Minggu, 21 Juni 2009

6 PUTRA LOLOS KE FINAL KUALIFIKASI ONEJECT

RemajaTenis, 21 Juni 2009. 6 petenis putra tuan rumah yang melaju kebabak final kualifikasi tungal putra turnamen tenis internasional yunior Oneject Indonesia yang berlangsung hari inggu (21/6) dilapangan tenis Siliwangi , Kodiklat dan Taman Maluku Bandung. Sedangkan tunggal putri ada 5 petenis tuan rumah maju kebabak kedua yaitu Evita Febrihapsari, Indhun Safati , Woyla Waluyo, Lauren Lang dan Nathania Ratih. Petenis putri tuan rumah yang mendapatkan bye adalah Suryaningsih, Rifaliani Achir putri, Annisa Tulus. Prima Lestari,Victoria Steffi, Puspa ratih T, Vaness Wiratama.
Febri Hapsari mengalahkan petenis Jepang Sawa Kawamoto 63 36 (10-7). Indhu Safaati mengalahkan petenis Singapore Wee Khee Yen 62 60. Woyla Wluyo mengalahkan petenis Jepang Yui Tomita 63 76(5). Lauren Lang mengalahkan Wan Rusli Wan Sabrina (Malaysia) 60 61 dan Nathania Ratih mengalahkan petenis Singapore Koh Ee Yi Olivia 60 60
Turnamen tenis internasional Oneject Indonesia berhasil menarik perhatian peserta dari 18 negara yaitu Australia, New Zealand, Singapore, Filipina, malaysia, Thailand, Hongkong, Chinese Taipei, China, Jepang, Korea, Thailand, India, Srilangka, Denmark, Inggris dan USA. Berlangsung sejak 21 – 28 juni 2009 di lapangan tenis Taman maluku , lapangan Siliwangi dan Kodiklat Bandung .

HASIL TUNGGAL PUTRA
BABAK PERTAMA KUALIFIKASI
1. GOWDA, Vinod (IND) vs 2. FATURRAHMAN Syarif (INA) 36 60 (10-7)
3. KOH, Brian (SIN) vs 4. SURYA, Rayadi (INA) 57 62 (10-7)
5. TJUATJADARMA, Herbert (INA) vs 6. TU, Po Han (TPE) 64 06 (10-6)
7. PHILIBERT ian (INA) vs 8. ARDIYANSYAH (INA) 26 57
9. BISHT , Ronit Singh(IND) vs. 10. HANGGODO, Davin (INA) 60 60
11. SAITO, Keito (JPN) vs 12. WIRATAMA, Reza (INA) 62 60
13. WIDIANTO, Mochammad Rizky (INA) vs 14. MA, Reza Anthony (PHI) 60 61
15. HAMZAH, Ekky (INA) vs 16. RAHMAN, Arief (INA) 2-2 ret
17.KOZAKAI, Toma (JPN) vs 18. SUMAWAN, Deggyandra Luhur (INA) 61 60
19. LEE, Jung Woon (KOR) vs 20. LUTHFI, Muhammad (INA)61 61
21. KU, William Ricardo (AUS) vs 22. DJAJADI , Steven Andrew (INA) 36 16
23. SURYA, Rayadi (INA) vs 24. KHADAFI Ramdani (INA) 62 46 (10-8)
25. SOMROOP, Rittichai (THA) vs 26. SANJAYA, Hansel (INA) 60 62
27. SOEMARNO, Armando (INA) vs 28. CARREON, Jeremy (PHI) 61 61
29. ISWAN, Nur Adim Ramdani (INA) vs 30. NARUMI, Aori (JPN) 16 46
31. ALEXANDER , Jes David (INA) vs. 32. RAJANTHIRAN , Euan Yu-Wen (SIN) 64 57 (12-10)
33. DE ALWIS, Vimuktha (SRI) vs 34. NAHOR, Jeremy (INA) 60 60
35. ZAKARIA, Brian Purbojati (INA) vs 36. JUONG, Yu-Jin (KOR) 16 26
37. SONDAKH, Gregory (INA) vs 38. PEDERSEN, Michael Weiss (DEN) 26 06
39. SAEDI, Ramos (INA) vs 40. ARSELA. M (INA) 36 26
41. HSU, Ching (TPE) vs 42. WILSON, David (INA) 62 61
43. GOPINATH, Dhiraj (IND) vs 44. KASTILANI<>
45. GINTING Joshua (INA) vs 46. KANG, Chel Tae Gong (KOR) 36 16
47. MAHENDRA, Arya (INA) vs 48. SETIAWAN, Prisca Titan (INA) 61 62
49. HSIEH, Cheng Ju (TPE) 50. RAMADHAN, Mario Aji (INA) 67(2) 62 (10-6)
51. FERNANDO, Arvind (SRI) vs 52. RANGAN, Garcia (INA) 63 64
53. WIJANARKO, Reynaldi (INA) vs 54. SITEPU Randel (INA) w.o
55. HUANG Tzu Chun (TPE) vs 56. YOSUA, David Manoah (INA) 06 36
57. WU, Chi-Chou vs 58. WIJAYA, M.Sani (INA) 62 60
59. NYOMAN Cahyadi (INA) vs. 60. KWEON, Dae Yang (KOR) 16 16
61. HSUEH, Po Han (TPE) vs 62. SASTROPRANOTO.C (INA) 16 16
63. YEREMIA rashley (INA) vs 64. WANG Yu Cheng (TPE) 16 26
BABAK KEDUA
1. GOWDA, Vinod (IND) vs 3. KOH, Brian (SIN) 60 60
5. TJUATJADARMA, Herbert (INA) vs 8. ARDIYANSYAH (INA) 36 36
9. BISHT , Ronit Singh(IND) vs. 11. SAITO, Keito (JPN) 61 60
13. WIDIANTO, Mochammad Rizky (INA) vs 15. HAMZAH, Ekky (INA) 2-2 RET
17.KOZAKAI, Toma (JPN) vs 19. LEE, Jung Woon (KOR) 60 61
22. DJAJADI , Steven Andrew (INA) vs 23. SURYA, Rayadi (INA)61 46 (8-10)
25. SOMROOP, Rittichai (THA) vs 27. SOEMARNO, Armando (INA) 75 63
30. NARUMI, Aori (JPN) vs 31. ALEXANDER , Jes David (INA) 36 36
33. DE ALWIS, Vimuktha (SRI) vs 36. JUONG, Yu-Jin (KOR) 36 16
38. PEDERSEN, Michael Weiss (DEN) vs 40. ARSELA. M (INA) 60 61
41. HSU, Ching (TPE) vs 43. GOPINATH, Dhiraj (IND) ) 61 60
46. KANG, Chel Tae Gong (KOR) vs 47. MAHENDRA, Arya (INA) 64 63
49. HSIEH, Cheng Ju (TPE) vs 51. FERNANDO, Arvind (SRI) tertunda karena lampu
53. WIJANARKO, Reynaldi (INA) vs 56. YOSUA, David Manoah (INA) 26 57
57. WU, Chi-Chou vs. 60. KWEON, Dae Yang (KOR) 61 63
62. SASTROPRANOTO.C (INA) vs 64. WANG Yu Cheng (TPE) 06 26

Peserta Oneject International 2009 lebih banyak dari tahun lalu

RemajaTenis,20 Juni 2009 .Dari 64 petenis dan 25 petenis putri yang masuk kualifikasi tunggal putra dan putri, petenis tuan rumah tercatat 36 putra dan 16 putri sedangkan sisanya petenis dari luar negeri yaitu dari Australia, India, Srilangka, Korea, Thailand, Philippine, Singapore, Jepang, Chinese Taipei dan Malaysia. Sedangkan seluruh peserta berasal dari 18 negara yaitu Australia, New Zealand, Singapore, Malaysia, Filipina, Hongkong, China, Chinese Taipei, Jepang,Korea, Thailand, Srilangka, India, Inggris, Vietnam, USA, Denmark dan Indonesia.Kesibukan saat sign-in di lobi hotel Aston Braga tampak hadir Aga Soemarno Komite Pertandingan PP Pelti didampingi oleh Wakil sekjen PP Pelti August Ferry Raturandang. selaku penemu sponsor Oneject, August Ferry Raturandang memantau pelaksanaan turnamen internasional ini.


Selaku unggulan pertama Kualifikasi tunggal putra, petenis asal India Vinod Gowda, unggulan 2 asal India Ronit Singh Bisht, unggulan 3 asal Jepang Toma Kozakai, unggulan 4 asal Thailand Rittichai Somroop, unggulan 5 asal Srilangka Vimuktha deAlwis, unggulan 6 asal Chinese Taipei, unggulan 7 asal Chinese Taipei Cheng ju Hsieh, unggulan 8 asal Chinese Taipei Chi-Chou Wu unggulan 9 asal Chinese Taipei Yu-Cheng Wang.


Menurut Jahja Tear Tjahjana dari Oneject Indoneia, peserta tahun 2009 lebih banyak dibandingkan tahun lalu sekitar 30 petenis. Dia cukup puas dengan animo peserta dari luar negeri. hanya sayang kurang dimanfaatkan oleh petenis tuan rumah putri sehingga masih ada tempat lagi yang belum diisi.


Mengomentari hal ini, August Ferry Raturandang menyampaikan kalau fasilitas turnamen sudah disediakan sehingga diharapkan dimanfaatkan sebaik mungkin petenis tuan rumah . Tidak dimanfaatkan kesempatan ini terpulang kepada komitmen atlet sendiri. "Kami tidak bisa memakskan kehendak kita. Sah sah saja jika tidak mau bertanding. Tapi jangan berteriak kurang pertandingan." ujarnya di lobi hotel Aston Braga Bandung. (Keterangan foto:Jahja T Tjahjana)

Sabtu, 20 Juni 2009

All Chinese Final di Thamrin Cup

RemajaTenis,20 Juni 2009- Petenis China mendominasi kelompok putri turnamen tenis junior Internasional Thamrin Cup 2009. Kondisi ini terjadi setelah memastikan diri terjadinya All Chinese Final tunggal dan ganda. Bahkan final ganda yang berlangsung hari ini, Sabtu (20/6) China telah menempatkan wakilnya di podium juara melalui pasangan Xiaorong Dong/Zhaoxuan Yang.
Dong/Yang yang di semifinal kemarin mengandaskan pasangan gado-gado Indonesia-Jepang Nadia Ravita/Sanae Ota dengan 6-2, 6-3 hari ini di final tampil makin percaya dan berhasil meredam ambisi rekan senegaranya Hoachen Tang/Ai Wen Zhu untuk merebut gelar juara. Dong/Yang menang 6-2, 6-2
Dominasi China makin kuat setelah di tunggal juga meloloskan dua pemainnya di partai puncak yang akan berlangsung besok di lapangan tenis Klub Kelapa Gading, Jakarta Utara. Setelah gagal merebut gelar ganda, kesempatan Hoachen Tang untuk meraih gelar masih ada setelah ia berhasil lolos ke final dengan mengalahkan petenis Thailand Napatsakorn Sankaew, 6-3, 6-2. Di final Tang akan menghadapi pasangan gandanya Ai Wen Zhu yang mengandaskan unggulan empat Aishwara Agrawal (India) dengan skor 6-3, 1-6, 6-0.
Sementara di kelompok putra merata. Tunggal putra dikuasai oleh petenis Taipei dan Thailand. Petenis Taipei Chieh-Fu Wang (10) tanpa mengeluarkan keringat langsung lolos ke final setelah lawannya Kyohhei Kamono (Jepang) mundur karena sakit.Selanjutnya Wang akan mengahdapi petenis Tahiland Warit Sornbutnark yang berhasil mengatasi petenis TaipeiChe-Ching Yeh dengan skor 6-3, 6-3. Mundurnya kamono di tunggal berimbas ke ganda karena seharusnya ia harus bertanding di semifinal bersama pasangannya dari Thailand Kittipong Chienwichai. Namun karena sakit kemenangan dan tiket final pun jatuh pada Xin Gao/William Kwok (CHN/AUS) (1).
Dari pertandingan kelompok nasional 16 tahun dua petenis Jawa Tengah Wisnu Adi Nugroho (Tegal) dan Nathania Ratih Karsita Putri (Surakarta) berhasil menyabet gelar juara. Wisnu yang gagal di kelompok ITF dan turun di kelompok 16 tahun berhasil meraih gelar dengan mengalahkan petenis Surabaya Mochammad Rizky Widianto, 6-0, 6-2. Senasib dengan Wisnu, Nathania yang juga gagal di ITF pun mencoba peruntungan di 16 tahun dan usahanya pun tak sia-sia karena berhasil merebut juara setelah menghempaskan petenis Jepang Kawamoto Sawa dengab skor 6-4, 6-3.
“Ini merupakan gelar pertama saya di turnamen Thamrin Cup. Pertandingan tadi buat saya tidak mudah. Sebelumnya saya belum pernah ketemu dia, namun manurut saya dia main bagus meskipun di set awal tidak terlihat perlawannya, namun set kedua cukup ramai karena dia mulai bangkit dan melakukan perlawanan,” kata Wisnu.
Senada dengan Wisnu bagia Nathania gelar ini juga pertamakalinya ia rebut di Thamrin setelah tahun lalu hanya sampai semifinal. “Tahun lalu saya kalah sama Jepang dan kali ini ketemu Jepang lagi. Kunci kemenangan saya hari ini adalah lebih sabar dan main lepas,” tutur Nathania.
Pertandingan final besok akan mempertandingkan tiga partai, yaitu tunggal putra, tunggal putri dan ganda putri yang akan dimulai pukul 09.00 WIB.****

HASIL PERTANDINGAN ITF (SEMIFINAL)
TUNGGAL PUTRA :

Chieh-FuWang (TPE) (10) vs Kyohhei Kamono (JPN) (12), WO (ret)
Warit Sornbutnark (THA) vs Che Ching Yeh (TPE), 63 63

TUNGGAL PUTRI :
Haochen Tang (CHN) vs Napatsakorn Sankaew (THA), 63 62
Ai Wen Zhu (CHN) vs Aishwara Agrawal (IND)(4), 63 16 60

GANDA PUTRA :
Gao/Kwok (CHN/AUS)(1) vs Chienwichai/Kamono (THA/JPN)(6), WO (ret)
Phaphui/Sornbutnark(THA) vs Hsu/Jao (TPE) vs 06 76 (6) 10-3

GANDA PUTRI (FINAL)
Dong/Yang (CHN)(4) vs vs Tang/Zhu (CHN), 62 62

KELOMPOK NASIONAL (FINAL)
KU-12 TAHUN

Tunggal putra : Achad Imam Ma’ruf (BTL) vs Rizky Zami Febrian (SMD), 8-4
Tunggal Putri : Runy Utami Putri (PDG) vs Siti Nur Arasy (DKI), 8-4
Ganda Putra : Achad/Fabian Soemarno (BTL/DKI) vs Fuadi Raja Baja/Prayogo
Ahmadi (AMB/DKI), 9-8 (3)
Ganda Putri : Fahira Airun Nisa/Putri Intan Permata Sari (BDG) vs Hanna Levina/Patrisia Imanuella (KDS/DKI), 8-4

KU-14 TAHUN
Tunggal Putra : Dhimas Rivai Arganata (Btl) vs Tio Juliandi (Bdg), 6-1, 6-2
Tunggal Putri : Idhun Safa’ati (Pati) vs Tami Grende (Bali), 75 16 (8)
Ganda Putra : Faiz Utama Ridho/Jefri Wiranda (Pdg) vs Dhimas/Aga Soemarno (Btl/DKI), 16 64 10-5
Ganda Putri : Idhun/Allif Nafi’iah (PATi/Kds), Tami/Diandra Berliana (Bali/Bks)

KU-16 TAHUN
Tunggal Putra : Wisnu Adi Nugroho (Tgl) vs Moch. Rizky Widianto (Sby), 60 62
Tunggal Putri : Nathania Ratih (Ska) vs Kawamoto Sawa (JPN), 64 63
Ganda Putra : Rashley Yeremia/M.Sani Wijaya (Dki) vs Ekky Hamzah/Doni Primanata (DKI), 16 61 10-6
Ganda Putri : Tria Rizki Amalia/Woyla Waluyo (Cjr/DKI) vs Efriliya Herlina/Vanessa Wiratama (Tgrk/Bdg), 62 6-7 (5) 10-8

Jumat, 19 Juni 2009

Tegal Open diundur, muncul lagi Pekalongan Bakrie

RemajaTenis,19 Juni 2009. Turnamen nasional yunior Aroma Bakery Tegal Open 2009 yang rencana semula tanggal 13- 19 Juli 2009, diundurkan ke tanggal 3-9 Agustus 2009 di Tegal. Demikian menurut Sekretaris Pengkot Pelti Tegal Purnomo SH. Menurut Purnomo , keputusan ini diberikan mengingat akan masalah keamanan Pilpres dan juga awal sekolah sehingga dikuatrkan minimnya peserta. Pengunduran jadwal ini akan segera dikirimkans ecara resmi ke PP Pelti.

Dari Pekalongan akan ada turnamen baru yaitu Barkrie seri 3 , demikian menurut Terry Sugiyati salah satu pengurus pertandingan Bakrie series. Mengenai waktunya akan segera dibertahukan secepatnya. Dan pendaftaran ke PP Pelti juga dalam minggu depan akan diselesaikan.

Makin maraknya turnamen nasional ditahu 2009 memberikan peluang bagi petenis yunior didaerah daerah untuk lebih berkembang lebih baik. Sedangkan di Jakarta , RemajaTenis akan diselenggarakan tanggal 27 Juli 2009. Ketua Bidang Pertandingan Johannes Susanto menyambut baik dengan mulai bergairahnya kegiatan tenis diluar Jakarta. Hanya disayngkan masih sekitar pulau Jawa kegiatan turnamen tersebut. Masalahnya sekarang semua terpulang kepada pelaku pelaku tenis diluar Jawa, agar lebih giat lagi. PP Pelti telah mencanangkan kebangkitan tenis melalui Pekan Olahraga Nasional Tenis 2009 pada tanggal 27 Juni - 5 Juli 2009 di lapangan tenis Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Johannes Susanto mengharapkan agar setelah PON Tenis berlangsung membuat daerah lebih bergairah meningkatkan kegiatan kegiatan khususnya turnamen diwilayah masing masing.

O2SN telah Berakhir

RemajaTenis,19 Juni 2009. Pelaksanaan Olimpiade Olarhada SSekolah Nasional (O2SN) yang berlangsung di lapangan tenis Kemayoran berakhir sudah kemarin.
Tim Sekolah Dasar Jawa Tengah keluar sebagai juara setelah difinal mengalahkan tim Jawa Timur 2-0.

Sedangkan tingkat SMP, tim Jatim berhasil memboyong gelar juara setelah mengalahkan tim SMP Jateng, juga dengan skor 2-0 . Sedangkan pertandingan final Konsolasi antara tim SMP DKI melawan tim SMP DIY yang dimenangkan DKI dengan skor 2-0. Hasil ini berbeda dengan hasil tahun lalu sehingga saat ini tim DKI melorot dari finalis menjadi ke peringkat 5 .

Pertandingan yang menarik justru terjadi antara putra Jatim dan Jateng, harus berakhir sebelum waktunya karena Deo Rizki mengalami keram kaki ketika skor babak kedua berlangsung cukup ketat disaat Irfandi masih unggul, dan babak pertama menang mudah 6-1.

Cabang olahraga tenis merupakan salah satu cabang yang dipertandingkan dalam O2SN dengan penanggung jawab Depdiknas sedangkan pelaksana turnamen diserahkan kepada PP Pelti.

Pelaksanaan kali penuh dengan protes dilakukan oleh orangtua peserta yang sebenarnya tidak layk ikut protes. Khususnya tentang keabsahan atlet Banten yang sudah direkomendasikan oleh tim keasahan panitia. Selaku Technical Delegate Drs. Hudani Fajri sudah mencoba memecahkan permasalaha tetapi tidak bisa berbuat apa apa karena sudah diluar kewenangannya.

Habis sudah petenis Indonesia di Thamrin Cup

RemajaTenis,19 Juni 2009. Kesempatan Indonesia untuk merebut gelar turnamen tenis junior Internasional Thamrin Cup 2009 habis sudah. Hal ini menyusul dengan tumbangnya dua wakil Indonesia yang tersisa,yaitu di tunggal dan ganda putri. Satu-satunya petenis Indonesia di tunggal adalah Nadya Syarifah yang mencapai klimaksnya di perempatfinal. Nadya tak berkutik menghadapai petenis China Hoachen Tang dan kalah telak 1-6, 0-6.
“Pada game-game awal sebenarnya yakin bisa dengan tempo yang sya pakai sebelumnya. Saya mencoba untuk menekan, tetapi lawan balik menekan dan saya nggak bisa mengembangkan permainan. Kemudian set kedua saya sempat coba merubah tempo permainan, namun justru saya nggak bisa berkutik samasekali. Saya kalah power, dia mainnya bagus banget dan selama mengikuti turnamen ITF tahun ini dia belum pernah kalah. Hasilnya sudah maksimal dan sesuai target,” tutur Nadya.
Harapan Indonesia untuk menyabet gelar ganda pun akhirnya gagal juga setelah Nadia Ravita gagal melaju ke partai puncak. Pada semifinal yang berlangsung hari ini, Jum’at (19/6) di lapangan tenis Klub Kelapa Gading, Jakarta Utara, Nadia yang menggandeng petenis Jepang Sanae Ota menyerah dua set langsung, 2-6, 3-6 pada unggulan empat asal China Xiaorong Dong/Zhaoxuan Yang.
Sementara di kelompok nasional 16 tahun, unggulan pertama tunggal putra dan putri mulus ke partai puncak. Wisnu Adi Nugroho (Tegal) melangkah dengan mudah setelah losos dari babak pertama karena bertemu bye kemudian menang 8-2 atas Fikri Hasbi (Sumbawa), Frederico Rumambi (DKI), 8-1, Edwin Yahya (Bandung), 6-0, 6-1 dan di babak semifinal hari ini mengalahkan unggulan tiga asal Bantaeng-Sulsel Nuradim Ramdani dengan 7-6 (1), 6-3. Di final besok Wisnu ditantang oleh Mochammad Rizky Widianto (Surabaya) yang menang mudah 6-0, 6-1 atas Arief Rahman (DKI).
Langkah mulus juga dilalui oleh Nathania Ratih Karsita Putri (Surakarta). Setelah menang 8-2 atas laksmi Nuraningsih (Tegal) di babak kedua, Nathania melanjutkan eksistensinya di babak perempatfinal dengan menundukkan petenis China Fang Ying Xun, 3-6, 6-1, 10-5 dan lolos ke final setelah menundukkan petenis Jepang Kawano Hitomi, 7-6 (4), 6-4. Di final Nathania kembali akan menghadapipetenis Jepang Kawamoto Sawa yang mengalahkan unggulan kedua asal Semarang Prima Lestari dengan 1-6, 7-5, 10-5.****

HASIL PERTANDINGAN ITF
TUNGGAL PUTRA : (PEREMPAFINAL)
Kyohhei Kamono (JPN) (12) vs Jui Mao (TPE) (1), 75 62
Chieh-FuWang (TPE) (10) vs Wishaya Trongcharoenchaikul (THA), 63 36 64
Che Ching Yeh (TPE) vs Xin Gao (CHN) (5), 64 62
Warit Sornbutnark (THA) vs Wen-Yao Liang (TPE)(2),63 63

TUNGGAL PUTRI : (PEREMPAFINAL)
Napatsakorn Sankaew (THA) vs Zhaoxuan Yang (CHN)(1),36 64 62
Haochen Tang (CHN) vs Nadya Syarifah (INA), 61 60
Aishwara Agrawal (IND)(4) vs Xiaorong Dong (CHN), 62 46 60
Ai Wen Zhu (CHN) vs Sanae Ota (JPN), 63 61

GANDA PUTRA (PEREMPAFINAL)
Gao/Kwok (CHN/AUS)(1) vs Trongcharoenchaikul/Wijaya (THA), 63 62
Chienwichai/Kamono (THA/JPN)(6) vs Lertchai/Varapongsittikul (THA)(3), 63 61
Hsu/Jao (TPE) vs Liang/Wang (TPE), 67 (2) 64 10-8
Phaphui/Sornbutnark(THA) vs Bodhidatta/Kadchapanan (THA)(7), 62 61

GANDA PUTRI (SEMIFINAL)
Tang/Zhu (CHN) vs Hsu/Lee (TPE), 60 76 (1)
Dong/Yang (CHN)(4) vs Ota/Ravita (JPN/INA), 62 63

23 petenis tuan masuk babak utama Oneject

RemajaTenis,19 Juni 2009. Tercatat 12 petenis putri dan 11 putra yang langsung masuk babak utama turnamen internasional yunior ONEJECT INTERNATIONAL yang berlangsung 20 – 28 Juni 2009 di lapangan tenis Silwangi Bandung. Hal ini dikemukakan oleh Adminstrator Bidang Pertandingan PP Pelti Slamet Widodo. Sedangkan yang masuk babak kualifikasi ada 29 putri dan 29 petenis putra.
Tetapi masih ada nama nama petenis putra tuan rumah yang masuk dalam alternate list , sekitar 25 petenis . Selanjutnya dikatakan , masih bisa didapat dari 25 petenis tersebut karena ada 8 wild card yang akan masuk dalam babak utama baik putra dan putri dan juga 8 wild card dibabak kualifikasi baik putra dan putri. Untuk amannya sebaiknya petenis langsung ikut sign-in yang dijadwalkan mulai besok (20/6) mulai pukul 14.00 sampai pukul 18.00 di hotel Aston Braga Bandung. Demikian anjuran Slamet Widodo.

Petenis putra tuan rumah yang masuk babak utama adalah Ega Uneputty, Michael Christian Tjuatjadarma, Tito Parulian Hutauruk, Louis Theodor, Iben Zulkarnain, Indra Wijaya, Gusti Jayakusuma, Jason Joey Alexander Wiranata, Gavin Pranata, Jeremy Ryan Alexander Wiranata dan Aditya Ichsandy Haris.
Sedangkan putri terdiri dari Laili Rahmawati Ulfa, Nadia Frederika, Cynthia Melita, Bella Destriana, Aldila Sutjiadi, Nadya Syarifah, Dina Karina, Kely Restriana Putri, Nadia Ravita, Vanessa Gunawan, Efrilia Herlina, Voni Darlina dan Claire Cynthia Mulyadi.

Dibabak kualifikasi tercatat nama nama Revel Yehezkia, Wisnu Adi Nugraha, Irfan Dwi Nurfianto, Michael Weiss Pedersen, Ariya Mahendra, Prisca Titan Setiawan, Yosua Adiyasa, Evander William, Brian Purbojati Zakaria, Daniel Manoah Yosua, Reynaldi Prasetyo, Garcia Rangan, Ekky Hamzah, Rudy Wijanarko, Arif Munandar, Ramdani Khadavi, Syarief Faturrahman, Jess David Alexander Wiranata, Rashley Yeremia, Sandi Sugih Wijaya, Steven Andrew Djajadi, Hemat Bakti Anugrah, Joshua Ginting, Daniel Batubara, Nuradim Ramdani Iswan, Nyoman Cahyadi, Edwin Yahya

Untuk putri dibabak kualifikasi adalah Dwi Rahayu Pitri, Tria Rizki Amalia, Asifa Ramadhani, Nicole Florence, Vita Taher, Feronika Katarina, Jean Valeria, Hayyu Imanda, Cynthia Wibawa, Lauren Lang, Claudia Michelle Paramesvari, Isabella Kimberly, Victoria Steffi, Nathania Ratih, Puspa ratih Trioktavira, Nadia Yahya, Stephanie Tedja Abdi, Nadia Charissa Sherabella, Idhun Safa’ati, Woyla Waluyo, Kikka Adachi, Suryaningsih,Vanessa Wiratama, Rifalani Achir Putri, Nafisha Tenisyafesti, Hanemas Pangestu, Ajeng Aquina, Annisa Tulus.
Dari kedua event ini baik putra dan putri ternyata ada 2 SE (Special Exempt) artinya dua petenis di babak kualifikasi teratas ada kemungkinan bisa langsung masuk kebabak utama karena special exempt ini diperuntukkan bagi petenis finalis di Thamrin Cup yang statusnya didaftar kualifikasi Oenject International. Melihat hasil ini sepertinya tidak ada jatah SE digunakan , berarti khusus putrid kedudukan 1 dan 2 itu dipegang oleh petenis tuan rumah yaitu Dwi Rahayu Pitri dan Tria Rizki Amalia, Syaratnya kedua petenis ini harus hadir sign-in besok di Hotel Aston Braga Bandung.

Kamis, 18 Juni 2009

Nadya Syarifah Bertahan di Thamrin

RemajaTenis,18 Juni 2009. Indonesia hanya menyisakan satu petenis saja di kelompok tunggal turnamen tenis junior internasional Thamrin Cup 2009. Nadya Syarifah asal Cianjur melenggang sendiri ke perempatfinal setelah lima rekannya, Nadia ravita, Voni Darlina, Vanessa Gunawan, Ega Uneputty dan Michael Christian Tjuatjadarma hari ini, Kamis (18/6) gagal menyabet kemenangan.
Nadya merebut tikel perempatfinal setelah pada babak kedua hari ini mengalahkan unggulan delapan Neesha Thirumalaichelvam (MAS) dua set langsung, 6-3, 7-5 di lapangan tenis Klub Kelapa Gading, Jakarta Utara.
“Kunci kemenangan saya hai ini adalah karena saya memakai tempo permainan yang cepat. Lawan sepertinya kurang suka dengan bola-bola saya sehingga tadi ia banyak melakukan kesalahan sendiri. Sejauh ini hasilnya sudah sesuai target,”kata Nadya yang sebelumnya di babak pertama ganda bersama Aldila Sutjiadi gagal ke kuarterfinal setelah kalah dari unggulan empat asal China Xiaorong Dong/Zhaoxuan Yang, 6-2, 4-6, dan 6-10.
Pada babak perempatfinal besok, Nadya akan menghadapi petenis China Haochen Tang yang unggul atas Pei-Chi Lee ( Taipei ) dengan 6-2, 6-1. “Besok saya akan berusaha main bagus saja dan mudaha-mudahan hasilnya bagus juga,” ujar Nadya.
Namun sukses Nadya itu tidak diikuti rekan-rekannya yang lain. Nadia Ravita yang sempat mencuri kemenangan di set kedua akhirnya hanya berhasil memperoleh dua angka di set ketiga dan kalah dengan rubber set, 3-6, 7-5, dan 2-6. Perjuangan Voni dari babak kualifikasi berakhir di babak kedua setelah menyerah 1-6, 1-6 atas unggulan empat asal India Aishwara Agrawal. Vanesa pun bernasib sama kalah telak 0-6, 0-6 atas petenis Jepang Snae Ota.

Sementara di tunggal putra, wakil Indonesia telah habis. Dua andalan Indonesia Ega Uneputty asal Jakarta dan Michael Christian asal Bandung gagal melanjutkan eksistensinya. Ega yang menempati unggulan tujuh menyerah dua set langsung, 1-6, 3-6 pada unggulan duabelas asal Jepang Kyohhei Kamono. Demikian juga dengan Michael yang berada diunggulan delapan dikalahkan petenis non unggulan Warit Sornbutnark (THA) dengan 5-7, 3-6.
“Set pertama saya belum menemukan ritme permainan yang pas. Memang saya sempat unggul duluan 1-0 tapi saya benyak ketekan yang membuat saya nervous. Namun set kedua saya mulai dapat ritmenya dan mencoba mengembalikan setiap bola lawan, tapi sulit juga karena lawan main lebih agresif, keras dan penempatan bolanya tepat. Saya kalah servis juga,”tutur Ega.
Di ganda, Ega yang menempati unggulan lima berpasangan dengan Indra Wijaya pun gagal melaju ke perempatfinal setelah dikalahkan oleh ganda Taipei Ching Hsu/Chi Shih Jao dengan 0-6, 2-6. Senasib dengan Ega/Indra, Cynthia Melita yang menggandeng petenis Thailand Napatsakorn Sankaew dan menempati unggulan ketiga juga kandas ditangan pasnagan non unggulan Min-Chi Hsu/Pei-Chi Lee (TPE), 4-6, 5-7.
Indonesia memastikan wakilnya di kuarterfinal melalui Nadia Ravita yang menggandeng petenis Jepang Sanae Ota. Nadia/Ota menang atas Anushka Bhargava/ Benyapa Phumtip (IND/THA) dengan 6-3, 6-3. Dan satu lagi di putra melalui pasangan Irfan Dwi Nurfianto/Mochammad Rizky Widianto yang sampai berita ini diturunkan masih bertanding melawan unggulan enam Kittipong Chienwichai/ Kyohhei Kamono (THA/JPN).****


HASIL PERTANDINGAN
TUNGGAL PUTRA (BABAK KETIGA)
Jui Mao (TPE) (1) vs Ronit Singh Bisht (IND) (Q), 62 75
Kyohhei Kamono (JPN) (12) vs Ega Uneputty (INA) (7), 61 63
Wishaya Trongcharoenchaikul (THA) vs Ahmad Deedat Abdul Razak (MAS), 64 64
Chieh-FuWang (TPE) (10) vs Wasin Wijaya (THA), 62 62
Xin Gao (CHN) (5) vs Leander Lazaro (PHI), 62 06 63
Che Ching Yeh (TPE) vs Vinod Gowda (IND) (Q), 75 63
Warit Sornbutnark (THA) vs Michael Christian Tjuatjadarma (INA) (8), 76 (5) 76 (2)
Wen-Yao Liang (TPE) vs Chei Tae Gong Kang (KOR)(Q),64 64

TUNGGAL PUTRI (BABAK KEDUA)
Zhaoxuan Yang (CHN)(1) vs Nadia Ranita (INA)(WC),63 57 62
Napatsakorn Sankaew (THA) vs Lam-Anh Tran (VIE), 61 61
Haochen Tang (CHN) vs Pei-Chi Lee (TPE),62 61
Nadya Syarifah (INA) vs Neesha Thirumalaichelvam (MAS)(8), 63 75
Xiaorong Dong (CHN) vs Shweta Rana (IND)(7), 63 62
Aishwara Agrawal (IND)(4) vs Voni Darlina (INA)(Q), 61 61
Sanae Ota (JPN) vs Vanessa Gunawan (INA)(WC), 60, 60
Ai Wen Zhu (CHN) vs Rishika Sunkara (IND)(2), 62 46 62

GANDA PUTRA
Xin Gao/ William Kwok (CHN/AUS) vs Aditya Haris I/Iben Z (INA), 62 61
Lertchai/Varapongsittikul (THA)(3) vs Hsieh/Liang (TPE), 62 63
Hsu/Jao (TPE) vs Ega/Indra W(INA)(5) vs 60 62
Bodhidatta/Nuttanon K(THA)(7) vs Jason A/Jeremy A (INA), 61 64

GANDA PUTRI
Tang/Zhu (CHN) vs Patrimonio/Rana (PHI/IND), 36 63 10-3
Hsu/Lee (TPE) vs Melita/Sankaew (INA/THA)(3), 64 75
Dong/Yang (CHN)(4) vs Karina/Stocker (INA/GBR), 62 63
Ota/Ravita (JPN/INA) vs Bhargava/Phumtip (IND/THA), 63 63

Tugu Muda, Adhi Raga, Malang Yunior batal

RemajaTenis,18 Juni 2009. Kegiatan politik membuat kesibukan tersendiri bagi masyarakat tenis dimana muncul keterbatasan bergerak disaat saat rencana pelaksanan turnamen nasional yang sudah didaftarkan. Munculnya Pmeilu Presiden tanggal 8 Juli 2009 sehingga diminggu ini kegiatan turnamen menjadi diundurkan bahkan menjurus dibatalkan. Sebagai contoh, dalam kalender TDP 2009 tanggal 6-12 Juli 2009 tercatat TDP kelompok Yunior Tugu Muda di Semarang, Malang Cup, Adhi Raga di Jakarta dan Piala Semen Padang, semuanya mundur dari jadwal.
Tugu Muda karena tidak ada berita resmi ke PP Pelti sedangkan informasi yang diterima diundurkan seperti tahun lalu diundurkan sehingga jadi dibatalkan. Hal yang sama dengan Piala Malang diundur setelah Lebaran. Adhi Raga juga diundurkan bahkan mau jadi batal. Dan Piala Semen Padang yunior diundurkan ke tanggal 13 - 19 Juli 2009.

Di Kalimantan Timur tercatat ada 2 TDP yaitu Mahakam Samarinda dan Kukar Cup. Karena tanggal 10-16 Juli 2009 ada kejuaraan daerah tenis maka kegiatan tersebut ikut diundurkan.

Begitulah nasib dari kegoatan turnamen nasional disaat liburan sekolah. Hal ini disampaikan oleh Wakil Sekjen PP Pelti August Ferry Raturandang kepada RemajaTenis.

Disamping itu pula disampaikan di Surabaya , akan diselenggarakan turnamen UFO- seri ketiga pada tanggal 1-5 Agustus 2009 dan di Blitar juga akan diselenggarakan Bakrie BRI-I pada tanggal 27 Juli- 2 Agustus 2009 sebagai turnamen baru.

Rabu, 17 Juni 2009

Tiga Unggulan Tuan Rumah Tumbang

RemajaTenis,17 Juni 2009. Babak pertama tunggal putri turnamen tenis junior internasional Thamrin Cup 2009 yang sempat tertunda karena hujan dan terpaksa dimainkan malam hari kemarin, Selasa (16/6) menjadi kuburan buat tiga petenis unggulan Indonesia, yaitu Nadia Frederika, Cynthia Melita dan Bella Destriana. Ketiganya menyerah dua set langsung atas lawan-lawannya yang non unggulan.

Nadia yang diunggulkan ditempat ketiga kalah telak 0-6, 1-6 dari petenis China Hoachen Tang. Cynthia yang menempati unggulan kelima tunduk pada patner gandanya Napatsakorn Sankew ( Thailand ) dengan 4-6, 1-6. Nasib serupa juga dialami Bella. Unggulan enam ini menyerah 4-6, 2-6 atas petenis Jepang Sanae Otawa.

Cynthia dan Bella yang ditemui usai pertandingan mengaku sedih atas kegegalan mereka menuntasi langkah awal turnamen dengan kategori grade 4 ini. “Saya mainnya jelek banget sejak set awal. Memang sebelum bertanding di sini saya sudah merasa nggak enak dan ada yang nggak beres dengan saya. Selain itu juga persiapan saya efektif Cuma seminggu latihan karena sebelumnya banyak tugas sekolah dan ada ujian sekolah. Pokonya hasil ini diluar dugaan dan sangat sedih dan kecewa banget,” tutur Cynthia yang tahun lalu berhasil mencapai semifinal.

Senada dengan Cynthia, Bella pun tidak menduga kalau harus tumbang di awal pertandingan. “Pertama karena tangan kiri saya lagi sakit. Ditambah lagi harus main malam hari karena kondisi mata saya yang silinder membuat pandangan saya agak kabur kalau malam hari,” ujar Bella yang juga harus kehilangan kesempatan di ganda setelah pada babak pertama hari ini menyerah 1-6, 4-6 atas unggulan ketiga Cynthia Melita/Napatsakorn Sankaew (INA/THA).

Di babak kedua tunggal putri yang baru akan dimainkan besok, Kamis (18/6) Indonesia tinggal menyisakan empat wakilnya, yaitu Nadia Ravita, Nadya Syarifah dan Vanessa Gunawan yang masuk dengan fasilitas wild card serta Voni Darlina yang berjuang dari babak kualifikasi. Nadia ravita melaju setelah mengalahkan petenis India Anushka Bhargava, 6-1, 6-2. Nadya Syarifah bernasib mujur setelah ketinggal 0-1 di set pertama lawanya sesama negara Karyn Emeralda retired. Vanessa unggul atas rekannya Kely R Putri, 6-2 6-0. Perjuangan Voni terus berlanjut setelah hanya kelhilangan lima angka atas petenis Vietnam , Aingoc-Van Nguyen dengan 6-2, 6-3. Babak berikutnya Nadia akan mennatang unggulan pertama asal China Zhaoxuan yang yang menang atas Min-Chi Hsu ( Taipei ), 6-4, 6-1. Syarifah akan menghadapi unggulan delapan Neesha Thirumalaichelvam (MAS)yang unggul 6-3, 6-3 atas Benyapa Phumtip (THA). Vanessa akan menghadapi Sanae Ota (JPN). Sedangkan Voni akan menjajal unggulan empat asal India Aishwara Agrawal yang mengandaskan petenis tuan rumah Dina Karina, 6-0, 6-1.

Sementara di kelompok putra yang telah memaski babak kedua hari ini, Indoensia masih menyisakan dua petenis, yaitu Ega Uneputty dan Michael Christian Tjuatjadarma. Pada pertandingan hari ini yang berlangsung di lapangan tenis Klub Kelapa Gading, Ega menang 7-5, 6-3 atas Punn Bodhidatta (THA). Sedangkan Michael mentasi perlawanan petenis Taipei Chun Yu Lin dengan 6-2. 6-4. Pada babak ketiga esok, Ega akan mengahdapi unggulan duabelas asal Jepang Kyohhei Kamono setelah mengatasi Jeremy Ryan Alexander (INA) 6-1 6-1. sedangkan Michael akan ditantang petenis Thailand Warit Sornbutnark yang menang atas Jun Nan Tao (CHN), 6-4, 6-4.

HASIL LENGKAP

TUNGGAL PUTRA (BABAK KEDUA)
Jui Mao (TPE) (1) vs Gavin Pranata (INA,61 62
Ronit Singh Bisht (IND) (Q) vs Iben Zulkarnaen (INA), 61 62
Kyohhei Kamono (JPN) (12) vs Jeremy Ryan Alexander (INA, 61 61
Ega Uneputty (INA) (7) vs Punn Bodhidatta (THA), 75 63
Ahmad Deedat Abdul Razak (MAS) vs Ryoma Sloane (NZL),63 62
Wishaya Trongcharoenchaikul (THA) vs Kittipong Chienwichai (THA) (15),75 64,
Chieh-FuWang (TPE) (10) vs David Manoah Yosua (INA), 63 63
Wasin Wijaya (THA) vs Chi –Chou Wu (TPE) (Q), 64 64
Xin Gao (CHN) (5) vs Aviruth Phaphui (THA), 63 64
Leander Lazaro (PHI) vs James Kwun Ho Kong (HKG), 62 61
Vinod Gowda (IND) (Q) vs Wei-Sheng Kao (TPE), 61 76 (8)
Che Ching Yeh (TPE) vs Chanon Varapongsittikul(THA), 64 64
Michael Christian Tjuatjadarma (INA) (8) vs Chun Yu Lin (TPE), 62 64
Warit Sornbutnark (THA) vs Jun Nan Tao (CHN), 64 62
Chei Tae Gong Kang (KOR)(Q) vs Indra Wijaya (INA),61 36 62
Wen-Yao Liang (TPE) vs Natasith Luesantia (THA),64 63

TUNGGAL PUTRI (BABAK PERTAMA)
Zhaoxuan Yang (CHN)(1) vs Min-Chi Hsu (TPE)(Q), 64 61
Nadia Ranita (INA)(WC) vs Anushka Bhargava (IND),61 62
Lam-Anh Tran (VIE) vs Hitomi Naito (JPN)(Q), 57 61 62
Napatsakorn Sankaew (THA) vs Cynthia Melita (INA)(5), 64 61
Haochen Tang (CHN) vs Nadia Frederika (INA)(3), 60 61
Pei-Chi Lee (TPE) vs Sharni Stocker-Jones (GBR),64 75
Nadya Syarifah (INA) vs Karyn Emeralda (INA), 01 ret
Neesha Thirumalaichelvam (MAS) (8) vs Benyapa Phumtip (THA),63 63
Shweta Rana (IND)(7) vs Siriporn Phakamad (THA), 64 36 75
Xiaorong Dong (CHN) vs Anna Clarice Patrimonio (PHI),63 62
Voni Darlina (INA)(Q) vs Aingoc-Van Nguyen (VIE), 62 63
Aishwara Agrawal (IND)(4) vs Dina Karina (INA)(WC), 60 61
Sanae Ota (JPN) vs Bella Destriana (INA)(6), 64 62
Vanessa Gunawan (INA)(WC),vs Kely Restiana Putri (INA)(WC), 62, 6-0
Ai Wen Zhu (CHN) vs Chu-Chen Chuen (TPE), 16 64 62
Rishika Sunkara (IND)(2) vs Aldila Sutjiadi (INA), 64 61

Selasa, 16 Juni 2009

Ega Uneputty Lolos ke Babak Kedua

RemajaTenis, 16 Juni 2009. Petenis junior andalan tuan rumah DKI, Ega Uneputty berhasil lolos ke babak kedua turnamen tenis junior internasional Thamrin Cup 2009 yang berlangsung di Lapangan tenis Kelapa Gading Sport Club, Jakarta. Ega yang diunggulkan di posisi ketujuh menang dua set langsung, 6-1, 6-2 atas rekan senegaranya Wisnu Adi Nugroho yang masuk babak utama lewat fasilitas wild card.
Ega yang meskipun di atas kertas unggul tidak menganggap remeh lawannya. “Meskipun secara peringkat saya diatas dia, saya tetap harus hati-hati dan waspada karena dalam pertandingan apapun bisa terjadi. Saya tadi main enak dan berusaha tidak mati sendiri saja dan saya bersyukur masih bisa menang,” kata Ega usai pertandingan.

Besok Ega akan menghadapi petenis asal Thailand Punn Bodhidatta yang hari ini menang atas petenis Taipei Kai-Wen Lai, 7-5, 6-4. Ega pun mengaku perlu mempersiapkan diri dengan matang. “Saya belum tahu permainan dia, tapi saya dapat informasi bahwa dia ulet dan saya mesti banyak menyerang untuk menghadapinya, ” tambah Ega yang mematok target minimal bisa mencapai semifinal.
Semenatara itu, sampai berita ini diturunkan pertandingan baru menyelesaikan beberapa partai tunggal putra saja, sedangkan untuk putrinya masih bertanding. Hal ini diakibatkan lokasi pertadingan diguyur hujan sehingga beberapa partai terpaksa harus ditunda. Siang ini kota Jakarta dilanda hujan lebat sehingga mengganggu seluruh pertandingan baik yang internasional maupun nasional.

Untuk putrinya, Indonesia tahun ini tidak diwakili oleh juara bertahan Grace Sari dan Laili Rahmawati Ulfa. Grace yang tahun lalu memborong gelar tunggal dan ganda bersama Laili kali ini absen karena sedang mengikuti Tour ITF ke Eropa. Sedangkan Laili mengundurkan diri karena memilih mengikuti turnamen tingkat senior lokal yang waktunya bersamaan dengan Thamrin. Ini merupakan masalah bagi petenis yunior nasional, karena sudah berorientasi ke pencarian uang melupakan prestasi dimana selama ini kesulitan ikuti turnamen internasional diluar negeri karena beaya tetapi justru ada turnamen internasional didalam negeri tidak dimanfaatkan. Ini dilemanya. Pengunduran diri ini berakibat Laili kena penalti dari ITF.

“Memang sih resikonya saya akan kehilangan poin dan peringkatku jadi mental jauh, tapi saya sudah perhitungkan sebelum memutuskan untuk mundur untung ruginya,”ujar Laili yang sebelum mundur terdaftar sebagai unggulan ketiga.
Tumpuan Indonesia di putri akhirnya ada pada Nadia Frederika yang masuk unggulan ketiga dan Cynthia Melita yang diunggulkan ditempat kelima. “Saya hanya akan berusaha main bagus dan mudah-mudahan saja hasilnya nati bagus,” ujar petenis asal Salatiga, Jateng yang tahun lalu meraih semifinalis tunggal dan runner up ganda ini sebelum bertanding.****(keterangan foto: Ega in action)

HASIL LENGKAP

BABAK PERTAMA
TUNGGAL PUTRA :


Jui Mao (TPE) (1) vs Randel Sitepu (MAS) (LL),63 62
Gavin Pranata (INA)vs Cheng Ju Hsieh (TPE) (Q),62 64
Iben Zulkarnaen (INA) vs Rittichai Somroop (THA), 64 62
Ronit Singh Bisht (IND) (Q) vs Nuttanon Kadchapanan (THA)(14),75 64
Kyohhei Kamono (JPN) (12) vs Vimuktha De Alwis (SRI) (WC),64 46 60
Jeremy Ryan Alexander (INA) vs Aiman Abdullah (BRU) (WC), 63 46 63
Punn Bodhidatta (THA) vs Kai-Wen Lai (TPE),75 64
Ega Uneputty (INA) (7) vs Wisnu Nugroho (INA) (WC), 61 62
Ahmad Deedat Abdul Razak (MAS) vs Mansingh Athare (IND) (4), 76 (6) 63
Arief Rahman (INA) (LL) vs Wishaya Trongcharoenchaikul (THA) (Q), 60 61
Ryoma Sloane (NZL) vs Evander William (INA) (WC), 62 63
K Chienwichai (THA) (15) vs Chi Shih Jao (TPE), 64 62
C Wang (TPE) (10) vs Mario Aji ramadhan (INA) (LL), 64 63
David Manoah Yosua (INA) (LL) vs B Zakariya (INA) (WC), 60 60
Wasin Wijaya (THA) vs Win-Lun Lam (HKG), 06 63 76 (4)
Mochammad Rizky Widianto (INA), 62 61
Chi –Chou Wu (TPE) (Q) vs William Kwok (AUS) (6), 64 63
Xin Gao (CHN) (5 vs M. Widianto (INA) (LL), 64 61
Leander Lazaro (PHI) vs rudy Wijanarko (INA) (LL), 60 60
Che Ching Yeh (TPE) vs Irfan Dwi Nurfianto (INA), 36 60 63
C. Varapongsittikul(THA) vs Louis Theodor (INA), 62 64
Chun Yu Lin (TPE) vs Revel Yehezkia (INA), 63 64

Senin, 15 Juni 2009

Arief Rahman PNP nomer 1 KU 14 tahun

RemajaTenis,15 Juni 2009. Arief Rahman petenis asal Bontang Kalimantan Timur memimpin peringkat 1 dari PNP Kelompok umur 14 tahun putra, yang dikeluarkan PP Pelti hari ini. Selanjutnya posisi kedua dan seterusnya adalah Nuradim Ramdani I, Deo Risky Kurniawan, Deggyandra Luhur, Armando Soemarno, Irfandi Hendrawan, Raheta Riki Ardiansyah, David Manoah Yosua, Mark Ginting, Frederico L Rumambi.

Untuk peringkat 11-20 adalah Dimas Pa Par/Arganata, M.Riski Widianto, Jeremy Nahor, Jess David Wiranata, Bagas Pratama S, Davin Hanggodo, M.Willy Nur A, William Winata, Rizky Nuzul Ramadhan, Muhammad Noor Husaini.

Untuk peringkat 21 - 30 adalah M. Rizky Pradana, Reza Wiratama, Achmad Maulana B, Garcia Rangan, Tri Yuendi Ramadhan, M.Luthfi, Herbert Alexander, Burhanandra Dwi A, Cempi Afdol, Joshua Ginting.

Untuk peringkat 31 - 40 adalah Rexy Suryo Baskoro, Bimo Kurniawan, Tio Juliandi, Roy Cahyo SB, Irawan Bagus W, M. Fadhlan Arya, Lutfi Anggara, Fajar Surya Lintang, Andri Agastya, Topan Pamungkas.

Untuk peringkat 41 - 60 adalah Khalid Walid Ahmad, Ardiansyah A, Indra Maulana, I Made Bagas K, Anggy Pradika, M. Ridwan, Dias Wibawa, Noval Ilyas, Shidiq Suryo Saputro, Indra Adiguna, Esmid Muhamad, Dwi Luhur L, Ilham Dika, Tarun Sridhar,Ksatria Darma Wisesa, Kevin Herwindyatama, Laurentius Sunaryo, Bramastra Nandi W, Rohil Fidiawan M, Ammar.

Untuk peringkat 61 - 80 adalah Kase Jandra D, Aby Adnan Fadillah, Teguh Wijaya, Amir Irianto, M. Adly Qaedi, M. Rizky Ramadhan, Samsul Hadi, Seta Sukma, Ibrahim Unggulaga, Ilham Nur Akbar, Joury Adam, Dhani Chrisna, Andry Hidayat, M. Hafiz, Saguh Prastowo, Andrew Sunarko, Faisal Yoga Restu, Pribadi Iman Feisal, Ferdy Setiawan, Christian James Kwok.

Untuk peringkat 81 -100 adalah Erlangga Trisandy, Ahmad Lutfi, Calvin Humfriyanto S, Wahyu S Jayanegara, Seca Septian Boekie, MS Almujaded, Dimas Aditya S, Shintaro Kubota, Anthony Susanto, Rendi Budiari Permana, Girang Rahmanul, Bayu Ramadana, Wahyu Adha Fajari, Alqadrian Shangsapba, Joey Sebastian Chandra, Ryota Suzuki, Widanu Riyanto, Ganang Rahmad, M.Rizky, Ridho Hardeya.

Untuk peringkat 101- 130 adalah Gilang Setya Kurnia, M. Iqbal, Arief Setiawan, Arif Wisnumurti, Rizky Ramadhan, Fachrussozi Warman, Taufik Hidayat, Achel Jasa Putra, Karla Putra L, Firman Dwi Prabowo, Galuh RS, M.Irvan, Joshua Azarya, Christopher R Henson, M. Dani Eka Putra, Muhammad Hafiz, Vinza Agassi W, Fernando Renondo, Bastian Joshua, Fajar M Nurahman, Khairul Huda, Rifqi Anshari, David etyomoko, Yan Frandiyo, Ferlando, Fajar Mukhlisin, Agung Kurniawan,Himandoko Aji M, Ismawil dan Toha Fayrussiam .

PNP KU 14 tahun telah memasukkan hasil TDP UFO seri 1 dan 2, Karawang Junior Open, STA Junior Open Malaysia, Walikota Malang Cup , Equator Open. Yang dikeluarkan adalah hasil Maesa Paskah 2008, Bintang Seri 4 dan 5 th 2008, Persami Blitz Ball.

Sebenarnya ada turnamen yang sudah dihitung juga yaitu Piala Pengprov Jateng, Bakrie Cilacap, Maesa Paskah 2009 dan Remaja Tenis dan agar tidak kacau administrasinya maka dikeluarkan juga PNP tgl 30 April 2009 sebelum PNP ini dikeluarkan tetapi akibat macetnya komputer maka baru bisa dikeluarkan hari ini. Demikian menurut Adminsitrator PP Pelti Agus Widagdo. Sedangkan beberapa TDP lainnya tidak masuk karena memang tidak ada SK Ketua Umum PP Pelti.

TDP yang Mendapatkan PNP


RemajaTenis, 15 Juni 2009. Kesimpang siuran tentang TDP atau Turnamen Diakui Pelti yang merupakan pengakuan resmi oleh induk organisasi tenis di Indonesia sehingga dianggap perlu diketahui oleh masyarakat turnamen mana yang mendapatkan pengakuan sebagai TDP yang mendapatkan angka PNP.
Dari awal tahun 2009 tercatat baru 17 turnamen yunior dan 5 kelompok umum sampai awal Juni 2009, demikian menurut Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti Johannes Susanto.

Turnamen yang mendapatkan angka PNP berdasarkan SK Ketua Umum PP Pelti untuk yunior adalah New Armada , Aceh Open, Mahakam Samarinda, Balikpapan yunior, Bakrie Ambarawa, Semen Padang Yunior, Bakrie Purworejo, Bakrie BRI Cilacap, RemajaTenis, Piala Pengprov Jateng, Tegal Open , UFO Open Yunior 1 dan 2, Maesa Paskah, Karawang Open, Equator Pontianak Open, Bintang Seri-8 Jakarta.

Banyak TDP yunior yang tidak mendapatkan pengakuan melalui SK Ketua Umum PP Pelti sehingga tidak mendapatkan PNP karena beberapa alasan seperti tidak didaftarkan, ada yang didaftarkan tetapi setelah turnamen selesai dan ada yang dilaksanakan tanpa Referee. Alasan alasan ini menurut Ketua Bidang Pertandingan Johannes Susanto sebagai alasan utama tidak mendapatkan SK Ketua Umum PP Pelti.
Memang ditahun 2009 ini banyak sekali pertanyaan pertanyaan datang dari masyarakat tenis ke PP Pelti tentang TDP yunior yang dijalankan menyalahi ketentuan TDP seperti tanpa Referee. Mengenai hal ini sebaiknya dimasukkan sebagai turnamen Persami sehingga bukan lagi suatu masalah. Demikian menurut Johannes Susanto.

Disamping itu pula dimasa mendatang kategori TDp akan diberikan sebelum turnamen berlangsung, sebagai contoh turnamen Persami akan masuk dalam kategori 1 yang paling rendah , diikuti turnamen yang berlangsung hanya 3-4 hari kategori 2 dan seterusnya untuk turnamen yang berlangsung sampai 5-7 hari ada tingkatan-2 nya.

Minggu, 14 Juni 2009

7 petenis putra masuk final kualifikasi

RemajaTenis,14 Juni 2009. Hanya 7 putra tuan rumah yang berhasil maju kebabak ketiga Kualifikasi Thamrin Cup 2009 yang berlangsung hari ini diKelapa Gading Sport Club jakarta.
Sedangkan 9 tempat lainnya diisi oleh petenis India, Chinese Taipei, Singapore dan Korea.Ketujuh petenis putra tuan rumah adalah Arief Rahman yang mengalahkan Deda Kresna 36 61 61, M.Sani Wijaya mengalahkan Rizki Nuzul Ramadhan 62 76(0), David Manoah Yosua mengalahkan Gracia Rangan 63 64, Moh.Rizky Widianto mengalahkan Alfonso Bangun 63 63, Rudy Wijanarko mengalahkan Joshua Ginting 64 36 64, Mario Aji Ramadan mengalahkan Daniel Manoah Yosua 61 63, Randel Sitepu mengalahkan Arif Munandar 64 62.
Besok akan bertemu unggulan 1 asal India Vinod Gowda dengan Arief Rahman, unggulan 2 asal India Ronit Singh Bisht ketemus M.Sani Wijaya, unggulan 3 asal Chinese Taipei ketemu Davis Manoah Yosua , unggulan 4 asal Chinese Taipei ketemu Moh.Rizky Widianto. Mario Aji Ramadhan ketemu Wishaya Trongcharoendyaskul, Rendel Sitepu ketemu Kang Chel Tae Gong.Turnamen Piala hamrin 2009 ini berlangsung di Kelapa Gading Sport Club mulai hari ini sampai 21 Juni 2009, kemudian dilanjutkan di Bandung untuk turnamen sekelas Gr 4 yaitu Oneject International di lapangan Siliwangi.

Voni satu satunya petenis tuan rumah yang bertahan

RemajaTenis,14 Juni 2009. Hanya Voni Darlina (DKI) petensi putri tuan rumah yang berhasil lolos ke final Kualifikasi Tahmrin Cup 2009 yang berlangsung di lapangan tenis Kelapa Gading SportClub. Voni berhail tumbangkan unggulan 2 asal Australia Emily Webb dalam 2 set langsung 61 64.
Sedangkan 20 peserta tuan rumah kualifikasi yang ikut gagal . Voni andalan tuan rumah yang selangkah lagi lolos ke babak utama jika berhasil menahan lajunya petenis China Xun Fang Yin yang hari ini menumbangkan unggulan 7 asal Vietnam Nguyen Tamita 36 75 64.

Yang berhasil menemani Voni dibabak ketiga adalah unggulan 1 Patriomonio asal Philippines yang akan bertemu unggulan 5 asal Chinese Taipei Hsu Min-Chi yang hari ini Patriomonio kalahkan Tria Rizki Amalia (Cianjur) 16 64 62, sedangkan Hsu Min Chi mengalahkan petenis Jepang Sawa Kawamoto 62 62.
Unggulan 3 asal Jepang Hitomi Naito akan ketemu unggulan 8 asal Inggris Sharmi Stocker-Jones . Naito berhasil kalahkan Efrilia Herlina 63 64 sedangkan Sharmi Stocker-Jones mengalahkan ratih 62 63.

Begitu juga unggulan 6 asal Vietnam Nguyen Aingoc-Van mengalahkan Claire Cynthia Mulyadi 61 76(6) dan akan bertemu besok dengan Chuen Chu-Chen asal Chinese Taipei. Sedangkan Chuen berhasil kalahkan Lauren Lang 63 60.