU 16 Pi
22. Fardi (Sambas) KU 16 Pa
23.Gerry Rinaldi (Sambas) KU 16 Pa
24. Safrizal (Sambas) KU 14 Pa
25. Egi Triananda (Sambas) KU 10 Pa
26. Nisaaul Muflihaturrahman (PTK) KU 12 Pi 16-06-99
27. Muhammad Naufal Muftadi (Sanggau)KU 10 Pa 19-06-01
28. Muhammad Erzan Taib Zohri(Singapore) KU 10 Pa 22-09-00
29. Fajar M Pramudia (Pontianak) 12-08-98 KU 12 Pa
30. Dwi Ajeng Safitri (Sintang) KU 10 Pi
31. Yumna Aufa Rafly (Sintang) KU 10 Pa
32. Erik Wijanarko (Sintang) KU 14 Pa
33. Indah Wulandari (Sintang) KU 16 Pi
34. Panji (Ketapang) KU 10 Pa
35. Fathur Ketapang) KU 12 Pa’
36. Jordy (Ketapang) Ku 16 Pa
37. Imam Muslim (Ketapang) 16 Pa
38. Rival (Ketapang) KU 16 Pa
39. Dimas (Ketapang) KU 14 Pa
40. Tia Sagita (Ketapang) KU 14 Pa
41. Nanda Novia (Ketapang) KU 14 Pi
42. Hasan Basri (Ketapang) KU 18 Pa
43. Aryo DK (Pontianak) KU 14 Pa
44. Arif B (Pontianak) KU 14 Pa
45. Manuel (Pontianak) KU 14 Pa
46. Amir (Pontianak) KU 12 Pa
47. Alia Rosa (Pontianak) KU 12 Pi
48. Sonia (Pontianak) KU 10 Pi
49. Rita (Singkawang) KU 16 Pi 10-09-94
50. Audy Rostiara (Singkawang) KU 16 Pi 24-06-95
51. Rosa (Singkawang) KU 14 Pi 24-10-97
52. Ajeng (Pontianak) KU 10 Pi
53. Widyarto Sentosa (Pontianak ) KU 10 Pa
54. Muhammad Lukman (Pontianak) KU 10 Pa
55. Ilham Wahyudi (Pontianak) KU 14 Pa
56. Fajri Rahman (Pontianak) KU 14 Pa
57. Dzulfiranda (Pontianak) KU 16 Pa
58. Alfian Edgar Tjandra (Depok) KU 10 Pa
59. Kevin Herwindaytama (DKI Jakarta) KU 16 Pa
60. Endo (Pontianak) ku 16 Pa
61. Gilang (Pontianak) KU 18 Pa
62. Jeremy Nahor (DKI Jakarta) KU 14 Pa
63. Rudiansyah (Pontianak) KU 14 Pa
64. Yoga Ardiansyah (Depok) KU 12 Pa
65. Deri Ardiansyah (Pontianak) KU 10 Pa
66. Shamira Azzahra (DKI) KU 14 Pi
67. Zulfikar (Pontianak) KU 16 Pa
68. Rommy (Pontianak) KU 10 Pa
69. Alexander Ramadhan (Sintang) KU 12 Pa
70. Bunaya Rizky Mahendra (Sintang) KU 12 Pa
71. Agra Viegi (Sintang) KU 12 Pa
72. Joel William Ivander (Bandung) KU 14 Pa
73. Ilham Nurjadin (DKI) KU 14 Pa
74. Iqabal Nurjadin (DKI) KU 12 Pa
75. Sheiva Nur Sabrina (Pontianak) KU 14 Pi
76. Albert Edgar Tjandra (Depok) KU 12 Pa
77. Andre Kurniawan (PTK)

Jumat, 04 Juni 2010

Youth National Training Camp telah berakhir


Remajatenis,5 Juni 2010. Youth National Training Camp telah berakhir hari ini di Ragunan rumah kediaman Ketua Umum PP Pelti Martina Widjaja. 9 petenis yang menjalani program ini adalah Rini Puspita Sari (Makassar), Indra Wahyu Anshori (Balikpapan), Moh. Reza Fakhrudin (Banjarmasin), Samantha JK Nanere (Bandung), Christain Alvin Edison (Bandung), Stefano Wirawan (Semarang), Emmanuel Patrick (Semarang), Patricia Imanuela (DKI), Shamira Azhara (DKI) yang telah mengkuti sejak tanggal 21 Mei - 5 Juni 2010 dengan bimbingan pelatih ITF Level-3 Suresh Menon yang juga ITF Development Officer for Asia.

Menurut keinginan orangtua yang mengikutinya, agar latihan seperti ini bisa lebih panjang lagi tetapi karena keterbatasan waktu pelatih asing tersebut sehingga dijalankanya hanya dlam 2 minggu saja.
Selanjutnya hasil dari training camp ini akan diserahkan kepada PP Pelti sebagi tuan rumah program talent scoutingnya.
Menurut penanggung jawab training camp ini August Ferry Raturandang , untuk selanjutnya akan dipanggil setiap bulannya dihari Sabtu dan Minggu ke Jakarta untuk dilatih dan dipantau kemajuannya. Diperkirakan 4 bulan lagi akan diundang 20 petenis baru lagi mengikuti program seperti ini.

Suresh Menon didepan orangtua dan pelatih yang mendampingi atletnya, menyampaikan hasil evaluasi dari pelatihan ini dan beberapa hal disampaikan yang harus dilakukan pelatih masing masing petenis kedepan.
Disamping itu pula Suresh menyampaikan agar ke petenis usia 10 tahun kebawah tetap menggunakan bola khusus (75%) didalam latihan dan turnamennya selama tahun 2010. Petenis yang dianjurkan agar tetap berlatih dengan bola khusus adalah Samantha JK Nanere(Bandung), Rini Puspita Sari (Makassar), Stefano Wirawan (Semarang) dan Emmanuel Patrick (Semarang)

Turnamen KU 10 Tahun Wajib Gunakan Bola khusus

RemajaTenis,4 Juni 2010. PP Pelti akan sosialisasikan ketentuan baru masalah turnamen usia 10 tahun karena ITF sendiri sudah menyiapkan aturan baru masalah usia 10 tahun. Menurut Ketua Umum PP Pelti Martina Widjaja yang disampaikan melalui Wakil Sekjen PP Pelti August Ferry Raturandang, PP Pelti segera akan memberitahukan kepada pelaksana TDP Nasional yang mempertandingkan KU 10 tahun agar menggunakan bola khusus yang lebih kempes dibandingkan bola normal. "Saya sudah kirim SMS kerekan rekan pelaksana TDP Nasional seperti tegal, Bakrie masalah ini karena kedua turnamen ini mempertandingkan KU 10 tahun." ujar AF Raturandang.

Untuk menunjang program tersebut RemajaTenis akan mulai sosialisasikan di turnamen RemajaTenis di Pontianak dan kota kota lainnya. Memang setelah melihat Youth National Training Camp, terlihat jelas sesuai anjuran pelatih ITF Leve-3 asal Malaysia yang juga ITF Development Officer for Asia, perbedaan permainan petenis usia dibawah 10 tahun dengan gunakan bola normal dibandingkan bola khusus. Petenis bisa lakukan reli reli panjang sampai dua puluh kali. Akibatnya permainan jadi lama dan melelahkan bagi petenis tersebut. "Tetapi justru dengan bisa lakukan reli reli ini akan segera menimbulkan taktik secara otomatis datang dari petenis sendiri." ujar AF Raturandang.

Disamping itu PP Pelti mulai tahun 2011 akan memperkenalkan PNP KU 10 tahun dan 12 tahun sehingga secara resmi dikeluarkan oleh PP Pelti. Tidak seperti saat ini dimana pihak diluar PP Pelti telah menerbitkan peringkat dengan menggunakan label PNP (Peringkat Nasional Pelti). Sehingga perkembangan petenis KU 10 tahun bisa dimonitor dengan baik sesuai dengan adanya Youth National Training Camp.

Kamis, 03 Juni 2010

Emmanuel Patrick berulang tahun ke 10


RemajaTenis,3 Juni 2010. Kegembiraan petenis yunior didalam Youth National Training Camp bertambah dengan Hari Ulang Tahun salah satu pesertanya asal Semarang yaitu Emmanuel Patrick yang tepat hari ini berulang tahun ke sepuluh. Pukul 11.30 selesai latihan yang diberikan langsung oleh pelatih ITF Level-3 Suresh Menon didampingi Hudani Fajri (ITF Level-2), Andrian Raturandang (ITF Level-1) dan Surya Wijaya Budi (ITF Level-1), langsung Patrick diserbu teman temannya untuk merayakan HUTnya ke 10.

Oleh pelatihnya Terry Sugiyati datang membawa kue HUTnya untuk dirayakan bersama. Setelah menyanyi sedikit kemudian kue diptong sendiri oleh emmanuel Patrick disaksikan teman temannya dan pelatih , orangtua rekan rekannya.
Kekompakan terlihat diantara peserta yang datang dari Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Bandung dan Jakarta, masing masing dengan gayanya memberikan kegembiraan diantara pelatih dan orangtua yang ikut menyaksikannya.

Youth National Training Camp telah berlangsung sejak 21 Mei dan akan berakhir sampai 5 Juni 2010 merupakan salah satu program talent scouting PP Pelti, dan direncanakan akan berlanjut ditahun 2010 dan 2011. Demikian menurut Wakil Sekjen PP Pelti August Ferry Raturandang.

Waktu istrahat tidak digunakan untuk istrahat tetapi justru petenis putra nyemplung dikolam renang. Dan hasil pemeriksaan laboratorium dan olahraga FIK UNJ didiskusikan dengan pelatih bersama Iwan H dari FIK UNJ. Dari hasil pemeriksaan ada 2 petenis dengan flat foot yang diharapkan agar berkonsultasi dengan dokter ahli bedah tulang (Orthopedi). Begitu pula ada yang HBnya rendah maupun termasuk anemia.
Semua laporan hasil Youth National Training Camp akan dikirimkan kepada Pengprov Pelti dimasing masing provinsi dari asal peserta.

Hasbunallah SPd,MPd pelatih asal Makassar yang setia mendampingi petenis Rini Puspita Sari menyampaikan kepuasannya atas pelatihan dalam training camp ini. Dengan serius mendengarkan penjelaan penjelasan yang diberikan oleh pelatih Suresh Menon yang memperbaiki teknik pukulan servis, voli dan backhand yang dianggap sangat lemah. "Rini harus ganti raketnya sesuai anjuran Suresh menon." ujar Hasbunallah

Rabu, 02 Juni 2010

Kunjungan Ketua Pengkot Balikpapan


RemajaTenis,2 Juni 2010. Youth National Training Camp mendapat kunjungan dari ketua Pengkot Pelti Balikpapan Susan Soebakti SH yang khusus mau melihat salah satu petenis asal Balikpapan Indra Wahyu Anshori sebagai peserta tahap kedua. Kunjungan Susan didampingi August Ferry Raturandang untuk mendengar langsung dari pelatih Suresh Menon maupun Robert Ballard tentang petenis Balikpapan yang tidak berhasil terpilih ke latihan tahap kedua, yaitu Nurul Lamria H dan Safitri yang telah kembali ke Balikpapan.

Langsung diperlihatkan laporan hasil tes masing masing atlet asal Balikpapan dimonitor laptop. Berbagai aspek diperlihatkan mulai dari tes fisik bermacam macam cara maupun tes kemampuan dari setiap petenis tersebut.
Menurut August Ferry Raturandang sebagai penanggung jawab Youth National Training Camp ini, latihan minggu kedua ini sudah menjurus kepada perbaikan masing masing atlet didalam penguasan teknik memukul bola, bukan hanya forehand, backhand dan voli tetapi juga diutamakan perbaikan servisnya yang mayoritas perlu perbaikan tekniknya.
Hanya sayangnya tidak diikuti oleh pelatihnya sehingga apa yang sudah diperbaiki tidak diketahui oleh pelatihnya. "Terpaksa kepada atletnya ditekankan agar tidak lupa atas kesalahan yang sduah diperbaikinya langsung. Dan terlihat jelas perbaikannya langsung." ujar August Ferry Raturandang yang dengan setia memantau kegiatan ini dari pagi sampai petang. Menurutnya ada pandangan miring terhadap kegiatan ini bahkan sempat melarang anak asuhnya ikuti latihan minggu kedua, karena atletnya sudah pernah dilatih oleh pelaih kelas dunia. Sehingga merasa latihan yang diberikan oleh pelatih ITF Level-3 ini dengan kepala miring.
Menurut Raturandang, ada yang tidak diketahui oleh pelatih kita ini kalau training camp ini mau membedah kelemahan atlet usia 10 tahun dan 11 tahun yang tentunya pelatih dunia yang dimaksud tidak menguasainya, karena yang dikuasainya adalah petenis advance. "Ini bedanya, jangan terlalu bangga dengan nama besar pelatih dunia yang menangani petenis elit atau dunia, bukan petenis usia dini." Dikatakan pula ternyata atletnya yang pernah ditangani oleh pelatih dunia masih banyak yang diperbaiki secara dasar mulai dari forehand, backhand maupun servisnya."

Peserta training camp ini akan ditawarkan pula menjadi ballkids Davis Cup yang akan berlangsung tanggal 9-11 Juli 2010 di lapangan tenis Gelora Bung Karno senayan Jakarta. Akomodasi tetap dirumah Ketua Umum PP Pelti Martina Widjaja di Ragunan. Tetapi belum semua peserta training camp ini yang diberitahu rencana tersebut. Kesempatan melihat langsung petenis nasional berlaga melawan tim nasional Thailand.

Selasa, 01 Juni 2010

Individual treatment dilakukan ke setiap peserta


RemajaTenis 2 Juni 2010. Memasuki hari ketiga terlihat individual treatment dilakukan kepada masing masing peserta Youth National Training Camp yang berlangsung di Ragunan Tenis Club Jakarta. Tampak ikut membantu pelaksanaan mantan petenis nomer satu Indonesia yang sudah beralih profesi sebagai pelatih ITF Level-1 AnDrian Raturandang, Hudani Fajri dan Surya Wijaya Budi.
Kekurangan tehnik masing masing peserta langsung ditangani oleh pelatih Suresh Menon dibantu juga dengan pelatih fisik Robert Ballard dengan rekaman video untuk mengetahui kekurangan kekurangan setiap pemain.

Peserta dibagi dalam 2 kelompok sesuai dengan usianya masing masing yaitu Christian Alvin Edison (Bandung), Shamira Azzahra (DKI), Patricia Imanuela (DKI), Indra Wahyu Anshori (Balikpapan)dan Moh. Reza Fakhriadi (Banjarmasin). Kelompok lainnya terdiri dari Stefano Wirawan (Semarang), Emmanuel Patrick (Pati), Rini Puspita Sari (Makassar) dan Samantha Nanere (Bandung).
Pelaksanan latihan kelompok kedua dengan menggunakan bola khusus ( 75 %) sedangkan kelompok pertama menggunakan bola normal.

Terlihat kemampuan setiap atlet berbeda beda, termasuk kemampuan menerima pengetahuan yang diberikan pelatih didalam mengimplementasikan teori yang diberikan.
Mulai perbaikan stroke baik forehand maupun backhand dengan tidak melupakan voli maupun servisnya.

Beasiswa dari USA
Dari Negara Paman Sam atau Amerika serikat, RemajaTenis mendapatkan email penawaran beasiswa dari salah satu Universitas di Amerika yang membutuhkan atlet tenis. Sudah banyak petenis Indonesia yang melanjutkan studynya di Amerika Serikat dengan memnafaatkan kemampuan permainan tenisnya.

TDP Nasional Piala Walikota Surabaya Diundur
Pelaksanaan turnamen Piala Walikota surabaya yang direncanakan tanggal 7 - 13 Juni 2010 di Surabaya, ternyata diundiurkan seminggu waktunya. Hal ini disampaikan oleh direktur Turnamen Endah kepada RemajaTenis.

Senin, 31 Mei 2010

RemajaTenis di Pontianak siap digelar

RemajaTenis,31 Mei 2010. TDP Nasional RemajaTenis di Pontianak yang diselenggarakan tanggal 11-13 Juni 2010 sudah siap diselenggarakan di lapangan tenis Sutera Pontianak. Turnamen nasional kelompok umur 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun, 16 tahun dan 18 tahun ini akan diikuti petenis Kalbar, Singapore maupun Jakarta. sampai saat ini sudah terdaftar 71 petenis.
Dengan keberadaan RemajaTenis di Pontianak diharapkan membangkitkan tenis di Kalimantan belahan Barat ini. Sampai saat ini belum ada turnamen nasional atau dikenal dengan TDP (Turnamen Diakui Pelti) yang diselenggarakan di tahun 2010.
Masuknya RemajaTenis dibumi Khatulistiwa, memberikan peluang kembali kepetenis yunior di Kalimantan Barat.
Pengurus Provinsi Pelti Kalimantan Barat sangat mendukung keberadaan TDP ini di Pontianak.
Selain Pontianak di bulan Juni 2010, RemajaTenis akan digelar di Banjarmasin pada tanggal 27-30 Juni 2010, sedangkan di Manado ditunda setelah selesai PILKADA bulan Agustus 2010..

DAFTAR PESERTA RemajaTenis di Pontianak:
1. Arief Ismail (Sanggau) KU 14 Pa
2. Juwairiyah D (Sanggau) KU 14 Pi
3. Saadah (Sanggau) KU 16 Pi
4. Indrajid Haryo Putra (PTK) KU 12 Pa
5. Jili (PTK) KU 10 Pa
6. Salwa (PTK) KU 10 Pi
7. Bella (PTK) KU 10 Pi
8. Shinta (PTK) KU 10 Pi
9. Ema (PTK) KU 10 Pi
10. Yana Ramadhan (PTK) KU 12 Pa
11. Fitri Yudha (PTK) KU 14 Pa
12. Herfan Tistanto (PTK) KU 14 Pa
13. Trie Rizky (PTK) KU 14 Pi
14. Widya Dwi Rahmi (PTK) KU 14 Pi
15. Indah W (PTK) KU 14 Pi
16. Indah N (PTK) KU 14 Pi
17. Parma Tigor (PTK) KU 16 Pa
18. Adhi Pradona Putra (PTK) KU 18 Pa
19. Yunus (PTK) KU 18 Pa
20. Dheo Agustian Saputra (Sambas) KU 18 Pa
21. Vira Nurullita (Sambas) KU 16 Pi
22. Fardi (Sambas) KU 16 Pa
23.Gerry Rinaldi (Sambas) KU 16 Pa
24. Safrizal (Sambas) KU 14 Pa
25. Egi Triananda (Sambas) KU 10 Pa
26. Nisaaul Muflihaturrahman (PTK) KU 12 Pi 16-06-99
27. Muhammad Naufal Muftadi (Sanggau)KU 10 Pa 19-06-01
28. Muhammad Erzan Taib Zohri(Singapore) KU 10 Pa 22-09-00
29. Fajar M Pramudia (Pontianak) 12-08-98 KU 12 Pa
30. Dwi Ajeng Safitri (Sintang) KU 10 Pi
31. Yumna Aufa Rafly (Sintang) KU 10 Pa
32. Erik Wijanarko (Sintang) KU 14 Pa
33. Indah Wulandari (Sintang) KU 16 Pi
34. Panji (Ketapang) KU 10 Pa
35. Fathur Ketapang) KU 12 Pa’
36. Jordy (Ketapang) Ku 16 Pa
37. Imam Muslim (Ketapang) 16 Pa
38. Rival (Ketapang) KU 16 Pa
39. Dimas (Ketapang) KU 14 Pa
40. Tia Sagita (Ketapang) KU 14 Pa
41. Nanda Novia (Ketapang) KU 14 Pi
42. Hasan Basri (Ketapang) KU 18 Pa
43. Aryo DK (Pontianak) KU 14 Pa
44. Arif B (Pontianak) KU 14 Pa
45. Manuel (Pontianak) KU 14 Pa
46. Amir (Pontianak) KU 12 Pa
47. Alia Rosa (Pontianak) KU 12 Pi
48. Sonia (Pontianak) KU 10 Pi
49. Rita (Singkawang) KU 16 Pi 10-09-94
50. Audy Rostiara (Singkawang) KU 16 Pi 24-06-95
51. Rosa (Singkawang) KU 14 Pi 24-10-97
52. Ajeng (Pontianak) KU 10 Pi
53. Widyarto Sentosa (Pontianak ) KU 10 Pa
54. Muhammad Lukman (Pontianak) KU 10 Pa
55. Ilham Wahyudi (Pontianak) KU 14 Pa
56. Fajri Rahman (Pontianak) KU 14 Pa
57. Dzulfiranda (Pontianak) KU 16 Pa
58. Alfian Edgar Tjandra (Depok) KU 10 Pa
59. Kevin Herwindaytama (DKI Jakarta) KU 16 Pa
60. Endo (Pontianak) ku 16 Pa
61. Gilang (Pontianak) KU 18 Pa
62. Jeremy Nahor (DKI Jakarta) KU 14 Pa
63. Rudiansyah (Pontianak) KU 14 Pa
64. Yoga Ardiansyah (Depok) KU 12 Pa
65. Deri Ardiansyah (Pontianak) KU 10 Pa
66. Shamira Azzahra (DKI) KU 14 Pi
67. Zulfikar (Pontianak) KU 16 Pa
68. Rommy (Pontianak) KU 10 Pa
69. Alexander Ramadhan (Sintang) KU 12 Pa
70. Bunaya Rizky Mahendra (Sintang) KU 12 Pa
71. Agra Viegi (Sintang) KU 12 Pa
72. Joel William Ivander (Bandung) KU 14 Pa

Tes Antropometri di Laboratorium FIK UNJ


RemajaTenis,31 Mei 2010. Jadwal hari ini Youth National Training Camp 2010 sembilan yang terpilih adalah Samantha Nanere (Bandung), Shamira Azzahra (DKI), Rini Puspita Sari (Makassar), Patricia Imanuela (DKI), Stefano Wirawan (Semarang), Emmanuel Patrick (Semarang), Alvin Edison (Bandung), Indra Wahyu Anshari (Balikpapan), Moh. Reza Fakhriadi (Banjarmasin) menjalani pemeriksaan di Laboratorium Kesehatan dan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun.
Dengan diantar oleh August Ferry Raturandang selaku penanggung jawab program, pelatih Suresh Menon, Robert Ballard, Hudani Fajri dan Damrah, peserta Youth National Training Camp menjalani pemeriksaaan Antropometri, Whole body reaction, Side step, Kelenturan, Kekuatan Otot, Agility, Tenaga Ledak Otot (Vertical Jump), Kapasitas aerobik maksimal. Dan juga pemeriksaan laboratorium dengan pemeriksaan Rontgen Thorax, Urine lengkap dan darah lengkap.

"Tujuan kami memeriksa ini semua untuk mengetahui kelemahan maupun kekuatan petenis yunior yang ikuti traning camp ini. Ternyata ada 3 petenis yang flat foot, sehingga nantinya diharapkan ada perubahan penggunaan sepatu tenisnya. Kelemahan flat foot adalah lebih cepat capai. Semua hasil pemeriksaan akan diberikan kepada pelatih ataupun orangtua peserta." ujar AF Raturandang.
Sewaktu pelatih peserta diundang untuk ikuti pelatihan selanjutnya, ternyata tidak semua pelatih merespons dengan baik. Bahkan August Ferry Raurandang menerima SMS dari salah satu pelatih di Jakarta yang justru merendahkan program ini." Saya hanya bisa menyayangkan pola pikir pelatih seperti ini. Kami hanya ingin membantu berikan data data dimana sebagai evaluasi dari pelatih asing terhadap petenis yunior kita. Tidak ada terima kasihnya." ujar AF Raturandang yang sangat kesal dengan tingkah laku pelatih ini.

Dari pukul 08.00 pemeriksaan baru selesai pukul 13.30, dan seluruh peserta kembali ke Ragunan untuk makan siang dan sorenya pukul 15.30 dimulai latihan kembali.

Jumat, 28 Mei 2010

Hanya 9 Peserta Ikuti Training Camp selanjutnya

RemajaTenis,29 Mei 2010. Setelah jalani beberapa hari didalam Youth National Camp, akhirnya hari ini diputuskan kelanjutan training camp babak kedua. Jikalau selama seminggu ini dilakukan bedah kelemahan setiap peserta Youth National Training Camp oleh pelatih ITF Suresh Menon dibantu dengan pelatih fisik dari australia Robert Ballard. Tes atas kemampuan fisik dilakukan oleh pelatih Robert Ballard dibantu Alex Taufik. Dari 20 peserta diundang kembali melanjutkan latihan 9 petenis yaitu Moh.Reza Fakhriadi asal Banjarmasin, Indra Wahyu Anshari dari Balikpapan, Rini Puspita sari dari Makassar, Christian Alvin Edison dari Bandung, Samantha JK Nanere dari Bandung, Stefano Wirawan dari Semarang, Emmanuel Patrick dari Semarang, Patricia Imanuela dari Jakarta dan Shamira Azzahra dari Jakarta.

Oleh penanggung jawab Youth National Training Camp August Ferry Raturandang dikatakan rata rata kelemahan atlet kita adalah kemampuan fisiknya. Oleh pelatih Suresh Menon telah diungkapkan kekurangan2 peserta lainnya dengan harapan setelah kembali kekota asalnya akan memperbaiki apa yang kurang sehingga dimasa mendatang akan dievaluasi kembali. Hal yang sama juga berlaku bagi peserta yang ikuti training camp kedua juga akan dievaluasi perkembangan pelatihannya.

PP Pelti diminta agar memantau perkembangan latihan dari atlet peserta Youth National Training Camp ini sehingga bakat bakat atlet ini tidak hilang ditengah jalan. "Kenapa atlet Indonesia dimasa mudanya prestasi bagus tetapi setelah itu hilang. Ini disebabkan karena kesalahan dari awal. Dari muda dikejar kejar harus menang. " ujar Suresh Menon.
Disamping itu pula diminta kepada PP Pelti agar memperhatikan pembinaan usia 10 tahun dengan menggunakan bola khusus tidak sama dengan bola normal. Selama camp yang berjalan dengan tujuan membedah kesalahan kesalahan tehnik dasar pukulan atlet yunior, sehingga diharapkan tidak terlambat memperbaikinya. Dikatakan pula selama ini yang dilatih hanya pukulan forehand dan backhand tetapi melupakan pukulan lainnya seperti voli dan servis. Lupa kalau penguasaan servis itu sangat penting. Mayoritas peserta menguasai pukulan forehand dan backhand tetapi lemah didalam servis maupun voli.Rata rata kesalahan di servis sehingga semua diminta untuk merubahnya.
Sebelum mengumumkan kepada peserta dibagikan Piagam ikut serta Youth National Training Camp oleh August Ferry Raturandang didampingi oleh Suresh Menon.

Dalam pengarahan kepada orangtua ataupun pelatih yang hadir, Suresh Menon menyampaikan agar tidak memikirkan kalah atau menang didalam pertandingan. "Buat apa juara umur 10 tahun atau 12 tahun. Seharusnya juara Grand Slam." ujarnya. Memang diakuinya pula juara dikelompok yunior itu kebanggaan daerah, tetapi itu hal yang sangat kecil. Sebaiknya memikirkan hal yang besar. "Kejar kualitas bukan kuantitas." ujarnya.

Oleh August Ferry Raturandang disampaikan kalau rencana training camp berikutnya dibulan Agustus 2010 dengan mengundang 10-20 petenis dan 9 yang telah ikuti training camp ini. Nanti begitu pula ditahun berikutnya. " Kami akan lakukan evaluasi setelah training camp ini selesai. Kami harapkan ini bagian dari talent scouting yang bisa dilakukan PP Pelti dibawah Ketua Umum PP Pelti Martina Widjaja yang akan habis masa jabatannya tahun 2012." ujar AF Raturandang.
August Ferry Raturandang menyampaikan kekuatirannya setelah atlet kembali kekotanya maka akan kembali kepada kebiasaan yang salah iti. "Ini yang membuat sulit berkembang. Kita selaku pembina harus menyadari untuk memperbaiki kesalahan kesalahan mendasar. Khususnya bagi yang berusia 10 tahun kebawah agar menggunakan bola khusus bukan bola normal. Ini hasilnya akan beda."

Setelah diumumkan maka peserta diajak rekreasi ke TMII dan hari Senin 31 Mei 2010 akan dilakukan tes laboratorium Kesehatan di Fakultas Ilmu keolahragan Universitas Negeri Jakarta mulai pukul 08.00. Bagi yang belum lolos bisa ikuti dengan membayar Rp. 450.000. sedangkan ke 9 atlet lainnya diwajibkan mengikutinya dengan beaya PP Pelti.
Sebelum rekreasi dilaksanakan, seaktu makan siang, satu peserta dari Makassar Rini Puspita Sari terlihat masih menangis karena sudah sangat kangen dengan ibunya di Makassar. Rini terpilih meneruskan latihan ini selama 7 hari lagi. Pelatih yang mendampinginya Drs Hasbunalah berusaha untuk menghiburnya.